Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia akan memiliki warna kulit yang sama, agama yang hanya satu, tidak ada yang namanya negara, suku bangsa dan tidak ada perbedaan. Artinya Sang Khalik memang menghendaki adanya perbedaan. Perbedaan adalah hakekat penciptaan. Perbedaan itu indah.

Membuat LAMP Server di DigitalOcean

Dikirim: November 29th, 2014 | Oleh: | Kategori: Teknoblogia | 10 Komentar »

Pertama, tentu saja Anda harus memiliki VPS di DigitalOcean. Jika Anda melakukan pendaftaran menggunakan refferal saya, maka Anda akan mendapatkan bonus $10. Silakan mendaftar dengan link berikut dan Anda akan langsung mendapat bonus $10.

https://www.digitalocean.com/?refcode=858c49519593

Setelah Anda mendaftar, dan mendapatkan bonus $10, selanjutnya Anda harus mengisikan data kartu kredit atau membayar $5 menggunakan Paypal. Bonus $10 tidak bisa digunakan jika Anda belum melakukan hal tersebut.

Catatan:
Jika yang Anda pilih adalah mengisikan data kartu kredit, maka kartu kredit akan di debit setelah bonus $10 habis.

Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat LAMP Server di DigitalOcean:

1. Membuat Droplet

Screenshot - 11292014 - 05:26:29 PM

 

Isikan nama Droplet (bebas), lalu pilih paket yang disediakan (select size).

Screenshot - 11292014 - 05:30:11 PM

Lalu pilih dimana server akan diletakkan.

Screenshot - 11292014 - 05:33:03 PM

 

Pilih image Sistem Operasi yang akan diinstall.

Tutorial dalam tulisan ini menggunakan Debian, Namun, saya pikir tidak banyak perbedaan jika Anda memilih Ubuntu sebagai Sistem Operasi yang diinstall.

Setelah itu klik tobol Create Droplet dan tunggu hingga proses selesai (sekitar 1 menit atau kurang). Tunggu beberapa saat dan Anda akan menerima email yang berisi alamat IP dan  password root dari droplet yang telah dibuat. Remote server menggunakan SSH menggunakan data pada email tersebut.

Anda bisa membuat lebih dari 1 droplet. Setiap droplet akan memilik satu nomor IP.

 

2. Mengamankan VPS

Pertama, setelah berhasil mengakses server melalui SSH, yang perlu Anda lakukan adalah membuat user baru lalu mengamankan user root agar tidak bisa digunakan untuk melakukan remote.

Pertama, tentu ubah dahulu password root Anda dengan mengetikkan perintah

# passwd

Setelah penggantian password selesai dilakukan, selanjutnya adalah membuat user baru

# adduser budi

Silakan ganti nama budi dengan nama yang Anda pilih, isikan password dan beberapa hal yang perlu diisi.

# visudo

Jika perintah visudo belum ada, lakukan perintah berikut:

# apt-get update && sudo apt-get upgrade
# apt-get install sudo

Perintah ini akan memanggil nano editor dan membuka file konfigurasi sudoers. Tambahkan user yang baru dibuat sebagai sudoer (user yang bisa menggunakan perintah sudo) seperti gambar berikut:

Screenshot - 11292014 - 05:53:28 PM

Terlihat pada gambar, user budi (user contoh pada perintah pembuatan user diatas) dimasukkan sebagai user yang bisa menggunakan perintah sudo. Simpan perubahan dengan menekan tombol Ctrl-X dilanjutkan dengan menekan tombol Y dan Enter.

Setelah yakin bahwa Anda menuliskan perintah dengan benar, tekan Ctrl-D atau ketik perintah exit pada terminal. Selanjutnya,  gunakan user yang baru Anda buat untuk melakukan koneksi SSH ke server.

Diasumsikan Anda telah menggunakan user yang baru dibuat untuk melakukan koneksi, bukan user root!

Edit konfigurasi SSH agar root tidak bisa digunakan untuk login melalui SSH

$ sudo nano /etc/ssh/sshd_config

Lalu cari bagian PermitRootLogin dan ubah nilainya menjadi no seperti gambar berikut

Screenshot - 11292014 - 06:04:04 PM

Simpan perubahan dengan menekan tombol Ctrl-X dilanjutkan dengan menekan tombol Y dan Enter.

Lalu restart SSH

$ sudo service ssh restart

Update dan upgrade VPS anda

$ sudo apt-get update && sudo apt-get upgrade

Setelah proses update dan upgrade selesai, install firewall agar VPS anda lebih aman dari tangan-tangan jahil. Saya memilih menggunakan UFW, karena lebih sederhana dan mudah digunakan.

$ sudo apt-get install ufw

Lalu ketikkan perintah-perintah dibawah ini

$ sudo ufw default deny incoming
$ sudo ufw default allow outgoing
$ sudo ufw allow ssh
$ sudo ufw allow www
$ sudo ufw enable

Nah, sekarang VPS Anda telah dilengkapi firewall.

Tambahan

Saya juga selalu mengubah port SSH sehingga tidak lagi menggunakan port default 22. Cara mengubahnya adalah dengan mengedit file konfigurasi ssh di /etc/ssh/sshd_config. Ubah Port 22 misalnya menjadi Port 2121. Setelah itu jangan lupa untuk membuka port ini di firewall dengan perintah sudo ufw allow 2121/tcp 

 

3. Install Apache, Mysql dan PHP

ketikkan perintah berikut pada terminal

$ sudo apt-get install apache2 mysql-server php5 php5-mysql

Setelah proses installasi selesai, buat file info.php untuk melihat apakah installasi berhasil dilakukan.

$ sudo nano /var/www/info.php

Jika ada direktory html di dalam /var/www/ maka info.php diletakkan di dalamnya

$ sudo nano /var/www/html/info.php

Isi file tersebut dengan fungsi php sederhana sebagai berikut

<?php phpinfo() ?>

Simpan perubahan dengan menekan tombol Ctrl-X dilanjutkan dengan menekan tombol Y dan Enter. Selanjutnya buka browser. Jika misalnya nomor IP droplet Anda adalah 128.90.34.123, maka ketikkan pada browser http:.//128.90.34.123/info.php.

Ketikkan perintah berikut jika Anda lupa berapa nomor IP droplet Anda
$ sudo ifconfig eth0 | grep ‘inet ‘ | awk ‘{print $2}’

Anda akan melihat tampilan ini pada browser jika proses installasi dilakukan dengan benar.

Screenshot - 11292014 - 06:42:18 PM

 

Selanjutnya adalah mengamankan Mysql, ketikkan  perintah berikut

$ sudo  mysql_secure_installation

Isikan password Mysql yang Anda ketikkan pada saat installasi dilakukan, lalu jawab semua pertanyaan dengan Y.

Proses installasi Apache, MySQL dan PHP selesai.

Tambahan

Untuk keamanan, saya juga selalu me-rename user root pada mysql menjadi nama yang lain dengan perintah:
rename user ‘root’@’localhost’ to ‘namalainroot’@’localhost’ dari mysql console. Silakan ganti namalainroot dengan nama yang Anda pilih.

 

4. Setting Domain dan Virtual Host

Jika Anda telah memiliki domain, arahkan name server (NS) domain anda ke ns1.digitalocean.com, ns2.digitalocean.com dan ns3.digitalocean.com. Login kedalam DigitalOcean panel, lalu pilih menu DNS.

Klik Add Domain lalu isikan domain milik Anda serta nomor IP droplet Anda. kemudian Click CREATE DOMAIN.

Misalnya, nama domain Anda adalah domaincontoh.com, maka berikut adalah hal yang harus dilakukan:

$ sudo cp /etc/apache2/sites-available/default.conf /etc/apache2/sites-available/domaincontoh.com.conf
$ sudo nano /etc/apache2/sites-available/domaincontoh.com.conf

Tambahkan baris berikut setelah dibawah ServerAdmin

ServerName domaincontoh.com
ServerAlias www.domaincontoh.com

Dan ubah DocumentRoot sebagai berikut

DocumentRoot /var/www/domaincontoh.com

Sehingga terlihat isi file seperti pada gambar

Screenshot - 11292014 - 07:11:24 PM

Simpan peribahan dengan menekan tombol Ctrl-X dilanjutkan dengan menekan tombol Y dan Enter.

Buat serta atur kepemilikan dan hak akses direktory tempat domaincontoh.com diarahkan

$ sudo mkdir /var/www/domaincontoh.com
$ sudo chown -R $USER:$USER /var/www/domaincontoh.com
$ sudo chmod -R 755 /var/www/domaincontoh.com

Aktifkan virtual host dan reload apache

$ sudo a2ensite domaincontoh.com.conf
$ sudo service apache2 reload

Bagaimana untuk membuat subdomain?

Masuk ke menu DNS dalam DigitalOcean panel, lalu pilih lihat domain Anda dengan klik icon kaca pembesar. Klik tombol Add Record lalu pilih A pada Select Record Type. Isikan nama subdomain yang dikehendaki. Yang diisi hanya nama subdomainnya saja, misalnya ingin membuat blog.contohdomain.com, maka yang diisikan hanyalah blog. Kemudian isi nomor IP droplet Anda lalu klik tombol Create.

Misalnya, nama subdomain yang dibuat adalah blog.domaincontoh.com, maka adalah yang yang harus dilakukan:

$ sudo cp /etc/apache2/sites-available/domaincontoh.conf /etc/apache2/sites-available/blog.domaincontoh.com.conf
$ sudo nano etc/apache2/sites-available/blog.domaincontoh.com.conf

Ubah baris-baris  setelah dibawah ServerAdmin dengan menambahkan nama subdomainnya

ServerName blog.domaincontoh.com
ServerAlias www.blog.domaincontoh.com

Dan ubah DocumentRoot sebagai berikut

DocumentRoot /var/www/blog.domaincontoh.com

Simpan peribahan dengan menekan tombol Ctrl-X dilanjutkan dengan menekan tombol Y dan Enter.

Buat serta atur kepemilikan dan hak akses direktory tempat blog.domaincontoh.com diarahkan

$ sudo mkdir /var/www/blog.domaincontoh.com
$ sudo chown -R $USER:$USER /var/www/blog.domaincontoh.com
$ sudo chmod -R 755 /var/www/blog.domaincontoh.com

Aktifkan virtual host dan reload apache

$ sudo a2ensite blog.domaincontoh.com.conf
$ sudo service apache2 reload

 


10 komentar untuk “Membuat LAMP Server di DigitalOcean”

  1. 1
    Tutarni
    berkomentar pada jam 1:53 am
    tanggal 25 February 2015

    Wah ternyata ada Lamp server ya? makasih sudah menambah ilmu saya, saya coba coba ya..

  2. 2
    Lokanesia
    berkomentar pada jam 6:31 pm
    tanggal 28 February 2015

    Rumit ya
    Terima kasih telah berbagi

  3. 3
    BBM gartis
    berkomentar pada jam 2:23 pm
    tanggal 23 March 2015

    DPT ILMU BRU nih
    http://www.caracusrom.com/2015/03/cara-ganti-pin-bbm-sesuka-hati-gratis.html

  4. 4
    Diaz
    berkomentar pada jam 10:33 am
    tanggal 25 March 2015

    Asyik juga ya mendalami suatu pengetahuan. Apalagi ada yg ngeshare-nya gamblang. Salut.
    Info alamat, kunjungi > Alamat Penting

  5. 5
    Dian
    berkomentar pada jam 12:18 am
    tanggal 8 May 2015

    Info yang berguna.
    digital ocean memang oke

  6. 6
    kevin2
    berkomentar pada jam 3:15 am
    tanggal 7 December 2015

    Semoga tempat makan ini jadi terkenal karena masuk blog pak Budi , Aerith

  7. 7
    AdminSehat
    berkomentar pada jam 11:32 am
    tanggal 2 January 2016

    Terus berkarya.
    Ditunggu share berikutnya

    alamatSehat.com

  8. 8
    Truyện tranh
    berkomentar pada jam 2:51 pm
    tanggal 21 September 2016

    Great info!

  9. 9
    jual suara walet
    berkomentar pada jam 8:26 pm
    tanggal 13 October 2016

    wahh ku baru tw nih

    tips kesehatan

  10. 10
    alat pemotong keripik pisang
    berkomentar pada jam 11:24 pm
    tanggal 31 October 2016

    bisa dicoba dirumah
    Alat pemotong keripik pisang


Isi Komentar