Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia akan memiliki warna kulit yang sama, agama yang hanya satu, tidak ada yang namanya negara, suku bangsa dan tidak ada perbedaan. Artinya Sang Khalik memang menghendaki adanya perbedaan. Perbedaan adalah hakekat penciptaan. Perbedaan itu indah.

Kurikulum Baru

Dikirim: December 19th, 2012 | Oleh: | Kategori: Diary | 2 Komentar »

Beberapa hari yang lalu saya iseng menelpon radio saat acara talkshow dengan narsum dari Diknas mengenai kurikulum baru. Kurikulum baru untuk anak SD yang disederhanankan ini ternyata terdiri dari pelajaran Agama, Matematik, Bahasa Indonesia, Kesenian, Olah raga dan (duh) Kewarganegaraan. Saya yang sedang ditengah kemacetan mendadak gatal ingin menelpon.

Saya telepon radio itu lalu saya katakan, bahwa sebenarnya pelajaran yang dibutuhkan itu hanya Matematika, IPA, IPS dan Agama.

Pelajaran bahasa Indonesia sebenarnya bisa dimasukkan di semua mata pelajaran. Artinya dalam semua mata pelajaran, bahasa Indonesia digunakan sekaligus sebagai pelajaran berbahasa yang baik dan benar.

Sementara kesenian dan olah raga dijadikan mata pelajaran tambahan dimana siswa boleh memilih, kesenian atau olah raga apa yang diminati. Minat siswa terhadap kesenian dan olah raga itu tidak bisa di wakili oleh satu mata pelajaran saja.

Terakhir, buang saya itu pelajaran Kewarganegaraan. Menurut saya tidak ada maanfaatnya sama sekali. Jika ingin membuat rasa bangga terhadap tanah air, maka buatlah hal itu dalam pelajaran sejarah. Kenalkan anak-anak dengan sejarah bangsa yang luar biasa. Lalu kenalkan pula mereka dengan beragam budaya yang ada di Indonesia untuk membangun kecintaan mereka terhadap bangsanya. Dan semua itu bisa masuk dalam pelajaran IPS.

Seusia saya bicara dan menutup telepon, beberapa penelpon terdengar berkomentar senada dan mendukung apa yang saya katakan. Lalu narsum Diknas itu pun berbicara standar. Katanya, ini baru wacana, dan justru itulah kami meminta pendapat masyarakat mengenai perubahan kurikulum ini.

Aiiiihh negeri ini. Susah sekali membuat pendidikan yang sederhana. Apa karena diatas kesederhanaan akan ada proyek yang ditutup?


2 komentar untuk “Kurikulum Baru”

  1. 1
    harold
    berkomentar pada jam 9:38 pm
    tanggal 25 November 2014

    .

    good!

  2. 2
    Leo
    berkomentar pada jam 9:57 pm
    tanggal 28 November 2014

    .

    áëàãîäàðñòâóþ!!


Isi Komentar