Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia akan memiliki warna kulit yang sama, agama yang hanya satu, tidak ada yang namanya negara, suku bangsa dan tidak ada perbedaan. Artinya Sang Khalik memang menghendaki adanya perbedaan. Perbedaan adalah hakekat penciptaan. Perbedaan itu indah.

Cara Menggunakan Heimdall

Dikirim: October 15th, 2014 | Oleh: | Kategori: Android, Tips | 8 Komentar »

Bagi pengguna Android yang sering ngoprek tentu tidak asing dengan istilah flashing menggunakan Odin. Tulisan ini akan menjelaskan bagaimana menggunakan Heimdall, tools flashing alternatif yang bisa dijalankan di lingkungan Linux, Mac dan Windows.

Langkah pertama adalah mendownload Heimdall dari sumbernya di http://glassechidna.com.au/heimdall/

Karena saya pengguna Linux Debian, maka saya jelaskan penggunaan tools ini di lingkungan Debian. Namun secara umum penggunaanya akan sama di distro Linux lainnya.

  1. Download Heimdall dan Heimdall Front-end.
    Heimdall pada dasarnya adalah tools yang dijalankan melalui terminal, namun si pembuatnya juga membuatkan antarmuka yang memudahkan penggunaan.
  2. Install kedua file tersebut dan panggil melalui perintah sudo heimdall-frontend
    Maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

    Heimdall

  3. Langkah berikutnya adalah membuat file .pit, yakni file yang menginformasikan layout partisi dari smartphone/tablet Android.
    1. Siapkan smartphone/tablet dalam mode download.
      Sebagai contoh, untuk tablet Samsung yang saya miliki, cara masuk ke mode ini adalah dengan cara menekan tombol power dan volume-down secara bersamaan, tahan terus hingga masuk dalam mode tersebut.
    2. Colokan kabel USB ke PC/Notebook.
    3. Pilih tab Utilities, klik Detect.
      Jika langkah dilakukan dengan benar, maka pada output akan tertulis Device Detected.
    4. Klik Save As pada bagian Download PIT, beri nama filenya, misalnya n5100.pit
    5. Lalu klik Download.
      Pada bagian output akan terlihat proses pembentukkan file PIT. Tunggu hingga proses selesai.
    6. File hasil dari proses inilah yang nanti akan digunakan untuk Flashing.
  4. Siapkan ROM yang akan di flash.
    Extract file ROM yang biasanya dalam bentuk ZIP sehingga akan terlihat beberapa file seperti pada gambar berikut

    Screenshot - 10152014 - 03:46:26 PM
    Catatan: Isi file ROM tidak selalu sama, tergantung jenis smartphone/tabletnya.

  5. Selanjutnya pilih tab Flash, lalu pilih file PIT yang tadi sudah dibuat.
    Dalam contoh diatas, file PIT adalah n5100.pit
  6. Setelah file PIT dipilih, maka tombol Add akan aktif. Klik tombol tersebut maka muncul pilihan Partition Name di sebelah kirinya. Pilih nama partisi lalu pilih file sesuai dengan nama partisinya.
  7. Klik kembali tombol Add, lalu pilih partisi dan file yang sesuai. Lakukan terus hingga semua file terpilih.


    Screenshot - 10152014 - 03:55:44 PM
    Catatan: Tidak selamanya semua partisi yang ada harus dipilih, tidak selamanya juga semua file harus dipilih.

  8. Setelah semua partisi dan file yang sesuai dipilih (sesuai kebutuhan), klik tombol Start dan tunggu hingga proses selesai.

Bagi saya, yang sudah pula mencoba Odin di Windows, penggunaan Heimdall jauh lebih praktis dan lebih minim risiko kegagalannya.


8 komentar untuk “Cara Menggunakan Heimdall”

  1. 1
    azizi
    berkomentar pada jam 4:12 pm
    tanggal 15 October 2014

    komen dulu ditinggalin, ntar coba klo dah balik kantor :D

  2. 2
    Arif
    berkomentar pada jam 4:39 pm
    tanggal 15 October 2014

    Gagal pertamax.

  3. 3
    Fahmi
    berkomentar pada jam 6:09 pm
    tanggal 15 October 2014

    Pengen nyoba. Izin bookmark om :)

  4. 4
    Catatan » Blog Archive » Upgrade SGT-N5100 ke KitKat
    berkomentar pada jam 7:05 pm
    tanggal 15 October 2014

    […] Cara Menggunakan Heimdall […]

  5. 5
    Henry
    berkomentar pada jam 1:37 pm
    tanggal 17 November 2014

    .

    ñïàñèáî çà èíôó!!

  6. 6
    Purnama
    berkomentar pada jam 11:56 pm
    tanggal 19 August 2015

    Catet dulu, nanti dicoba.
    info yg keren

  7. 7
    Lukmanul Hakim
    berkomentar pada jam 11:07 pm
    tanggal 29 April 2016

    Android itu Linux, dan Linux itu Open Source, sejak awal saya optimis, pasti ada cara untuk Flashing Device Android di Linux, dan yah memang benar,,, Samsung pakai Heimdall, Sony pakai FlashTool.

    Driver, dsb tidak perlu dipikirkan lagi, tinggal install paket heimdall-flash dan heimdall-frontend, jalankan pakai hak root. Beres.

    Sayangnya Device Android dari Vendor “tidak terkenal” seperti merk-merk lokal, dsb, Tool Flashingnya masih Under Windows. Kalau saya yang pengguna Linux ini, berarti gak bakal beli Device Android tersebut, yang tidak Linux Friendly.

  8. 8
    alat pemotong keripik kentang
    berkomentar pada jam 11:51 pm
    tanggal 28 October 2016

    Info dan tips yang berguna kang
    Alat pemotong keripik kentang


Isi Komentar