Dikirim: November 20th, 2011 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Diary | 16 Komentar »
Sebenarnya sudah lama saya melihat aplikasi ini ada di market, namun baru kali ini saya menginstall dan mencobanya. Sepertinya menarik untuk digunakan, tentu pada tablet, tidak pada smartphone.
Tapi entah jika ada yang nekat untuk menggunakannya di smartphone
Baiklah, semoga dengan menggunakan aplikasi WordPress ini, saya kembali bisa menggiatkan diri untuk menulis blog. Amin.
Dikirim: July 29th, 2011 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Diary | 99 Komentar »
Semula saya pikir perusahaan Sitra Wimax adalah provider yang profesional dalam menjalankan usahanya, namun ternyata salah. Setelah saya menuliskan pengaduan di Surat Pembaca Kompas, memang terlihat usaha mereka untuk melakukan perbaikan atas komplen yang saya lakukan. Sayang hal ini tidak berlangsung lama.
Berikut adalah komplen yang saya kirim di Surat Pembaca Kompas:
Layanan Sitra Wimax Sangat Mengecewakan
Saya memutuskan untuk menggunakan Sitra Wimax sebagai provider internet di rumah setelah mendengar penjelasan penjual yang memberi kesempatan kepada calon pelanggan 14 hari percobaan. Namun selama 14 hari percobaan, kecepatan upload internet Sitra Wimax sangat mengecewakan yakni sekitar 0.01 mbps bahkan sering gagal.
Saya sudah adukan hal tersebut sejak koneksi aktif yakni tanggal 20/06/2011 namun hingga kini permasalahan tidak pernah selesai. Bahkan hingga kini, tidak hanya kecepatan upload saja yang bermasalah, kecepatan downloadnya juga sering bermasalah. Sayang saya terlalu percaya kepada janji Sitra Wimax yang bersedia untuk mencari solusi atas masalah tersebut sehingga saya memutuskan untuk berlanjut menjadi pelanggan (karena melewati 14 hari masa percobaan)
Terkejut ketika hari ini, 11/06/2011 saya mendapat tagihan untuk pembayaran 14 hari percobaan yang dijanjikan gratis oleh si penjual Sitra Wimax di Stand Giant Bintaro. Kesal bukan hanya karena merasa ditipu dengan janji gratis, tapi lebih karena selama 14 hari percobaan koneksi internet mereka selalu bermasalah! Sekedar informasi, indikator signal pada modem rata-rata terisi 5-6 bar dari maksimum 7 bar. Artinya secara logika, signal Wimax diterima dengan sangat baik di rumah saya.
Tidak ada alasan bagi mereka untuk mengatakan signal di rumah saya lemah apalagi dikatakan tidak terdekteksi seperti yang diinformasikan beberapa kali oleh teknisi Sitra Wimax kepada saya. Bahkan saya telah mengikuti saran teknisi Sitra Wimax untuk membeli antena luar sebagai penguat penerimaan signal bagi modem.
Mohon kepada Sitra Wimax untuk menghormati kepercayaan pelanggan. Berkali-kali saya memberikan laporan via telepon dan selalu laporan saya dikatakan sudah dicatat. Namun sejak laporan pertama saya tanggal 20/06/2011, belum ada solusi sama sekali atas masalah yang saya alami. Berkali-kali pula saya sampaikan keluhan melalui twitter @SitraWiMAX tapi solusinya tetap nihil.
Sekedar info, permasalahan tagihan yang saya komplen sudah selesai. Sitra Wimax sudah menghapus tagihan ini. Terimakasih saya ucapkan untuk hal ini.
Sebelum saya melakukan komplen terhadap hal diatas, sinyal yang saya dapatkan selalu berada pada posisi 5-6 bar dari 7 bar yang ada. Artinya sinyal sangat bagus. Namun setelah komplen ini, sinyal yang saya dapat hanya berkisar 3-4 bar. Saya tidak permasalahkan hal ini karena meskipun sinyal yang saya dapatkan sudah tidak full seperti sebelumnya, namun internetnya lancar. Untuk hal ini sudah saya ucapkanh terimakasih.
Sayang, sejak tanggal 25 Juli 2011 malam, modem lebih sering tidak mendapatkan sinyal. Puncaknya adalah pada tanggal 28 Juli 2011 dimana sinyal nyaris tidak pernah didapat. Kalau pun dapat sinyal, sangatlah susah mendapat IP, dan saya tidak bisa menggunakan internet walau IP sudah didapat. Sinyal tidak pernah ke lock dengan sempurna, dapat 2-3 bar lalu searching lagi, dapat sebentar, lalu searching lagi. Ada apa ini?
Mengapa sinyal di rumah saya mendadak menjadi jelek padahal sebelumnya saya selalu mendapatkan sinyal hingga 5-6 bar dari 7 bar yang ada?
Saya sudah telepon ke CS Sitra Wimax pada tanggal 28 Juli 2011 sebanyak 3 kali. Bahkan saya dijanjikan akan dihubungi teknisi untuk mengatasi masalah ini. Sayang hingga tulisan ini saya buat, tidak ada satu pun teknisi Sitra Wimax yang menghubungi saya.
Entah harus bagaimana lagi menghadapi layanan Sitra Wimax yang jauh dari memuaskan ini. Jangan-jangan benar yang dikatakan salah satu penulis di Surat Pembaca Kompas bahwa Sitra WiMax Belum Siap Memberikan Layanan Baik kepada Pelanggannya.
Update (9 Agustus 2011)
Setelah menunggu sekian lama, akhirnya tiba juga solusi dari Sitra Wimax yakni dengan memasang antena grid seharga Rp. 630.000. Antena ini disediakan oleh JDCom (rekanan Sitra Wimax). Dan memang benar, setelah antena ini dipasang kecepatan download/upload menjadi sangat baik. Berikut adalah hasil pengukuran kecepatan menggunakan SpeedTest.net.

Dikirim: December 28th, 2010 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Diary | 35 Komentar »
Kemarin saya dan istri mampir ke Golden Century di Gandaria City Jakarta untuk menikmati makanan La Mien yang kami suka. Saat kami menikmati menu yang telah dipesan, kami melihat ada orang yang merokok di dalam restoran tersebut. Melihat hal ini saya memanggil pramusaji dan bertanya apa benar di restoran Golden Century yang berada dalam mall Gandaria City diperbolehkan merokok, lebih-lebih pengujung yang merokok itu duduk tepat dibawah logo bergambar rokok dicoret. Jawaban si pramusaji benar-benar membuat saya gemas, dia berkata bahwa larangan merokok di tempat ini hanyalah himbauan. Ahh bagaimana bisa logo rokok dicoret itu diartikan sebagai himbauan?

Baca Selengkapnya »
Dikirim: April 21st, 2010 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Diary | 32 Komentar »
Selamat Ulang Tahun, Happy Birthday … ratusan ucapan seperti itulah yg diterima semenjak 3 hari yang lalu melalui SMS, Facebook, Twitter dan ucapan secara langsung baik melalui telepon atau saat bertemu. Tanggal 18 April 2010 kemarin saya berulang tahun untuk kesekian kalinya dalam hidup. Salah jika dikatakan bertambah umur, karena pada hakekatnya ulang tahun hanyalah mengurangi jatah hidup kita didunia. Ibarat sebuah mainan di mall, hidup kita ditentukan oleh dimasukan atau tidaknya koin perpanjangan umur oleh Sang Pencipta. Ketika koin dimasukkan, maka kehidupan kembali diperpanjang. Dalam setiap tahun yang telah dilewati, sudah 31.536.000 koin yang saya terima dari-Nya agar bisa merasakan nikmatnya hidup ini. Sayang saya tidak pernah tahu, berapa banyak koin yang masih tersisa untuk kehidupan ini. Yang saya tunggu pada setiap hari ulang tahun bukan kado, bukan pula acara berkumpul dengan handai tolan dan hingar bingar perayaan. Yang saya tunggu hanya DOA, doa tulus dari siapa pun yang memberikan selamat ulang tahun kepada saya. Karena doa tulus dari mereka inilah yang akan turut mengisi kehidupan saya guna memanfaatkan koin-koin yang selalu ditambahkanNya setiap detik. Terimakasih kepada Orang tua, Istri dan Anak, Kakak dan Adik, Saudara-saudara, Teman-teman dan semua yang telah memberikan ucapan dan doa tulus dihari Ulang Tahun saya. Semoga apa yang didoakan dikabulkan oleh Allah yang Maha Pemurah dan Mengetahui. Amin.
Dikirim: February 1st, 2010 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Diary | 25 Komentar »
Tidur bersama notebook? yang bener? Iya, inilah yang terjadi
Dulu saat saya kost di daerah petukangan, teman-teman kost saya sudah sangat hapal dengan gaya tidur saya dengan tangan tetap memegang mouse. Komputer di kamar saat itu memang saya letakkan di lantai bersebelahan dengan tempat tidur jepang yang saya miliki (maksudnya tempat tidur yang kasurnya menempel di lantai). Akibatnya, saya sering sekali tertidur dengan gaya tangan kanan memegang mouse. Entah tertidur karena sedang bekerja sehubungan dengan pembuatan program, atau tertidur saat sedang bermain games
Nah, kejadian serupa terjadi terjadi lagi. Kali ini notebook yang selalu saya gunakan untuk berbagai hal sering kali menjadi teman tidur tidak resmi. Tidur dengan posisi kepala terganjal bantal tinggi menghadap layar notebook, dan blasss … apa yang terjadi? Saat terbangun, leher saya sakit bukan kepalang. Jangankan untuk menengok ke kiri atau ke kanan, bergerak sedikit saja sakitnya sudah sampai ke tulang punggung
Baca Selengkapnya »
Dikirim: February 1st, 2010 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Diary, Spesial | 12 Komentar »
Tanpa terasa, ternyata sudah 5 tahun ngeblog. Bermula ngeblog di alamat riyo.bedeng.com, posting pertama saya terbit tanggal 1 Februari 2005 dengan judul First Blog yang hanya terdiri dari 2 paragraph. Posting ini ditulis setelah berhasil menginstall WordPress 1.5 di hosting sewaan dengan space dan bandwith seadanya. Dari sinilah, 17 hari kemudian istri saya ikut ngeblog di alamat yuli.bedeng.com dengan posting pertamanya ….. It’s My First Blog
Dua tahun kemudian, selain pindah hosting ke tempat yang luar biasa leganya, saya juga membeli dua domain baru. Sebuah domain untuk blog milik saya, riyogarta.com dan sebuah domain lagi untuk blog milik istri saya yuliazmi.com.
Nah, yang mengejutkan setelah 5 tahun ngeblog, posting yang paling populer dari ratusan posting yang ada ternyata adalah Mahkluk Halus di Bondowoso disusul dengan Undangan Dialog Terbuka Untuk Sdr. Roy Suryo. Artinya, di blog saya ini Makhluk Halus Bondowoso masih jauh lebih ngetop dibandingkan Bapak Pakar yang satu ini
Oke, Selamat Ulang Tahun ke-5 buat blog Catatan, semoga tetap exist dan rajin membuat posting
Dikirim: January 24th, 2010 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Diary, Tips | 10 Komentar »
Bermula dari sebuah wawancara di radio Elshinta (yang saya dengar dalam perjalanan) bersama seorang yang mengaku dirinya sebagai praktisi IT pada tanggal 23 Januari 2010 jam 20.40 WIB, saya kok gatal rasanya mendengar penjelasan beliau mengenai bagaimana caranya mengamankan diri kita saat bertransaksi di dunia internet. Si praktisi IT tersebut memberikan tips yang singkatnya, “Jangan berikan jawab YES ketika sebuah pertanyaan security muncul pada browser Anda.” Jadi si praktisi IT itu menyaranakan untuk menjawab dialog tersebut dengan NO, Lalu bagaimana? Dan lebih konyol lagi pemberian tips pun berlanjut, singkatnya seperti ini, “Nah, kalau sudah dijawab NO maka transaksi tidak berlanjut, jadi kita aman.”
Baca Selengkapnya »
Dikirim: December 26th, 2009 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Diary | 11 Komentar »
Tak terasa tahun sudah tiba di penghujung tahun 2009, tahun yang paling berkesan dalam kehidupan semenjak berkeluarga. Di bulan maret Alhamdulillah kami akhirnya dikaruniai seorang putra setelah menanti selama 8.5 tahun lamanya. Anugrah dari Allah yang luar biasa bagi kami. Rasanya tidak percaya ketika pada akhirnya kami bisa menghabiskan tahun 2009 dengan seorang putera yang senantiasa menjadi dambaan kami sejak dulu. Ya, Muhammad Gamitra Aqilafathi yang lebih dikenal dengan nama Agha menjadi The Man of The Year bagi kami di tahun ini
Baca Selengkapnya »
Recent Comments