Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia akan memiliki warna kulit yang sama, agama yang hanya satu, tidak ada yang namanya negara, suku bangsa dan tidak ada perbedaan. Artinya Sang Khalik memang menghendaki adanya perbedaan. Perbedaan adalah hakekat penciptaan. Perbedaan itu indah.

Adang dan Nasi Goreng

Dikirim: December 31st, 2012 | Oleh: | Kategori: Agha, Makanan dan Minuman | 9 Komentar »

Agha sangat sering mengajak Pamannya menginap di rumah. Katanya agar dia bisa menemaninya bermain. Maka, salah satu Pamannya memutuskan untuk ikut saat Agha kami jemput dari rumah Kakek Neneknya di malam hari.

Saat perjalanan pulang, kami yang memang belum makan malam memutuskan untuk mampir di penjual nasi goreng langganan. Langganan nasi goreng yang juga disukai Agha.

“Dang,” panggil saya ke Adang. Adang adalah nama panggilan Agha kesalah satu Pamannnya. Sebuah panggilan khas di keluarga Minang yang berasal dari kata Mamak Gadang yang berarti Paman Besar. Jika Pamannya adalah saudara Ibu, disebutlah Mamak seperti hubungan Bunli, Bundanya Agha dengan Pamannya ini. Tapi jika Pamannya adalah saudara Ayahnya, dipanggilnya Bapak bukan Mamak. Sementara kata Gadang karena Pamannya masih punya adik namun bukan yang tertua.

Karena panggilannya bisa Bapak Gadang bisa pula Mamak Gadang, maka disederhanakan panggilannya menjadi Adang. Semacam standarisasi agar keponakannya tidak bingung memanggil Pamannya. 

“Kita makan nasi goreng dulu yuk.”

“Aku tadi sudah makan Mas,” jawab Adang kepada saya. Saya pun mengangguk dan melanjutkan perjalanan menuju penjual nasi goreng yang berada di kawasan Bintaro.

Setibanya di tempat penjual nasi goreng, seperti biasa kami akan memesan nasi goreng dengan spesifikasi yang sudah dihafal si penjual. Nasi goreng tanpa penyedap dan tanpa bawang goreng.

“Dang, bener nih nggak mau nasi goreng?” tanya saya mengkonfirmasi.

Adang terlihat berpikir sejenak, lalu akhirnya memutuskan untuk ikut memesan nasi goreng. Mungkin bau asap gorengan memanggil kembali seleranya untuk makan. “Boleh deh Mas, yang pedas juga boleh,” katanya sambil melongo keluar jendela mobil melihat penjual nasi goreng yang sibuk memasak pesanan pembeli.

Tak lama kami pun memanggil asisten penjual nasi goreng yang sedari tadi tampak sudah bersiap untuk dipanggil. “Biasa ya Bu? Nggak pakai vetsin dan bawang goreng,” katanya hafal setelah kami sepakat untuk memesan 4 piring nasi goreng.

“Kewnapa Adhang pesan nasi gowreng? Tadi katanya, Adhang uwdah makan?” tanya Agha tiba-tiba. Pertanyaan polos yang mengundang saya dan Bunli tertawa.

“Jleb jleb,” kata Adang sambil tertawa menyaksikan dirinya diberi pertanyaan yang menohok. “Aghaaaaaa,” katanya lagi lalu memeluk Agha yang duduk disebelahnya.

Terdengar Adang dan Agha bercakap-cakap. Adang berusaha menjelaskan duduk perkara sementara Agha mendengarkan dengan serius.

Entah berapa lama keduanya terlibat pembicaraan seru seputar mengapa Adang yang tadi mengatakan sudah makan tapi akhirnya memesan nasi goreng juga. Hingga sepertinya Agha mulai paham dan kami makan nasi goreng bersama di malam itu.


9 komentar untuk “Adang dan Nasi Goreng”

  1. 1
    Dropship Kosmetik HerbalNama (wajib diisi)
    berkomentar pada jam 4:29 pm
    tanggal 26 September 2013

    cerpen yang bagus

  2. 2
    obat keputihan untuk ibu hamil
    berkomentar pada jam 8:52 am
    tanggal 26 April 2014

    I really like it saya sangat suka itu !
    obat keputihan untuk ibu hamil

  3. 3
    Jasa Pindah Semarang
    berkomentar pada jam 2:49 pm
    tanggal 9 September 2014

    suka banget baca2 blog ini :), lucu baca cara ngomong agha yang masih polos dan udah sering ngelontarin pertanyaan2 yang susah dijawab orang dewasa

  4. 4
    Jay
    berkomentar pada jam 12:30 pm
    tanggal 24 October 2014

    .

    tnx for info!!

  5. 5
    Shane
    berkomentar pada jam 6:24 am
    tanggal 18 November 2014

    .

    ñýíêñ çà èíôó!

  6. 6
    Michael
    berkomentar pada jam 8:45 am
    tanggal 21 November 2014

    .

    tnx for info!

  7. 7
    Billy
    berkomentar pada jam 7:21 am
    tanggal 24 November 2014

    .

    good info!

  8. 8
    Angel
    berkomentar pada jam 10:02 am
    tanggal 28 November 2014

    .

    thanks for information!

  9. 9
    dustin
    berkomentar pada jam 2:21 pm
    tanggal 28 November 2014

    .

    ñïñ çà èíôó.


Isi Komentar