<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Catatan &#187; Opini</title>
	<atom:link href="http://riyogarta.com/category/opini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://riyogarta.com</link>
	<description>Blognya Riyogarta, mencatat apa yang perlu dicatat</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 May 2010 06:38:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>in</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
		<item>
		<title>Sebuah Komentar Atas Rencana Demo Di Tanggal 28 Januari 2010</title>
		<link>http://riyogarta.com/2010/01/28/sebuah-komentar-atas-rencana-demo-di-tanggal-28-januari-2010/</link>
		<comments>http://riyogarta.com/2010/01/28/sebuah-komentar-atas-rencana-demo-di-tanggal-28-januari-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 21:11:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Riyogarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://riyogarta.com/2010/01/28/sebuah-komentar-atas-rencana-demo-di-tanggal-28-januari-2010/</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin berbagai media banyak membahas mengenai rencana demo besar-besaran yang akan dilaksanakan tepat pada 100 hari pemerintahan SBY Boediono. Terus terang, saya adalah salah satu dari manusia Indonesia yang tidak memilih pasangan tersebut dalam Pemilu Presiden 2009. Jadi, setelah melihat apa yang terjadi dalam 100 hari ini, saya juga turut bersyukur karena tidak menjadi salah [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://riyogarta.com/2005/02/09/pendidikan-di-indonesia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Komentar Buat Bp. Bambang'>Komentar Buat Bp. Bambang</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2008/01/01/satu-januari-duaribu-delapan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Satu Januari Duaribu Delapan'>Satu Januari Duaribu Delapan</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2007/11/13/sebuah-rahasia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Sebuah Rahasia'>Sebuah Rahasia</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin berbagai media banyak membahas mengenai rencana demo besar-besaran yang akan dilaksanakan tepat pada 100 hari pemerintahan SBY Boediono. Terus terang, saya adalah salah satu dari manusia Indonesia yang tidak memilih pasangan tersebut dalam Pemilu Presiden 2009. Jadi, setelah melihat apa yang terjadi dalam 100 hari ini, saya juga turut bersyukur karena tidak menjadi salah satu dari sekian juta penduduk Indonesia yang memilih kedua pemimpin tersebut.</p>
<p>Kemenangan SBY Boediono dengan perolehan suara lebih dari 60% menunjukkan bahwa pasangan capres dan cawapres ini memiliki dukungan dari mayoritas pemilih. Saya tidak menyebutkan mayoritas penduduk Indonesia, karena jumlah pemilih tidak sama dengan jumlah penduduk Indonesia. Ya, jumlah pemilih disini adalah jumlah penduduk yang memiliki hak pilih sesuai Undang-undang yang berlaku. Lalu jika diteliti lebih lanjut, dari 176.367.056 pemilih, hanya 121.504.481 yang menggunakan hak suaranya, selebihnya 54.862.575 pemilih tidak menggunakan hak pilihnya alias golput. Artinya, jika suara golput turut diperhitungkan, maka kemenangan SBY Boediono adalah 41,89%, tidak melebihi 50%!</p>
<p>Ini yang sangat disayangkan. Ada sebanyak 31,11% pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya. Lalu, ketika pada akhirnya banyak orang kecewa atas kepemimpinan SBY Boediono, muncullah rasa ketidakpuasan yang diwujudkan dalam berbagai cara. Diantaranya adalah demonstransi besar-besaran yang rencananya akan dilaksanakan tanggal 28 Januari 2010.</p>
<p>Yang menjadi ganjalan dalam hati saya adalah: <strong>siapakah para demonstran ini?</strong> Jika para demonstran ini adalah mereka yang menggunakan hak suaranya saat Pilpres 2009 kemarin digelar, itu tidaklah menjadi persoalan. Artinya, mereka yang ikut demonstrasi bisa jadi adalah pemilih SBY Boediono yang kecewa dan ingin menuntut janji-janjinya kampanye mereka. Atau bisa jadi mereka yang merasa benar karena tidak memilih pasangan SBY Boediono.</p>
<p>Tetapi jika mereka yang ikut berdemonstrasi tanggal 28 Januari 2010 besok ini adalah mereka yang kemarin memilih untuk golput, mohon maaf, saya kira mereka yang termasuk dalam kelompok ini tidak layak menuntut kepada pasangan SBY Boediono agar memenuhi janji-janjinya apalagi menuntut agar mereka turun.</p>
<p>Saya mendukung aksi demonstrasi yang akan dilakukan, namun ingin rasanya saya mempertanyakan, &#8220;Apakah mayoritas pelaku demonstrasi tanggal 28 Januari 2010 ini kemarin ikut memilih?&#8221; Sungguh, saya sama sekali tidak menaruh simpati jika mereka pelaku demonstrasi ini adalah mereka yang memilih untuk golput saat pilpres 2009 kemarin. Sebaliknya, saya akan memberikan rasa hormat saya, simpati saya, dukungan saya, jika ternyata mereka yang melakukan demonstrasi ini adalah mereka yang menggunakan hak pilihnya saat Pilpres 2009 kemarin digelar.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://riyogarta.com/2005/02/09/pendidikan-di-indonesia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Komentar Buat Bp. Bambang'>Komentar Buat Bp. Bambang</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2008/01/01/satu-januari-duaribu-delapan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Satu Januari Duaribu Delapan'>Satu Januari Duaribu Delapan</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2007/11/13/sebuah-rahasia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Sebuah Rahasia'>Sebuah Rahasia</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://riyogarta.com/2010/01/28/sebuah-komentar-atas-rencana-demo-di-tanggal-28-januari-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dinar Irak, Analisis Dari Orang Bodoh</title>
		<link>http://riyogarta.com/2008/01/20/dinar-irak-analisis-dari-orang-bodoh/</link>
		<comments>http://riyogarta.com/2008/01/20/dinar-irak-analisis-dari-orang-bodoh/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jan 2008 10:37:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Riyogarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://riyogarta.com/2008/01/20/dinar-irak-analisis-dari-orang-bodoh/</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin bahasan seperti ini terlihat basi, tetapi hingga saat ini masalah dinar irak tetap menjadi topik hangat. Saya mendengar masalah ini kemarin saat&#160; berbincang-bincang&#160; dengan teman di kantor, katanya ini merupakan cara paling tepat untuk menjadi kaya hehehe. Apa iya? Konon, dinar irak saat ini dijual dalam bentuk paket berisi 41.800 dinar Irak dengan harga [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://riyogarta.com/2008/04/20/lolos-dari-ancaman-pembredelan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Lolos Dari Ancaman Pembredelan'>Lolos Dari Ancaman Pembredelan</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2007/11/06/test-posting-dari-word-2007/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Test Posting Dari Word 2007'>Test Posting Dari Word 2007</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2005/03/01/pesan-hukum-pada-uang/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pesan Hukum Pada Uang'>Pesan Hukum Pada Uang</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://riyogarta.com/wp-content/uploads/2008/01/111507-0119-dinarirak14.png"><img style="border-top-width: 0px; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px; border-right-width: 0px" height="107" alt="111507-0119-dinarirak14" src="http://riyogarta.com/wp-content/uploads/2008/01/111507-0119-dinarirak14-thumb.png" width="244" align="left" border="0" /></a> Mungkin bahasan seperti ini terlihat basi, tetapi hingga saat ini masalah dinar irak tetap menjadi topik hangat. Saya mendengar masalah ini kemarin saat&#160; berbincang-bincang&#160; dengan teman di kantor, katanya ini merupakan cara paling tepat untuk menjadi kaya hehehe. Apa iya? Konon, dinar irak saat ini dijual dalam bentuk paket berisi 41.800 dinar Irak dengan harga yang sangat bervariasi, dari mulai Rp. 900.000 hingga Rp. 2.500.000. Silakan saja Anda <a href="http://www.google.co.id/search?hl=jw&amp;q=dinar+irak&amp;btnG=Google+Nggoleki&amp;meta=" target="_blank">ketik di google dengan kata kunci &quot;dinar irak&quot;</a>, maka akan muncul ratusan situs penjual dinar irak <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt=':))' class='wp-smiley' />  Salah satunya <a href="http://kaitou.anti-uin.org/arsip/2007/11/dinar-irak/" target="_blank">muncul yang ini</a> <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt=':d' class='wp-smiley' />  Terus saya comot deh salah satu gambar dinar Irak-nya yang paling mahal &#8230; Kai &#8230; minta ijin ya <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-520"></span></p>
<p>Tetapi apa iya menanam investasi pada mata uang negara yang sedang kisruh seperti itu benar-benar akan menguntungkan?</p>
<p>Ini analisis saya sebagai orang bodoh terhadap masalah seperti ini, <strong>menurut saya tidak logis!</strong> Kenapa?</p>
<ol>
<li>Seandainya saya punya mata uang dinar Irak dan saya yakin mata uang tersebut akan mengalami kenaikan siginifikan, bahkan nilainya kembali menjadi 1 dinar Irak = 3 dollar Amerika, kenapa saya jual? Lebih baik saya simpan saja toh? Artinya, tidak masuk akal jika ada orang yang memiliki dinar Irak dalam jumlah banyak mau menjualnya kepada orang lain dengan iming-iming kenaikan nilai mata uang yang bisa membuat seseorang kaya mendadak. Ini sama dengan penjual rumus nomor buntut, kalau dia punya rumus tersebut dan yakin akan kebenaran rumus itu &#8230; pertanyaannya &#8230;. kenapa dia jual rumus tersebut ke orang lain? Bukankan lebih baik dia simpan untuk memperkaya diri? </li>
<li>Seandainya benar terjadi dimana dinar Irak kembali memiliki nilai mata uang 3x dollar Amerika seperti dulu sebelum terjadinya perang. Siapa yang mau membeli? Masak iya ada orang yang mau membeli barang yang dulu dia jual dengan nilai rendah dan dia beli kembali dengan nilai yang sangat tinggi <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_think.gif' alt=':-?' class='wp-smiley' />  </li>
<li>Fakta yang terjadi saat ini adalah, dinar Irak tidak akan didapatkan di bank manapun (kecuali bank di Irak kali ya?) apalagi di money changer. Jadi &#8211;pertanyaan paling besar adalah&#8211; darimana&#160; sebenarnya mereka yang menjual dinar Irak bisa mendapatkan mata uang tersebut? Kalau mendapatkannya saja misterius, lalu kemana nanti saat mau menjualnya kembali? </li>
</ol>
<p><strong>Ini hanya berandai-andai,</strong> jika saya sekarang ini memiliki dinar Irak dalam jumlah besar maka ada beberapa hal yang akan saya beritahukan kepada Anda:</p>
<ol>
<li>Kemungkinan besar uang tersebut adalah uang yang saya miliki sebagai hasil bisnis di Irak. Sebut saja saya punya perusahaan di Irak <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_tongue.gif' alt=':p' class='wp-smiley' />  </li>
<li>Dengan memanfaakan isu dimana dinar Irak akan kembali menguat terhadap dollar Amerika, maka saya akan memanfaatkannya untuk mengambil untung yang lebih besar dibandingkan perolehan keuntungan bisnis saya di Irak, yakni dengan menjual mata uang tersebut dengan nilai yang lebih besar dari kurs yang seharusnya.
<p>Bayangkan saja, saat ini (kalau tidak salah) 1 dinar Irak = 8 Rupiah. Maka satu set dinar Irak sebanyak&#160; 41.800 seharusnya bernilai&#160; 334.400 Rupiah. Jika saya jual 41.800 dinar Irak dengan harga &#8211;sebut saja&#8211; 1.000.000 rupiah, maka keuntungan dari penjualan yang saya raup adalah 1.000.000 &#8211; 334.400 = 665.600 Rupiah. Mmmm <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_think.gif' alt=':-?' class='wp-smiley' />  Apalagi kalau saya jual dengan nilai 2.500.000 Rupiah ya .. wow <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_hypnotized.gif' alt='@-)' class='wp-smiley' />        </p>
<p>Nah, ini sudah jelas keuntungan di depan mata <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_tongue.gif' alt=':p' class='wp-smiley' />  <em>       <br />Jangan-jangan, isu itu juga dibuat oleh saya sendiri sebagai salah satu pengusaha di Irak</em> <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt=':))' class='wp-smiley' />  </li>
<li>Dan alangkah bodohya jika saya menjadi penjual dinar Irak memberikan sebuah janji kepada Anda untuk kembali membeli dinar Irak yang telah saya jual kepada Anda. Apalagi dengan nilai yang sudah berkali-kali lipat <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_tongue.gif' alt=':p' class='wp-smiley' />  </li>
<li>Dari ketiga point diatas, bukan tidak mungkin bahwa saya adalah korban dari isu investasi dinar irak yang telah menyadari kebodohannya. Sadar bahwa hal tesebut tidaklah logis, maka untuk meminimalisasi kerugian yang saya alami, satu-satunya cara adalah dengan menjual kembali uang dinar yang telah saya beli/miliki dengan harga minimal sama atau lebih dibandingkan dengan harga saat saya beli. Itulah mungkin salah satu sebab kenapa harga dinar Irak saat ini bervariasi <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_tongue.gif' alt=':p' class='wp-smiley' />  </li>
<li>Atau &#8230; jangan-jangan &#8230;. saya adalah pemalsu uang Irak <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt=':))' class='wp-smiley' />  </li>
</ol>
<p><strong>Jadi, apakah benar dinar Irak akan membawa untung? Benar bagi para penjualnya </strong> <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt=':))' class='wp-smiley' />  Sementara bagi Anda yang telah membeli dinar Irak dan berharap akan mendapat untung, nasehat saya hanya satu: &quot;<em>Anggap saja uang yang telah Anda keluarkan untuk membeli dinar Irak tersebut sebagai uang hilang, dan berdoalah agar apa yang Anda harapkan dari dinar Irak akan menjadi kenyataan di suatu hari nanti &#8211;meskipun entah kapan</em>&quot; <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Atau</p>
<p>&quot;<em>Hayoo, jual kembali saja ke orang lain yang punya keinginan menjadi orang kaya mendadak. Syukur-syukur bisa untung beberapa puluh, ratus atau ribu bahkan juta rupiah hehehe.&quot;</em> <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt=':d' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kalau Anda bertanya kepada saya, &quot;Apakah saya akan membeli dinar Irak?&quot; Jawabnya, &quot;Tidak.&quot; </p>
<p>Siapa sih yang tidak kepingin menjadi orang kaya? Tetapi saya berprinsip bahwa saya lebih menyukai sesuatu yang berjalan wajar melalui proses, artinya menjadi kaya karena memang sudah seharusnya menjadi orang kaya. Menjadi orang kaya bukan sesuatu yang bisa dilakukan secara instant, meskipun kadang saya berharap juga <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt=':d' class='wp-smiley' /> </p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://riyogarta.com/2008/04/20/lolos-dari-ancaman-pembredelan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Lolos Dari Ancaman Pembredelan'>Lolos Dari Ancaman Pembredelan</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2007/11/06/test-posting-dari-word-2007/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Test Posting Dari Word 2007'>Test Posting Dari Word 2007</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2005/03/01/pesan-hukum-pada-uang/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pesan Hukum Pada Uang'>Pesan Hukum Pada Uang</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://riyogarta.com/2008/01/20/dinar-irak-analisis-dari-orang-bodoh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>84</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Laptop Buat Anggota DPR? 21 Juta?</title>
		<link>http://riyogarta.com/2007/03/23/laptop-buat-anggota-dpr-21-juta/</link>
		<comments>http://riyogarta.com/2007/03/23/laptop-buat-anggota-dpr-21-juta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Mar 2007 02:37:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Riyogarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://riyogarta.com/2007/03/23/laptop-buat-anggota-dpr-21-juta/</guid>
		<description><![CDATA[Sebetulnya saya malas menulis dan menanggapi berita-berita yang selalu saja dibuat para anggota dewan yang satu ini. Hanya untuk perkara yang satu ini kok rasanya gatal untuk tidak menanggapinya, apalagi setelah membaca salah satu berita pada detik.com berjudul Merek dan Spesifikasi Laptop Anggota DPR Masih Dirahasiakan. Berikut saya kutip pernyataan Sekjen DPR, Faisal Jamal: Menurut [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://riyogarta.com/2006/03/14/istana-negara-kok-bisa-kemalingan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Istana Negara Kok Bisa Kemalingan?'>Istana Negara Kok Bisa Kemalingan?</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2005/12/22/kritik-buat-pendidikan-di-indonesia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kritik Buat Pendidikan di Indonesia'>Kritik Buat Pendidikan di Indonesia</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2005/02/09/pendidikan-di-indonesia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Komentar Buat Bp. Bambang'>Komentar Buat Bp. Bambang</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebetulnya saya malas menulis dan menanggapi berita-berita yang selalu saja dibuat para anggota dewan yang satu ini. Hanya untuk perkara yang satu ini kok rasanya gatal untuk tidak menanggapinya, apalagi setelah membaca salah satu berita pada detik.com berjudul <a href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/03/tgl/21/time/153909/idnews/756787/idkanal/10" target="_blank">Merek dan Spesifikasi Laptop Anggota DPR Masih Dirahasiakan</a>. Berikut saya kutip pernyataan Sekjen DPR, Faisal Jamal:</p>
<p><span id="more-387"></span></p>
<blockquote><p>Menurut dia, bisa saja DPR membeli laptop dengan harga Rp. 5 atau Rp. 6 juta. &#8220;Kita tidak ingin membeli laptop murah, yang tiga atau empat bulan rusak. Kita ingin membeli laptop yang ada jaminannya 3 sampai 4 tahun,&#8221; kata Faisal.</p></blockquote>
<p>Duh, bung Faisal #-o. Dari pernyataan Anda saja sudah terlihat jelas bahwa Anda tidak mengetahui apa dan bagaimana membeli laptop yang baik. Awet tidaknya sebuah laptop (baca: cepat atau tidak rusaknya sebuah laptop) lebih ditentukan oleh bagaimana pengguna (user) menggunakannya. Biar kata itu laptop harganya 50 juta, kalau yang menggunakannya tidak mengerti apa yang tidak boleh dilakukan ya tetap saja itu laptop akan cepat rusak :-b. </p>
<p>Saya percaya banyak anggota DPR yang sudah cukup menguasai teknologi sehingga layak memiliki laptop. Tetapi saya pun mempunyai keyakinan bahwa lebih banyak anggota DPR yang masih gaptek alias gagap teknologi. Perhatikan saja salah satu cuplikan wawancara pada acara berita salah satu TV swasta kemarin sore. Dia (saya lupa namanya) mengatakan &#8220;menyetel laptop&#8221; dengan maksud menghidupkan laptop. Itu pun dia katakan dengan rasa kurang percaya diri. Untungnya dia adalah salah satu wakil rakyat yang tidak menyetujui pembelian laptop, jadi saya mendukung ucapan dia <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Beli barang apapun akan dikatakan tidak boros meskipun mahal adalah ketika barang tersebut memang sangat dibutuhkan. <strong>Pertanyaannya</strong>, apakah iya para wakil rakyat itu sudah sangat membutuhkan laptop? Saya malah tidak terlalu yakin laptop tersebut dapat mereka manfaatkan dengan baik dan benar. Selain itu, masak iya sih dengan gaji yang mereka terima dari rakyat mereka tidak mampu membeli sebuah laptop untuk kepetingan sendiri? Saya saja yang gajinya jauh dibawah mereka berani memaksakan diri untuk membeli laptop, tentunya dengan harga jauh dibawah 21 juta dan saya yakin akan awet lebih dari 4 tahun <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_tongue.gif' alt=':p' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sini, tendernya diberikan saja ke saya. Saya akan kasih anggota dewan terhormat itu masing-masing sebuah laptop dengan harga dibawah Rp. 10 juta dan akan awet lebih dari 4 tahun. Itu pun &#8211;jujur saja, saya sudah bisa ambil untung yang lumayan hehehe. Halah &#8230;. <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_waiting.gif' alt=':-w' class='wp-smiley' /> </p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://riyogarta.com/2006/03/14/istana-negara-kok-bisa-kemalingan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Istana Negara Kok Bisa Kemalingan?'>Istana Negara Kok Bisa Kemalingan?</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2005/12/22/kritik-buat-pendidikan-di-indonesia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kritik Buat Pendidikan di Indonesia'>Kritik Buat Pendidikan di Indonesia</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2005/02/09/pendidikan-di-indonesia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Komentar Buat Bp. Bambang'>Komentar Buat Bp. Bambang</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://riyogarta.com/2007/03/23/laptop-buat-anggota-dpr-21-juta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kritik Buat Pendidikan di Indonesia</title>
		<link>http://riyogarta.com/2005/12/22/kritik-buat-pendidikan-di-indonesia/</link>
		<comments>http://riyogarta.com/2005/12/22/kritik-buat-pendidikan-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2005 04:36:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Riyogarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://riyogarta.com/index.php/2005/12/23/sekolah-tidak-bikin-pintar/</guid>
		<description><![CDATA[Menarik sekali membaca tulisan Adi W. Gunawan berjudul Born to be a Genius but Conditioned to be an Idiot dan Sekolah Dirancang Untuk Menghasilkan Orang-orang Gagal. Kedua tulisan ini benar-benar bisa menggambarkan mengapa sistem pendidikan sekolah di Indonesia tidak bisa menghasilkan SDM yang diharapkan. Saya sendiri sering berdiskusi mengenai hal ini bersama teman-teman sejawat, waktu [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://riyogarta.com/2005/02/09/pendidikan-di-indonesia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Komentar Buat Bp. Bambang'>Komentar Buat Bp. Bambang</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2005/12/15/proposal-buat-tuhan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Proposal Buat Tuhan'>Proposal Buat Tuhan</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2006/09/16/pluto-nasibmu-kini/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pluto, Nasibmu Kini'>Pluto, Nasibmu Kini</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menarik sekali membaca tulisan Adi W. Gunawan berjudul <a href="http://www.pembelajar.com/wmview.php?ArtID=476&#038;page=1">Born to be a Genius but Conditioned to be an Idiot</a> dan <a href="http://www.pembelajar.com/wmview.php?ArtID=450&#038;page=2">Sekolah Dirancang Untuk Menghasilkan Orang-orang Gagal</a>. Kedua tulisan ini benar-benar bisa menggambarkan mengapa sistem pendidikan sekolah di Indonesia tidak bisa menghasilkan SDM yang diharapkan. Saya sendiri sering berdiskusi mengenai hal ini bersama teman-teman sejawat, waktu itu saya hanya punya keyakinan bahwa kegagalan sistem pendidikan di Indonesia karena terlalu banyaknya mata pelajaran yang harus dikuasai selama 12 tahun sekolah. Selain itu juga mutu guru yang lebih memilih metoda &#8220;menanamkan rasa takut&#8221; kepada siswa-siswinya agar mau belajar atau mengerjakan pekerjaan rumah. Selebihnya adalah kurangnya praktek di kelas dasar dan menengah mengenai bagaimana berbicara dan mengemukakan pendapat dengan baik dan benar. </p>
<p><span id="more-61"></span></p>
<p>Saya ingat betul ketika membahasa mengenai kepahlawanan Pangeran Diponegoro dalam pelajaran sejarah di SMA. Saat itu saya hanya mempermasalahkan dua hal dan ingin sekali berdiskusi mengenai hal itu. Pertama, saya katakan apa alasannya Pangeran Diponegoro itu bisa masuk dalam kategori pahlawan nasional kalau toh motivasi perjuangan yang dia lakukan ternyata hanya gara-gara pembangunan rel kereta api yang melewati tanah makam leluhurnya. Yang kedua, bagaimana nasib proyek pembangunan rel kereta api tersebut setelah perang diponegoro selesai, apakah dilanjutkan atau tidak. Jawaban dari guru sungguh mengecewakan, dan ketika saya debat hasilnya adalah: saya dikeluarkan dari kelas karena katanya saya mengacaukan pelajaran sejarah <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Atau ketika saya berpendapat dalam &#8220;kursus singkat P4&#8243; mengenai pemberontakan G30S/PKI. Yang saya tanyakan dan ingin diskusikan waktu itu adalah masalah kebenaran sejarah. Saya bilang dengan mengutip apa yang dikatakan Napoleon yang kurang lebih bunyinya (persisnya saya sudah lupa), &#8220;Sejarah itu hanyalah sebuah kesepakatan yang dibuat oleh pihak yang menang&#8221;. Jawaban yang diberikan &#8211;<i>lebih tepat disebut ancama</i>&#8211; adalah&#8221;, Kamu akan saya buat tidak lulus P4 kalau tetap ngeyel mempermasalahkan hal tersebut!&#8221; Semenjak itu pula yang saya lakukan hanyalah mendengar dan menulis pelajaran P4 yang disampaikan &#8230; hiks.</p>
<p>Banyak sekali hal-hal yang membuat saya tidak puas dengan sistem pendidikan di Indonesia. Misalnya dengan pelajaran matematika yang ternyata menurut Adi W. Gunawan, dan saya setuju, sangat penting dalam pembangunan <em>konsep diri</em>. Tetapi yang terjadi adalah rasa takut kepada guru matematika yang secara umum terlihat &#8220;kejam.&#8221;  Matematika bukannya dibuat menjadi pelajaran yang menarik tetapi lebih kepada sesuatu yang harus dipelajari dengan pola ditaktor. </p>
<p>Ada beberapa hal yang bisa disimpulkan, baik dari pengalaman pribadi ketika saya mengecap pendidikan maupun setelah saya membaca kedua artikel karya Adi W. Gunawan diatas.</p>
<ol>
<li>Pelajaran yang paling dan sangat penting untuk anak diawal masa sekolahnya sebenarnya hanyalah 3M, yaitu membaca, menulis dan menghitung. Pelajaran lain ditambah ketika 3M sudah dikuasai dengan baik benar. </li>
<li>Janganlah terlalu membebani anak sekolah (khususnya SD) dengan mata pelajaran yang sudah banyak itu dengan hasil akhir yang harus bagus semua. Yang paling penting menurut saya adalah matematika dan bahasa ditambah dengan pelajaran moral (tidak harus Pancasila). Karena kita juga tidak mengharapkan orang pintar yang tidak memiliki moral.</li>
<li>Penjurusan mulai dilakukan lebih awal, tidak di kelas 2 SMA seperti saat ini, tetapi dimulai sejak SMP. Jadi, ketika seseorang menginjak bangku SMA, dia seharusnya sudah dijuruskan sesuai bakat yang dimiliki. Disinilah peran seorang guru, khususnya guru BP.<br />
<i>Semasa saya SMA sich guru BP kerjanya hanya melerai kalau ada perkelahian, dan saya donkol sekali ketika saya ditertawakan karena ketika ditanya apa cita-cita saya dan saya menjawab ingin jadi presiden</i></li>
<li>Harus ditanamkan bahwa penjurusan dibuat bukan didasari oleh kecerdasan seorang siswa. Hingga kini saya masih merasakan adanya <i>image</i> bahwa yang dijuruskan ke IPA adalah orang-orang pintar dengan nilai rapor yang bagus. Yang agak lemah otaknya di IPS saja. Apakah begitu ? Saya kira dan saya yakin baik IPA dan IPS bukan masalah kecerdasan, tetapi masalah minat dan bakat.</li>
<li>Peraturan pendidikan juga harus adil ketika pelajar lulus dari SMA. Jangan sampai, lulusan IPA bisa mengambil jatah kuliah anak-anak lulusan IPS, tetapi lulusan IPS tidak bisa mengambil jatah kuliah lulusan IPA. Nggak <i>fair</i> sama sekali!</li>
<li>Sejak mulai SMP, guru-guru harus lebih menanamkan bahwa mata pelajaran itu seharusnya <em>dimengerti</em>, bukan <em>dihapalkan</em>. Tentunya, guru-guru juga harus bisa mengimplementasikannya dalam kegiatan mengajar seperti jangan membuat soal-soal ulangan yang jawabannya adalah hapalan dsb.<br />
<i>Memang, saya juga mengalami sendiri, bahwa pelajaran 12 tahun itu lebih kepada pelajaran menghapal dibandingkan pelajaran untuk dipahami dan dimengerti.< /i></i></li>
<li>Hilangkan sistem ranking. Saya cenderung hanya memilih satu orang yang terbaik untuk setiap kelas. Rangking hanyalah membuat orang semakin tidak percaya diri (khusunya bagi mereka yang mendapat rangking-rangking akhir) dan hal ini akan memancing mereka untuk membuat perkumpulan anak-anak pintar dan anak-anak bodoh. </li>
<li>Terakhir, cobalah untuk memberikan pendidikan kepada siswa agar berani berbicara, mengemukakan pendapat baik lisan maupun tulisan dengan baik dan benar. Ini sangat penting untuk kehidupan mereka dimasa yang akan datang.</li>
</ol>
<p>Akhir kata, selamat Hari Ibu &#8230;. gak nyambung banget deh &#8230;</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://riyogarta.com/2005/02/09/pendidikan-di-indonesia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Komentar Buat Bp. Bambang'>Komentar Buat Bp. Bambang</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2005/12/15/proposal-buat-tuhan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Proposal Buat Tuhan'>Proposal Buat Tuhan</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2006/09/16/pluto-nasibmu-kini/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pluto, Nasibmu Kini'>Pluto, Nasibmu Kini</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://riyogarta.com/2005/12/22/kritik-buat-pendidikan-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>32</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>E=mc^2</title>
		<link>http://riyogarta.com/2005/08/03/emc2/</link>
		<comments>http://riyogarta.com/2005/08/03/emc2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Aug 2005 06:43:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Riyogarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://riyogarta.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu saya berbicang-bincang dengan rekan kantor dimana saya bekerja. Dia menjelaskan bahwa ada rumusan sederhana yang bisa dipegang untuk menjadi pemenang dalam iklim usaha yang semakin kompetitif saat ini. Apakah itu ? Jawabnya sungguh di luar dugaan, E=mc^2 ! Bagaimana bisa ? E adalah Energi atau bisa diartikan sebagai sebuah kekuatan. Sebuah [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari yang lalu saya berbicang-bincang dengan rekan kantor dimana saya bekerja. Dia menjelaskan bahwa ada rumusan sederhana yang bisa dipegang untuk menjadi pemenang dalam iklim usaha yang semakin kompetitif saat ini. Apakah itu ? Jawabnya sungguh di luar dugaan, E=mc^2 ! Bagaimana bisa ?</p>
<p>E adalah Energi atau bisa diartikan sebagai sebuah kekuatan. Sebuah usaha tidak akan berhasil jika si pelaku usaha tidak memiliki kekuatan &#8211;ini semua orang sudah tahu. Yang menjadi masalah adalah  komponen apa yang cocok untuk membangun kekuatan di jaman seperti ini ? Jawabnya adalah Management(m), Computer and Communication(c^2).  Mmmm, boleh juga <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://riyogarta.com/2005/08/03/emc2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Antri &#8230; antri</title>
		<link>http://riyogarta.com/2005/08/01/antri-antri/</link>
		<comments>http://riyogarta.com/2005/08/01/antri-antri/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Aug 2005 04:32:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Riyogarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://riyogarta.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Saya sering heran plus dongkol melihat orang yang nggak mau antri. Heran karena hal itu dilakukan oleh orang tanpa rasa malu, dan dongkol karena kejadian seperti ini sering sekali terjadi. Kenapa yah budaya antri kok susah sekali menjadi budaya bangsa Indonesia sebagai bangsa yang (katanya) santun dan ramah-tamah. Bisa jadi, karena tidak mau antri untuk [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://riyogarta.com/2007/11/24/beberapa-hal-yang-menyebalkan-di-jalan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Beberapa Hal Yang Menyebalkan Di Jalan'>Beberapa Hal Yang Menyebalkan Di Jalan</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2009/01/15/inilah-yang-saya-lakukan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Inilah Yang Saya Lakukan'>Inilah Yang Saya Lakukan</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2007/08/02/minat-membaca/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Minat Membaca'>Minat Membaca</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sering heran plus dongkol melihat orang yang nggak mau antri. Heran karena hal itu dilakukan oleh orang tanpa rasa malu, dan dongkol karena kejadian seperti ini sering sekali terjadi. Kenapa yah budaya antri kok susah sekali menjadi budaya bangsa Indonesia sebagai bangsa yang (katanya) santun dan ramah-tamah. </p>
<p>Bisa jadi, karena tidak mau antri untuk mendapat giliran rejeki maka seseorang akan menyelak antrian rejeki orang, itu sebabnya korupsi susah diberantas. Indonesia &#8230; Indonesia, gimana lo bakal bisa maju ? Antri ajah nggak bisa menjadi budaya &#8230;</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://riyogarta.com/2007/11/24/beberapa-hal-yang-menyebalkan-di-jalan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Beberapa Hal Yang Menyebalkan Di Jalan'>Beberapa Hal Yang Menyebalkan Di Jalan</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2009/01/15/inilah-yang-saya-lakukan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Inilah Yang Saya Lakukan'>Inilah Yang Saya Lakukan</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2007/08/02/minat-membaca/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Minat Membaca'>Minat Membaca</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://riyogarta.com/2005/08/01/antri-antri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>McDonald dan 60&#8243;</title>
		<link>http://riyogarta.com/2005/07/28/mcdonald-dan-60/</link>
		<comments>http://riyogarta.com/2005/07/28/mcdonald-dan-60/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jul 2005 04:20:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Riyogarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://riyogarta.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu alasan paling utama kenapa saya sering makan McDonald adalah layanan 60&#8243; nya. Menurut saya, layanan ini adalah langkah besar McDonald yang membuatnya terlihat lain dari fastfood-fastfood yang ada. Sesuai namanya, fastfood, maka senang rasanya ketika pesanan kita datang dalam waktu 60&#8243; sehinga antrian panjang seperti apa pun akhirnya tidak membuat kita kesal. Saya [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://riyogarta.com/2006/03/26/benda-tak-dikenal-di-langit/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Benda Tak Dikenal Di Langit'>Benda Tak Dikenal Di Langit</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu alasan paling utama kenapa saya sering makan McDonald adalah layanan 60&#8243; nya. Menurut saya, layanan ini adalah langkah besar McDonald yang membuatnya terlihat lain dari fastfood-fastfood yang ada. Sesuai namanya, fastfood, maka senang rasanya ketika pesanan kita datang dalam waktu 60&#8243; sehinga antrian panjang seperti apa pun akhirnya tidak membuat kita kesal. Saya atau istri paling rajin memutarnya hourglass yang disediakan dan meminta pinalti ketika pesanan datang melebihi 60&#8243;. Sayang &#8230;.. entah kenapa layanan ini sekarang hilang <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Service cepat yang dulu saya sukai sekarang hilang. Jadi, selamat untuk McDonald, karena Anda saat ini sudah kehilangan satu pelanggan setia atau dua dengan istri saya.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://riyogarta.com/2006/03/26/benda-tak-dikenal-di-langit/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Benda Tak Dikenal Di Langit'>Benda Tak Dikenal Di Langit</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://riyogarta.com/2005/07/28/mcdonald-dan-60/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum vs Takhyul</title>
		<link>http://riyogarta.com/2005/02/18/hukum-vs-takhyul/</link>
		<comments>http://riyogarta.com/2005/02/18/hukum-vs-takhyul/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Feb 2005 06:33:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Riyogarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://riyogarta.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Kenapa hukum nggak pernah tegak di Indonesia ? Kalau sering jalan-jalan, pasti sering lihat tanda larangan seperti &#8220;Dilarang Membuang Sampah Disini&#8221; atau &#8220;Dilarang Berjualan Disini&#8221;. Apa yang terjadi dengan larangan itu ? Jarang sekali dipatuhi, yang terjadi adalah pelanggaran di sekitar papan tersebut. Bandingkan dengan larangan tidak tertulis ketika kita pergi naik gunung seperti &#8220;Jangan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://riyogarta.com/2005/03/01/pesan-hukum-pada-uang/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pesan Hukum Pada Uang'>Pesan Hukum Pada Uang</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kenapa hukum nggak pernah tegak di Indonesia ? Kalau sering jalan-jalan, pasti sering lihat tanda larangan seperti &#8220;Dilarang Membuang Sampah Disini&#8221; atau &#8220;Dilarang Berjualan Disini&#8221;. Apa yang terjadi dengan larangan itu ? Jarang sekali dipatuhi, yang terjadi adalah pelanggaran di sekitar papan tersebut. Bandingkan dengan larangan tidak tertulis ketika kita pergi naik gunung seperti &#8220;Jangan ngomong jorok&#8221; atau &#8220;jangan kecing di sembarang tempat&#8221;. Apa yang terjadi ? Jarang bahkan hampir tidak ada yang berani melanggar larangan tidak tertulis tersebut. Aneh yah ?</p>
<p>Makanya, agar program atau CD tidak dibajak, jangan tuliskan UU pembajakan berikut sanksi hukum yang akan didapat, tapi tuliskan saja &#8220;Barang siapa yang melakukan pembajakan terhadap CD  ini (atau program ini), maka segala kesialan dan laknat akan menimpa Anda dan seluruh keluarga Anda 7 turunan!&#8221;. Nah loh &#8230;. silakan Anda jujur pada diri Anda sendiri, mana yang lebih Anda takuti ? UU atau takhyul ?</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://riyogarta.com/2005/03/01/pesan-hukum-pada-uang/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pesan Hukum Pada Uang'>Pesan Hukum Pada Uang</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://riyogarta.com/2005/02/18/hukum-vs-takhyul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Komentar Buat Bp. Bambang</title>
		<link>http://riyogarta.com/2005/02/09/pendidikan-di-indonesia/</link>
		<comments>http://riyogarta.com/2005/02/09/pendidikan-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Feb 2005 11:59:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Riyogarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://riyogarta.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Sedih rasanya ketika mendengar menteri pendidikan kita, Bp. Bambang Sudibyo dalam acara Lepas Malam tanggal 9 Pebruari 2005 yang mengatakan bahwa salah satu yang membuat mutu pendidikan kita mundur adalah karena para peserta pendidikan umumnya datang dari masyarakat akar rumput. Mmm, apa iya begitu Pak ? Ketika Farhan sebagai pembawa acara mengatakan, &#8220;Bukankah Bapak sendiri [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://riyogarta.com/2005/12/22/kritik-buat-pendidikan-di-indonesia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kritik Buat Pendidikan di Indonesia'>Kritik Buat Pendidikan di Indonesia</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2010/01/28/sebuah-komentar-atas-rencana-demo-di-tanggal-28-januari-2010/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Sebuah Komentar Atas Rencana Demo Di Tanggal 28 Januari 2010'>Sebuah Komentar Atas Rencana Demo Di Tanggal 28 Januari 2010</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2007/03/23/laptop-buat-anggota-dpr-21-juta/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Laptop Buat Anggota DPR? 21 Juta?'>Laptop Buat Anggota DPR? 21 Juta?</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sedih rasanya ketika mendengar menteri pendidikan kita, Bp. Bambang Sudibyo dalam acara Lepas Malam tanggal 9 Pebruari 2005 yang mengatakan bahwa salah satu yang membuat mutu pendidikan kita mundur adalah karena para peserta pendidikan umumnya datang dari masyarakat <em>akar rumput</em>. Mmm, apa iya begitu Pak ? Ketika Farhan sebagai pembawa acara mengatakan, &#8220;Bukankah Bapak sendiri adalah anak petani ?&#8221;, yang dengan kata lain pak Bambang itu juga berasala dari masyarakat <em>akar rumput</em>. Dengan bangganya pak Bambang bilang, &#8220;Biar anak petani tetapi Bapak saya adalah Lurah, artinya saya datang dari kaum elitis&#8221;. Ck .. ck .. ck <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-4"></span><br />
Menurut saya sih, mengapa pendidikan kita mundur bukan karena semua hal diatas. Tetapi lebih kepada kurikulum yang <em>nggak pas</em> untuk menghasilkan siswa-siswa yang bermutu (kecuali semua siswa jenius). Bagaimana tidak ? Hitung saja banyaknya pelajaran yang harus dikuasai siswa sekolah menengah pada masa pendidikannya, banyak sekali. Sehingga yang namanya penjurusan itu nyaris tidak ada bedanya &#8211;<em>kalau memang begini, kenapa harus ada penjurusan ?</em></p>
<p>Hal kedua adalah mengenai <em>image</em> yang terbentuk bahwa anak-anak jurusan IPA lebih pandai daripada jurusan IPS. Apa iya begitu ? Anggapan bahwa anak IPA adalah siswa-siswa cerdas adalah ketika mereka hendak menginjak ke perguruan tinggi.  Siswa lulusan jurusan IPA boleh mengambil fakultas  jurusan apa pun. Sementara siswa lulusan jurusan IPS hanya boleh mengambil fakultas yang berhubungan dengan ilmu sosial.  Ini adalah sesuatu yang tidak <em>fair</em> dimana siswa-siswa jurusan IPS dideskreditkan.</p>
<p>Ketika saya SMA, saya mengambil jurusa A1 (fisika). Hebat benar, karena A1 bisa mengambil kedokteran, sospol atau apa pun yang saya mau. Sementara teman saya, jurusan A2 (biologi) tidak bisa mengambil teknik mesin. Lalu teman saya yang lain di A3 (sosial) sungguh lebih sial nasibnya karena hanya bisa mengambil fakultas-fakultas yang berhubungan dengan ilmu sosial seperti ekonomi, sospol dsb.</p>
<p>Selain kurikulum, juga masalah mutu pengajar.  Tetapi ini sangat berhubungan dengan masalah pendapatan guru khususnya guru-guru sekolah dasar dan menengah negeri.  Bagaimana mereka mau mencurahkan segenap kemampuannya untuk memberikan pelajaran yang bermutu jika di otaknya masih bimbang mengenai kesejahteraan keluarganya ? Rasanya, tidak mungkin deh mutu pendidikan baik dengan hanya mengandalkan dan membesar-besarkan slogan &#8220;Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa&#8221;. Setiap orang pasti butuh uang untuk mencukupi hidupnya.</p>
<p>Kurukulum, gaji guru dan yang terakhir adalah peran orang tua siswa bersangkutan yang seharusnya bisa mengarahkan putra-putrinya agar mengerti betapa penting artinya sebuah pendidikan untuk masa depannya.</p>
<p>Kira-kira sih begitu Pak menurut saya. Adalah tidak bijaksana menyalahkan mereka, para siswa dari golongan <em>akar rumput</em> sebagai penanggung jawab atas mundurnya pendidikan di Indonesia.  Saya benar-benar sedih mendengarnya apalagi ketika saya ingat bahwa saya dan istri saya pun adalah orang-orang dari golongan <em>akar rumput</em>, lebih sedihnya lagi perkataan tersebut muncul dari seorang menteri pendidikan seperti Bapak yang se<em>yogya</em>nya justru mmberikan semanagt kepada mereka para golongan <em>akar rumput</em> agar lebih giat belajar guna masa depan bangsa ini.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://riyogarta.com/2005/12/22/kritik-buat-pendidikan-di-indonesia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kritik Buat Pendidikan di Indonesia'>Kritik Buat Pendidikan di Indonesia</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2010/01/28/sebuah-komentar-atas-rencana-demo-di-tanggal-28-januari-2010/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Sebuah Komentar Atas Rencana Demo Di Tanggal 28 Januari 2010'>Sebuah Komentar Atas Rencana Demo Di Tanggal 28 Januari 2010</a></li>
<li><a href='http://riyogarta.com/2007/03/23/laptop-buat-anggota-dpr-21-juta/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Laptop Buat Anggota DPR? 21 Juta?'>Laptop Buat Anggota DPR? 21 Juta?</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://riyogarta.com/2005/02/09/pendidikan-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Program Pajak</title>
		<link>http://riyogarta.com/2005/02/03/program-pajak/</link>
		<comments>http://riyogarta.com/2005/02/03/program-pajak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Feb 2005 12:24:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Riyogarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://riyogarta.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Bagi perusahaan yang sudah menerapkan ERP, membuat laporan pajak tahunan adalah hal yang mudah, karena data-data yang digunakan sebenarnya bisa diperoleh langsung dari HRD secara sistem. Sejak dari tahun 1998, laporan pajak perusahaan berjalan lancar menggunakan program yang telah dibuat Divisi IT (dimana saya ditempatkan) hingga tiba saatnya dimana Dirjen Pajak mengeluarkan peraturan agar seluruh [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://riyogarta.com/2006/01/11/my-most-wanted-pocketpc-program/' rel='bookmark' title='Permanent Link: My Most-Wanted PocketPC Program'>My Most-Wanted PocketPC Program</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi perusahaan yang sudah menerapkan ERP, membuat laporan pajak tahunan adalah hal yang mudah, karena data-data yang digunakan sebenarnya bisa diperoleh langsung dari HRD secara sistem.  Sejak dari tahun 1998, laporan pajak perusahaan berjalan lancar menggunakan program yang telah dibuat Divisi IT (dimana saya ditempatkan) hingga tiba saatnya dimana Dirjen Pajak mengeluarkan peraturan agar seluruh perusahaan BUMN menggunakan program yang mereka keluarkan.<br />
<span id="more-3"></span></p>
<p>Semula, saya memiliki harapan karena tersedianya fasilitas import data program tersebut, sehingga saya hanya menyediakan data didalam format CSV yang saya buat dengan langsung menarik data gaji dari bagian HRD.</p>
<p>Tetapi harapan saya <em>pupus</em> ketika fasilitas tersebut tidak berjalan lancar &#8211;selalu saja ada error yang membuat proses import gagal.  Celakanya lagi, ketika hal ini ditanyakan kepada staff IT di Dirjen Pajak, mereka juga tidak bisa berbuat apa pun karena program tersebut dibuat dengan cara <em>outsourcing</em> . Jadi mereka hanya bisa menyarankan agar laporan pajak diselesaikan dengan cara mengentri ulang saja data-data gaji pegawai.  Yah &#8230; sudahlah, dengan sedikit kesal hal yang disarankan mereka kami turuti. Jadi kami mencetak laporan gaji setahun dari sistem, dibuat <em>summary</em>-nya lalu salah seorang pegawai ditugaskan untuk mengentri sekitar 140 data gaji pegawai berikut nama, status, alamat, jabatan dsb untuk menyelesaikan laporan pajak.</p>
<p>Apakah permasalah selesai begitu saja ? Jawabnya tidak. Program ini ternyata memiliki banyak hal yang menurut saya aneh, aneh sekali. Sepertinya pembuatnya tidak pernah atau belum memiliki banyak pengalaman dalam membuat sebuah sistem.  Saking banyaknya keganjilan sistem dalam program tersebut, saya sampai pusing untuk menuliskannya &#8230; pokoknya &#8230; <em>asli deh tuh program &#8230;. ngerjain abis</em>.</p>
<p>Saran buat yang mebuat program pajak keluaran Dirjen Pajak, <em>mbok yao</em> tuh program direvisi paling tidak untuk tahun 2006 nanti.  Juga agar diubah sehingga program tersebut jangan sekedar memudahkan pendataan pajak di Dirjen Pajak saja, tapi juga dibuat mudah (dong) bagi yang menggunakannya seperti fasilitas import yang lebih baik, interface program yang lebih <em>user friendly</em>, fasilitas pencetakkan laporan yang lebih baik  dan  &#8230; tuh kenapa mesti harus ada dua program yang terpisah sih ? Padahal datanya sama ajah, itu-itu juga, akibatnya kan entri harus dilakukan 2 kali, diprogram yang satunya dan di program yang satunya lagi. Kalau memang mau dipisah programnya, <em>mbok yao</em> database <em>access</em>-nya satu file saja, dipake bareng &#8230; getu loooo Mas.</p>
<p>Oke, senang sebetulnya melihat perkembangan Dirjen Pajak yang sudah memulai menggunakan sistem komputerisasi. Anggap saja ini awal dari hal tersebut sehingga &#8230;. wajarlah kalau sangat banyak kekurangan <img src='http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://riyogarta.com/2006/01/11/my-most-wanted-pocketpc-program/' rel='bookmark' title='Permanent Link: My Most-Wanted PocketPC Program'>My Most-Wanted PocketPC Program</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://riyogarta.com/2005/02/03/program-pajak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
