Blognya Riyogarta, mencatat apa yang tidak perlu dicatat
Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia akan memiliki warna kulit yang sama, agama yang hanya satu, tidak ada yang namanya negara, suku bangsa dan tidak ada perbedaan. Artinya Sang Khalik memang menghendaki adanya perbedaan. Perbedaan adalah hakekat penciptaan. Perbedaan itu indah.
Permasalahan yang saya alami di Ubuntu pada notebook adalah cursor touchpad yang tidak mau bergerak setelah kondisi suspend dan tidak bisa melakukan hibernate. Berikut adalah solusi yang saya dapatkan untuk kedua permasalahan tersebut:
Freeze Cursor
Konsepnya adalah memutuskan koneksi touchpad dan menyambungnya kembali. Jalankan perintah ini melalui terminal dan cursor kembali bisa digerakkan.
Bagaimana agar tidak perlu menjalankan perintah ini setiap kali cursor tidak bisa digerakkan setelah kondisi suspend? Caranya adalah membuat bash script yang diletakkan di /etc/pm/sleep.d/
Berikut script tersebut:
#!/bin/bash
case $1 in
suspend|suspend_hybrid|hibernate|resume)
modprobe -r psmouse; sleep 2; modprobe psmouse
;;
esac
exit $?
simpan script tersebut (nama file bebas) di /etc/pm/sleep.d/ lalu buatlah agar menjadi file eksekusi dengan menggunakan perintah
sudo chmod +x nama_file
Hibernate Install uswsusp dengan mengetikkan perintah ini pada terminal
sudo apt-get install uswsusp
Setelah sukses terinstallasi maka hibernate bisa dilakukan pada Ubuntu 11.10 Anda.
Catatan: Hibernate membutuhkan partisi swap yang besarnya sama dengan besarnya memory pada komputer. Tanpa partisi swap yang besarnya sesuai, hibernate tidak akan bisa dilakukan.
Sebenarnya sudah cukup lama ingin membuat Ubuntu Dalam Genggaman, maksudnya adalah menginstall Ubuntu pada sebuah flashdisk. Tentu tidak sama dengan Startup Disk Creator yang membuat Ubuntu Live pada sebuah flashdisk. Dengan menginstall Ubuntu pada sebuah flashdisk maka dengan mudah kita bisa menggunakan Ubuntu di komputer mana pun yang bisa melakukan booting melalui flashdisk.
Ada kalanya koneksi Wifi dibutuhkan namun Ubuntu hanya bisa diakses melalui mode terminal. Berikut adalah catatan singkat bagaimana mengaktifkan koneksi Wifi melalui terminal.
sudo iwlist scan
Perintah diatas akan memberikan daftar AP yang mungkin digunakan. Pada wlan0 scan complete, perhatikan bagian ESSID. Misalnya ESSID yang akan digunakan berisi “Wifiku”, berikut adalah perintah untuk mengaktifkan koneksi ke AP tersebut.
sudo iwconfig wlan0 essid “Wifiku”
Setelah pengaktifan koneksi berhasil dilakukan, langkah terkahir adalah meminta agar DHCP yang ada pada AP memberikan nomor IP ke Ubuntu.
Sebenarnya saya sudah cukup lama menggunakan apt-fast untuk menggantikan apt-get guna mempercepat proses download aplikasi, namun baru ingat untuk menggunakannya lagi setelah koneksi Speedy melambat akhir-akhir ini. Pada dasarnya, apt-fast adalah script yang memanfaatkan axel untuk mendownload file-file .deb yang dibutuhkan sebelum proses apt-get sesungguhnya dilakukan.
axel adalah download accelerator yang perintahnya dijalankan melalui terminal. Banyak pengguna memanfaatkan axel untuk menggantikan wget.
Setelah langkah-langkah diatas dilakukan dengan benar, silakan coba gunakan apt-fast dengan cara yang sama ketika Anda menggunakan apt-get dan rasakan perbedaannya
Seringkali kita dihadapkan pada kebutuhan untuk me-resize atau me-rotate foto saat kegiatan upload hendak dilakukan. Lalu kita pun membuka foto tersebut satu per satu, me-resize atau me-rotate foto demi foto. Bagaimana jika jumlah fotonya cukup banyak bahkan mungkin mendekati angka 100 atau lebih? Saya akan memberitahukan cara sederhana yang bisa dilakukan untuk melakukan hal tersebut diatas sambil memejamkan mata
Seperti biasa, saya selalu mengupdate notebook dengan Ubuntu yang terbaru. Mungkin bagian dari kesenangan sehingga saya tidak pernah merasa capek melakukannya setiap 6 bulan sekali. Berikut adalah beberapa hal yang saya lakukan setelah menginstall Ubuntu 10,10
Sudah beberapa hari ini saya gagal melakukan upgrade MySQL ke versi 5.1 5.1.37. Ternyata kegagalan ini berawal mula dari kegagalan sistem untuk memberhentikan service MySQL. Jika Anda mengalami kegagalan saat service MySQL di stop dengan pesan:
Stopping MySQL database server mysqld [fail] error: ‘Access denied for user ‘debian-sys-maint’@'localhost’ (using password: YES)’
maka hal ini diakibatkan oleh berubahnya password default debian-sys-maint pada sistem. Jangan tanya mengapa ini bsa terjadi, karena saya sendiri tidak tahu kenapa Yang jelas, setelah googling kesana kemari, akhirnya solusi yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:
Buka /etc/mysql/debian.cnf dan copy password yang tertera dalam file tersebut.
Login kedalam mysql
mysql -u root -p mysql>SET PASSWORD FOR ‘debian-sys-maint’@'localhost’ = PASSWORD(‘isikan_password_yg_td_dicopy_disini’); mysql>exit
Lakukan upgrade MySQL ke versi 5.1 5.1.37
Terkadang, upgrade ini membuat MySQL memiliki error sebagai berikut
ERROR 1577 (HY000) at line 1: Cannot proceed because system tables used by Event Scheduler were found damaged at server start
Jika error diatas terjadi, lakukan hal berikut untuk menghilangkannya
sudo mysql_upgrade –force -u root -p
Selesai, MySQL Anda sudah diupgrade dan tidak lagi bermasalah saat start, stop atau restart.
Setelah mencari kesana dan kesini, mencoba ini dan itu, akhirnya saya berhasil juga menginstall Coverflow (Clutterflow) di Ubuntu 9.10. Apa itu Coverflow? Daripada saya jelaskan panjang lebar lebih baik Anda melihat sendiri Coverflow yang saya jalankan di notebook
Recent Comments