Dikirim: June 6th, 2009 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Diary | 21 Komentar »
Sebetulnya alat ini sudah kami incar sejak lama, namun karena harganya yang lumayan, maka pembeliannya haruslah melalui review dan review sehingga kami yakin alat ini benar-benar ampuh digunakan. Namun sialnya, sampai detik ini saya tidak pernah menemukan review lengkap yang ditulis dari pengguna perangkap nyamuk tersebut. Review singkat jutsru didapatkan dari seseorang ketika saya hendak membayar perangkap nyamuk ini di kasir. Katanya, dia sudah menggunakan perangkap nyamuk tersebut cukup lama dan hasilnya memuaskan. Apakah benar begitu?
Baca Selengkapnya »
Dikirim: May 27th, 2009 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Diary | 16 Komentar »
Sudah kurang lebih 4 tahun theme yang saya beri nama “Daun Terakhir” menghiasi blog yang juga berumur kurang lebih sama. Maka untuk memenuhi Resolusi 20091213 (bagian tambahan), blog ini sudah saya ganti themenya sejak kemarin. Pilihan saya jatuh pada theme buatan MO Web Design yang diberi nama Clean Theme sebagai theme dasar yang akan saya ubah. Theme ini sudah saya ubah ukurannya, bahasanya dan sebagainya hingga sesuai selera saya (dan tentu juga sesuai selera bunli). Hasilnya seperti yang bisa dilihat saat ini –dan ini belum kelar 100%.
Kalau sudah kelar 100%, maka theme ini juga akan menjadi baju bagi blog Corat – Coret dan sebuah blog yang insya Allah akan dilaunching dalam waktu dekat ini
Jadi nanti akan ada 3 blog yang menggunakan theme ini sebagai seragam :d
Ah iya, apa sebaiknya menunggu Wordpress 2.8 keluar ya? Sepertinya tidak lama lagi
Dikirim: April 2nd, 2009 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Diary | 19 Komentar »
Banyak yang menanyakan kepada saya, bagaimana saya berubah dari seorang perokok kuat menjadi perokok biasa hingga akhirnya berniat stop sama sekali. Percayalah, hal ini bukanlah perkara yang mudah kecuali disertai dengan kekuatan niat. Sebelum Anda punya niat berhenti, maka berhenti merokok hanyalah bersifat sementara. Apalagi jika lingkungan yang dihadapi setiap hari adalah lingkungan para perokok. Namun begitu, saya memiliki beberapa tips yang mungkin bisa digunakan oleh siapa pun yang berniat berhenti merokok tanpa harus menghindar dari para perokok.
Banyak orang mengatakan, kalau mau stop merokok itu satu-satunya jalan adalah juga berhenti bergaul dengan para perokok. Hal ini ada benarnya tetapi tidak 100% benar. Banyak teman-teman saya yang bisa berhenti merokok tanpa harus meninggalkan tempat tongkrongannya yang berisi para perokok. Banyak juga pendapat, merokok bisa stop kalau sudah sakit. Hal ini juga tidak sepenuhnya benar, karena saya melihat banyak juga mereka yang sakit dan kembali merokok ketika mendapati dirinya atau merasa dirinya sehat kembali.
Baca Selengkapnya »
Dikirim: March 18th, 2009 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Diary, Gamitra | 22 Komentar »
Sebenarnya sudah ingin ditulis dari kemarin, hanya fotonya baru kemarin ini di transfer ke notebook dari kameranya. Jadi ceritanya, anak kami Muhammad Gamitra Aqilafathi lahir tanggal 9 Maret 2009 jam 11:40. Sementara Irdina Kaisah Nurfitri, sepupunya Agha lahir tanggal 11 Maret 2009 jam 09:40. Apa yang menarik dari dua saudara sepupu ini? Yang menarik adalah angka lahirnya yang ternyata cantik. Yang satu tanggal 9 jam 11:40 dan yang satunya lagi tanggal 11 jam 9:40, beda posisi angak 9 dan 11 nya saja.

Nah, ini foto mereka berdua dengan ‘jubah’ pemberian kakek dan neneknya. Ah, ngimpi apa ya kakek dan nenek tahun ini mendapat 2 cucu dengan selisih waktu 46 jam
Dikirim: March 8th, 2009 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Diary | 6 Komentar »
Pemilu tinggal 35 hari lagi saat Blog Para Caleg Indonesia akhirnya diluncurkan resmi oleh KPU. Blog ini sendiri adalah hasil kerjasama antara IFES Indonesia dan KPU. Sayang Blog yang saya usulkan sejak tahun kemarin ini baru diluncurkan beberapa hari yang lalu. Padahal beritanya sudah keluar sejak pertengahan bulan Desember 2008, hanya entah kenapa semua yang mudah menjadi sulit ketika harus berhadapan dengan KPU. Peluncuran Blog Para Caleg Indonesia yang sering kali diundur ini pada akhirnya diselipkan dalam acara peresmian perangko pemilu –ini pun nyaris diundur kembali.
Calegku.Info pada dasarnya bertujuan membantu mereka para Calon Legislatif untuk memperkenalkan dirinya, memaparkan visi dan misinya menjadi wakil rakyat, juga sepak terjangnya selama ini dalam membantu perbaikan kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini terlihat akan lebih elegan dan lebih berdampak positif dibandingkan hanya membuat poster dan baliho yang (maaf) merusak pemandangan kota. Hal lainnya yang bisa diperoleh oleh mereka adalah kepastian yang mungkin datang dari masyarakat pengguna internet, kepastian untuk dipilih karena kejelasan atau mungkin juga bisa tidak terpilih karena terlihat ketidakjelasannya.
Baiklah, meskipun terbilang telat, mudah-mudahan peluncuran Calegku.Info bisa diambil hikmahnya. Kalau pun kurang maksimum digunakan saat ini, paling tidak bisa menjadi contoh untuk pemilu berikutnya. Ada baiknya para caleg membuat blog dan belajar menuliskan pemikirannya kedalam bentuk tertulis, bahkan ketika nanti dirinya telah terpilih menjadi legislatif. Masak sih Indonesia gak punya Politisi 2.0 ?
Dikirim: March 1st, 2009 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Diary | 15 Komentar »
Satu dari Resolusi 20091213 insya Allah akan saya jalankan, yakni menghentikan kebiasaan saya untuk merokok. Jadi terhitung sejak tanggal 1 Maret 2009 saya berniat untuk berhenti merokok secara total untuk selamanya. Hal ini saya lakukan dengan 4 alasan utama. Pertama adalah isu kesehatan, karena biar bagaimana pun tidak merokok adalah lebih sehat dibandingkan merokok, dan saya sudah tahu ini sejak saya merokok
. Kedua, tentu ingin membuat istri saya makin sayang hehehe :d. Ketiga adalah keinginan saya melihat Riyo’s Junior –yang insya Allah lahir di pertengahan bulan ini– menjadi manusia yang tidak merokok, tentu saya sebagai orang tuanya harus memberi contoh
Dan yang terkahir, keempat adalah keinginan saya untuk mengajak bapak mertua dan kakak serta adik-adik saya untuk meninggalkan kebiasaan merokok. Mudah-mudahan dengan melihat saya berhenti, mereka pun terpanggil untuk ikut berhenti merokok.
Berhenti gara-gara fatwa haram? Ah tidak, karena saya sudah merencanakan untuk berhenti merokok jauh-jauh hari sebelum fatwa kontroversial itu di launching :d
Banyak teman dan sahabat disekitar saya meragukan bahwa saya akan benar-benar berhenti merokok. Mereka tetap mengira bahwa apa yang saya lakukan ini adalah guyonan, stop membeli rokok tapi meminta rokok teman
) Tidak, yang benar adalah saya berniat berhenti merokok untuk selamanya.
Namun, meskipun saya berhenti merokok bukan berarti saya menjadi anti perokok. Maksudnya, jangan sungkan untuk tetap merokok di sekitar saya. Saya memang memutuskan untuk berhenti merokok, tetapi saya tidak memutuskan untuk menjauhi perokok
Jadi silakan saja. Berhenti merokok itu tidak bisa dipaksakan, karena harus datang dari hati dan keinginan sendiri. Bahkan, sakit pun tidak lantas membuat orang berhenti merokok kecuali sebentar yakni saat sedang sakit saja :d
Baik, dengan mengucap Basmallah: sesuai dengan Resolusi 20091213 utama nomor 2 –setelah mengurangi kebiasaa merokok– saya memutuskan pertanggal 1 Maret 2009 untuk mematuhi resolusi tersebut yakni berhenti merokok sama sekali . Semoga saya diberi kekuatan dan semangat untuk tetap menjalankan resolusi tersebut selamanya. Amin.
Dikirim: January 15th, 2009 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Diary | 39 Komentar »
Mungkin apa yang saya lakukan ini terlihat berlebihan, sok-sok’an dan mungkin saja tidak umum, namun hal ini selalu saya lakukan sejak dulu hingga sekarang. Hal ini saya lakukan secara konsisten, jadi insya Allah, jika Anda bertemu dengan saya maka Anda akan melihat saya melakukan salah satu hal dibawah ini
- Tidak membuang sampah sembarangan di jalan raya. Saya sering heran melihat cukup banyak pengguna mobil yang dengan semena-mena membuang sampah melalui jendela. Entah kenapa, saya kok malu melalukannya. Yang semakin membuat saya heran, banyak juga mereka yang menggunakan mobil mewah melakukan hal ini. Mmm, punya banyak uang dan mampu membeli mobil mewah namun sayang, tidak mampu membeli keranjang sampah di mobilnya.
- Masih berhubungan dengan sampah, meskipun tidak selalu, saya sering membuang sisa makanan di rumah makan fastfood sendiri lho. Pacar saya (yang saat ini menjadi istri) dulu sempat heran melihat tingkah saa ini :d
- Selalu antri dengan tertib. Kadang heran juga masih banyak orang yang tidak mau antri dan menyalib antrian yang ada tanpa malu. Ah orang-orang begini selalu menjadi santapan saya untuk beradu mulut :d
- Selalu berusaha tertib berlalu lintas bukan karena takut ditilang. Sayang, saat ini rasanya sudah banyak pengemudi yang mengabaikan hal ini
- Selalu tertib duduk di dalam bioskop
- Duduk sesuai nomor yang diberikan di karcis. Eh jangan salah lho, banyak kejadian dimana ada orang yang duduk sembarangan tanpa memperhatikan nomor yang tertera pada karcis.
- Mematikan HP (maksudnya dibuat silent atau getar) dan tidak menerima telepon masuk tentunya.
- Tidak ngobrol keras-keras. Ah, saya paling sebel jika ada penonton seperti ini.
- Tidak menyandarkan kaki ke bangku depan dan berusaha untuk tidak banyak bergerak. Gerakan kita bisa menggoyangkan satu deret bangku yang bisa sangat menganggu kenyamanan menonton.
- Memberi jalan kepada kendaraan lain yang meminta dengan sopan. Saya heran, banyak sekali pengendara di Jakarta yang benar-benar pelit memberikan jalan kepada kendaraan lain. Padahal tidak jarang jalan menjadi macet akibat para supir pelit memberikan jalan kepada kendaraan lain.
- Tidak merokok di tempat umum yang tertutup (kecuali bertuliskan smooking room atau memang diperbolehkan merokok). Sayang banyak perokok merasa kemerdekaannya terganggu ketika mereka dilarang untuk merokok di tempat-tempat tersebut. Padahal jika mereka merokok di tempat-tempat tersebut, yang mereka lakukan sebenarnya adalah merampas kemerdekaan orang-orang yang tidak senang terhadap keberadaan asap rokok.
- Berusaha untuk tidak memberikan tip kepada mereka yang bertugas, kecuali saya tahu betul bahwa mereka bertugas secara sukarela. Apakah saya pelit? Ya terserah Anda menilai
- Menutup perkara ketika orang yang bersangkutan mengatakan “Maaf”. Sebenarnya, hal ini lebih kepada rasa penasaran saya saja sih, banyak orang susah mengatakan “Maaf” jika melakukan kesalahan. Padahal apa sih susahnya mengatakan hal tersebut? Alhamdulillah, saya hingga saat ini tidak berat untuk mengatakan “Maaf”, bahkan pada saat saya tidak yakin bahwa saya lah yang salah
Mudah-mudahan beberapa hal positif diatas –kecuali yang bertulis merah adalah hal positif dari sesuatu yang negatif– bisa menular ke lebih banyak orang lain. Dilakukan bukan karena kebanggaan tetapi lebih kepada kesenangan hati
Sementara hal-hal negatif tidak usah ditularkan
Dikirim: November 3rd, 2008 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Diary | 48 Komentar »
Nyaris 1 bulan saya sama sekali tidak menyentuh blog. Biasanya, kalau tidak menulis dan memposting blog ini dalam waktu cukup lama, maka kerinduan datang dan memanggil untuk kembali mengisi blog yang sudah cukup berumur ini. Namun akhir-akhir ini sebuah fenomena terjadi! Apalagi kalau bukan sebuah “mainan” baru bernama plurk.
Mohon maaf bagi pengunjung setia blog ini karena update tak kunjung datang. Semua ini terjadi tanpa ada hal apa pun kecuali akibat Plurk. Namun tidak bijak rasanya jika semua yang terjadi ditimpakan akibat plurk semata, karena mau ngeblog atau ngeplurk adalah sebuah Pilihan™. Celakanya, saat ini, ngeplurk lah yang menjadi pilihan saya dan mungkin beberapa blogger lainnya :d
Plurk, kau memang keparat luar biasa!
Tetapi pilihan tetaplah pilihan, kerinduan akan memposting mengisi blog ini akhirnya tiba juga. Jiwa seorang blogger tidak bisa digantikan begitu saja oleh kehadiran plurker yang semakin hari semakin bertambah melebihi akselerasi pertambahan blogger. Benarkan plurk akan menjadi blog killer? Atau plurk hanya akan menjadi Trend Sesaat™? Hanya waktu yang bisa membuktikan. Sementara saya akan tetap berada di dua sisi, tetap menjadi blogger sambil ngeplurk
Yuk ah ngeblog lagi … dan yuk ah ngeplurk lagi
Recent Comments