Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia akan memiliki warna kulit yang sama, agama yang hanya satu, tidak ada yang namanya negara, suku bangsa dan tidak ada perbedaan. Artinya Sang Khalik memang menghendaki adanya perbedaan. Perbedaan adalah hakekat penciptaan. Perbedaan itu indah.

Tolak Rancangan Peraturan Menteri

Dikirim: February 13th, 2010 | Oleh: | Kategori: Spesial | 30 Komentar »

Semula saya senang mendengar beberapa hal penting yang perlu diketahui oleh masyarakat umum sebagai pembuka dari Sikap Kementrian Kominfo Dalam Menyikapi Peningkatan Maraknya Penyalah-Gunaan Layanan Internet. Diantaranya Kementrian Kominfo sepakat bahwa:

  • Tidak ada lagi kamus atau niat bagi Kementerian Kominfo dan para mitra kerja untuk surut dalam pengembangan ICT meski ada gejala penyalah-gunaan internet
  • Jejaring sosial tersebut pada dasarnya positif kehadirannya karena banyak manfaatnya dibanding mudaratnya. Bahwasanya kemudian ditemu-kenali adanya kriminalitas melalui Facebook , maka hal itu bukan karena Facebook -nya, tetapi karena adanya pihak yang memiliki motivasi negatif yang menggunakannya.
  • Karena sebelum adanya layanan internet pun hal-hal negatif seperti tersebut di atas sudah marak berkembang di tengah masyarakat sesuai dengan kondisi kesejarahan peradaban masyarakat, karena pada hakekatnya tehnologi itu netral dan sangat tergantung pada tujuan penggunaannya.
  • Apresiasi kepada sejumlah mitra kerja, yang sesungguhnya sudah berusaha untuk melakukan upaya self filtering , sebagaimana suatu sistem (yang disebut DNS Nawala) yang sudah dikembangkan oleh Awari.
  • Kampanye Internet Sehat dan Aman
  • Kementerian Kominfo akan terus melakukan filtering terhadap konten internet yang diduga bertentangan dengan ketentuan yang berlaku, namun dengan cara yang elegan, cepat, koordinatif dan sistematis secara terus menerus. Untuk itu, panduan internet sehat yang dikembangkan oleh ICT Watch bersama Kementerian Kominfo akan disebar-luaskan semakin banyak.
  • Kementerian Kominfo menyadari, bahwa orang tua memegang peranan penting dalam memberikan panduan bagi anak-anak untuk memanfaatkan layanan internet secara parental guidance

Dari butir-butir tersebut maka jelas terlihat bahwa Kementrian Kominfo telah memahami hakekat dari kegiatan berinternet. Namun halaman tersebut rupanya belum selesai, halaman ini cukup panjang sehingga akhirnya kita semua bisa membaca bahwa ada sesuatu yang perlu dicermati dengan segera, yakni Rancangan Peraturan Menteri Kominfo tentang Konten Multimedia. Sesuatu yang ternyata bertentangan dengan beberapa hal penting yang perlu diketahui oleh masyarakat umum yang telah dituliskan di awal halaman.

Rancangan Peraturan Menteri ini dipublikasikan tanggal 11 Pebruari 2010 s/d 19 Pebruari 2010 dengan tujuan meminta Tanggapan, komentar, kritik, saran dan perubahan terhadap substansi rancangan. Apakah waktu 9 hari ini cukup untuk meminta tanggapan, komentar, kritik, saran dan perubahanan? Apalagi publikasi ini pun kelihatannya tidak banyak diketahui masyarakat.

Dampaknya terhadap mereka yang termasuk sebagai Penyelenggara

Rencana Peraturan Menteri (untuk selanjutnya disebut RPM) lebih banyak mengatur hal-hal sehubungan dengan mereka yang disebut atau didefinisikan sebagai penyelenggara sesuai dengan pasal 1 ayat 1: 1.Penyelenggara Jasa Multimedia, yang selanjutnya akan disebut Penyelenggara, adalah penyelenggara jasa Telekomunikasi yang menawarkan layanan berbasis Teknologi Informasi, meliputi jasa akses Internet, penyelenggara jasa interkoneksi Internet, penyelenggara jasa Internet teleponi untuk keperluan publik, penyelenggara jasa sistem komunikasi data, atau penyelenggara jasa Multimedia lain yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Namun, pemerintah lupa (atau bahkan tidak tahu atau pura-pura tidak tahu) bahwa penyelenggara yang dimaksud lebih banyak berada di luar kekuasaan hukum Indonesia. Sebut saja Facebook, WordPress, Blogspot, Flickr, Google, Twitter, Plurk dan masih banyak lagi. Di samping itu, tak terhitung banyaknya para blogger yang menghostingkan webnya di server-server luar (contohnya blog saya ini). Apakah pemerintah mampu memberikan sanksi kepada mereka? Kalau tidak mampu maka yang dikhawatirkan banyak pihak akhirnya terjadi, yakni pemerintah akan melakukan penyaringan terhadap para penyelenggara tersebut.

Dampak hal ini pun tidak berhenti hingga disini. Para penyelenggara lokal pun harus turut merasa khawatir karena mereka diwajibkan untuk memantau seluruh konten layanan yang dimuat (Pasal 8). Apa nasib yang akan terjadi dengan Politikana, Blog Detik, Dag Dig Dug, Kronologger, Ngecap dan lainnya?

Lebih berat lagi ketika RPM dengan Pasal 9 ayat 2 menyebutkan: Penyelenggara dilarang membuat aturan penggunaan layanan yang menyatakan bahwa Penyelenggara tidak bertanggungjawab atas penyelenggaraan jasanya yang digunakan untuk memuat, mendistribusikan, mentransmisikan, membuat dapat diaksesnya, dan/atau menyimpan Konten Multimedia. Dimana koensekuensi dari penerapannnya ada di pasal 9 ayat 3: Penyelenggara wajib melakukan pemeriksaan secara rutin mengenai kepatuhan Pengguna terhadap aturan penggunaan layanan Penyelenggara. Sanggupkah pihak penyelenggara melakukan ini?

Selanjutnya sehubungan dengan pasal 8 dan tentu juga sebagai konsekuensi pasal 9 ayat 2, penyelenggara harus memiliki sistem elektronik untuk melakukan penyaringan tersebut dan wajib memastikan bahwa sistem tersebut andal dan aman. Saya pikir ini sangat berlebihan, karena hingga saat ini tidak ada satu pun teknologi penyaringan yang bisa bekerja dengan sangat baik. Jika Anda pengguna WordPress, maka Anda akan melihat bagaimana sulitnya mengatasi komentar-komentar spam yang sering masuk, kadang benar bisa menangkap, kadang ada beberapa yang lolos bahkan yang celaka adakalanya salah tangkap.

Saya khawatir RPM ini akan banyak membunuh penyelenggara konten lokal yang sudah sangat berkembang saat ini :(

Dampak bagi mereka yang termasuk Pengguna

Pengguna menurut RPM pasal 1 ayat 12 adalah: Pengguna Jasa Multimedia, yang selanjutnya akan disebut Pengguna, adalah orang yang memuat, mengubah, mengakses, menyimpan, mendistribusikan, mentransmisikan, dan/atau membuat dapat diaksesnya Konten. Jadi blogger, tweeps, plurker, flicker bahkan pengguna yahoo messenger, skype dan lainnya adalah termasuk dalam definisi pengguna.

Pengguna dalam hal ini pun tidak luput akan menjadi obyek jika RPM ini diberlakukan, yakni jika pengguna memuat konten yang menurut Peraturan Mentri ini merupakan konten yang terlarang. Seperti apa yang dilarang? Silakan Anda baca RPM nya agar lebih jelas. Dan jangan lupa, anonymous tidak diperkenankan karena alam pasal 9 ayat 1.b disebutkan: keharusan bagi Pengguna untuk memberikan informasi yang benar dan akurat mengenai identitas dan kontaknya saat mendaftar.

Terkadang saya heran dengan Kemenkominfo ini. Apakah mereka melakukan konsultasi dengan para praktisi Internet ketika merumuskan Rancangan Peraturan Menteri ini? Kalau iya, siapa praktisi tersebut?

Akhir kata …

Saya berpikir bagaimana semua ini bisa dilakukan dan diawasi? Hanya Tuhan yang bisa melakukan ini semua dengan sempurna sebagaimana Tuhan mengawasi kehidupan di muka bumi ini. Mari kita tolak RPM ini agar Internet Indonesia tetap merdeka dan berkembang sesuai dengan keinginan masyarakat pengguna internet.

Link terkait:
www.facebook.com/tolakrpmkonten
www.tentukan.com/dukungan/dukung_penolakan_rpm_konten_multimedia


30 komentar untuk “Tolak Rancangan Peraturan Menteri”

  1. 1
    sufehmi
    berkomentar pada jam 5:12 pm
    tanggal 13 February 2010

    Ini berbahaya sekali karena bisa membunuh penyedia layanan konten lokal.

    Malah bisa kena Depkominfo sendiri – contoh: di kardus.web.id, milik Depkominfo, tadi saya lihat ada konten Spongebob, ini melanggar HAKI.

    Yang lebih pas adalah mewajibkan penyedia konten lokal untuk menyediakan layanan pelaporan konten terlarang DAN menindaklanjuti laporan yg masuk (apapun bentuknya).

    Sekedar urun rembug saya :)

  2. 2
    Andy MSE
    berkomentar pada jam 6:06 pm
    tanggal 13 February 2010

    OOT aja ah…
    saya pengguna Ubuntu, jadi nggak pake RPM, hihihi…. *tapi mandriva-ku gimana ya??? pake tar.gz atau tar.bz???*

  3. 3
    jimmy
    berkomentar pada jam 7:08 pm
    tanggal 13 February 2010

    aturan yang aneh dan tidak masuk akal.. lagi2 kebebasan mau dikekang :(
    .-= jimmy´s last blog ..Prison Break – Tamat =-.

  4. 4
    suryaden
    berkomentar pada jam 9:19 pm
    tanggal 13 February 2010

    lebih baik ngurus konten pertambangan yang jelas-jelas keliatan dan dijual tanpa ketahuan, daripada ngrecokin kepentingan dan kebebasan warga untuk berekspresi. Kalo orang baru sial, ya beli permen aja dapat yang pait kok

  5. 5
    Pojok Pradna
    berkomentar pada jam 10:44 pm
    tanggal 13 February 2010

    (doh) komen adalan saya dah diambil kang Andy :D

    lama-lama prakteknya bakal seperti ini :

    “pembuat konten (termasuk chat via YM,dll) wajib lapor. Setelah disetujui, baru boleh diterbitkan”.

    bakal sibuk banget tuh Departemen Penerangan…eh, Departemen Kominfo
    .-= Pojok Pradna´s last blog ..Undangan Kepada Blogger Banyumas =-.

  6. 6
    andri
    berkomentar pada jam 1:52 am
    tanggal 14 February 2010

    Kok malah berbenturan lagi dengan acara yang digelar sebelumnya tentang konten lokal ya?

    Sebelumnya kemenkominfo menggelar acara urun rembug untuk menggairahkan konten lokal, pada diskusi tersebut jelas-jelas pemerintah (dalam hal ini kemenkominfo) menginginkan konten lokal agar mendapat perhatian pengguna internet indonesia yang jumlahnya semakin bertambah.

    Lha kalo begini… Apa ngga sama aja kepalanya dilepas, tapi buntutnya ditahan?
    .-= andri´s last blog ..Membuat dan Menulis ISO CD / DVD Melalui Terminal Linux =-.

  7. 7
    ocha
    berkomentar pada jam 1:57 am
    tanggal 14 February 2010

    negeri ini sebenernya negeri demokratis liberal atau sosialis komunis, sih? [-( kebebasan berpendapat yang dimiliki masyarakat demokratis itu seperti semakin jauh dari rakyat Indonesia.

    pertanyaan saya : seberapa jauh pemerintah nantinya akan bisa bertahan dengan peraturan sinting macam ini? dan siapa yang akan membiayai praktek pengawasan di lapangan? hutang lagi? 8-|

    *bersihin tank fishville bang riyo & bunli* :P
    .-= ocha´s last blog ..Relevansi Antara Hak & Kewajiban =-.

  8. 8
    gadgetboi
    berkomentar pada jam 5:35 am
    tanggal 14 February 2010

    ngelawak nich menteri … :( bukanya mikirin gimana cepat-cepat beralih ke opensource layaknya pemerintahan malingsia yang sekarang sudah 95 persen OSS di instansi pemerintah, eh .. malah meributkan pepesan kosong! kopper dommeh …
    .-= gadgetboi´s last blog ..LinuxMint 8: Helena Edisi KDE =-.

  9. 9
    syuaip
    berkomentar pada jam 9:12 am
    tanggal 14 February 2010

    rpm konten adalah bentuk implementasi e-government di Indonesia… yaitu pembisuan rakyat melalui teknologi..

    ;P

  10. 10
    bee
    berkomentar pada jam 11:54 pm
    tanggal 14 February 2010

    Jaman Soeharto lagi neh…pake Proxy dah….
    .-= bee´s last blog ..Memorandum from Adbrite..!! =-.

  11. 11
    waterbomm
    berkomentar pada jam 8:47 am
    tanggal 15 February 2010

    kalo komen disini, harus pake 1 field lagi, yaitu nomor ktp :|

  12. 12
    Zaiful Anwar
    berkomentar pada jam 9:53 pm
    tanggal 16 February 2010

    Lama-lama bisa jadi gaptek ne….

  13. 13
    nomor KTP 354/765L 2658
    berkomentar pada jam 12:10 pm
    tanggal 17 February 2010

    ini RPM penerangan atw RPM kominfo ??????

  14. 14
    Andy MSE
    berkomentar pada jam 6:45 am
    tanggal 18 February 2010

    saya tertarik dengan quote terakhir…
    jangan-jangan pemerintah cuma berkonsultasi dengan pakar t….. ah sudahlah!…

  15. 15
    Irwin
    berkomentar pada jam 12:50 am
    tanggal 19 February 2010

    hehehehe “niat baik” yang tidak tersampaikan dengan baik dan kurang komunikasi dan pengertian.

  16. 16
    Yori VT
    berkomentar pada jam 6:07 pm
    tanggal 21 February 2010

    akhir2 ni banyak keputusan yang di ambil tanpa berpikir ya..
    ujung2 nya malah malu sendiri..

    entahlah.. karna memang g ngerti ato pura2 gak ngerti..
    tapi tren pejabat indonesia gitu.. (ops.. bisa ditangkap aq nih.. ^.^)
    .-= Yori VT´s last blog ..Advantages of Online Horse Racing =-.

  17. 17
    marsudiyanto
    berkomentar pada jam 6:20 am
    tanggal 25 February 2010

    Ikod komentarnya Pak Andy MSE…
    (meski saya belum pakai Linux)… :D

    Makasih buat Mas Riyo yang telah ngobrol semalaman bersama saya dengan mediator dari Solo…

  18. 18
    tommy
    berkomentar pada jam 5:58 am
    tanggal 1 March 2010

    parah!

    Terkadang saya heran dengan Kemenkominfo ini. Apakah mereka melakukan konsultasi dengan para praktisi Internet ketika merumuskan Rancangan Peraturan Menteri ini? Kalau iya, siapa praktisi tersebut?

    ia nih, siapa kira-kira ya ?
    .-= tommy´s last blog ..Mirror Sourceforge Indonesia Hilang =-.

  19. 19
    Executive Suites New York
    berkomentar pada jam 8:40 pm
    tanggal 27 April 2010

    What language is this? I don’t know it.

  20. 20
    atics
    berkomentar pada jam 2:05 pm
    tanggal 17 June 2010

    harus adil pemerintah, jangan sampe punya blogger diblok di sharing gara2 terkena RPM, tapi konten mereka bisa dengan bebas berkeliaran…

    harusnya diadakan dialog dahulu dengan praktisi2 blogger dan internet , atau sudah mungkin ? tapi dengan praktisi yang kurang bisa dipegang kredibilitasnya :(
    .-= atics´s last blog ..RIM Blackberry screening PIN spreading porn videos Ariel and Luna =-.

  21. 21
    sewa mobil di bali
    berkomentar pada jam 9:25 am
    tanggal 18 June 2010

    akhir2 ni banyak keputusan yang di ambil tanpa berpikir ya..
    ujung2 nya malah malu sendiri..

    entahlah.. karna memang g ngerti ato pura2 gak ngerti..huhuh,,,,thanks to info ya,,,

  22. 22
    Hanrian
    berkomentar pada jam 1:35 pm
    tanggal 28 December 2010

    pemerintah mah suka cari obyekan…biar ke isi terus kantong’a

  23. 23
    Sewa Mobil Bandung
    berkomentar pada jam 1:44 pm
    tanggal 15 April 2011

    pemerintah kan penegn tenar juga ,, klo g gitu gada dhonk yng nyasar ke blogg pemrintar punya….

  24. 24
    mediashare
    berkomentar pada jam 8:00 am
    tanggal 18 December 2011

    paraaah sumpaah..
    dasaaar pemerintah

  25. 25
    Info Terbaru
    berkomentar pada jam 7:30 pm
    tanggal 29 November 2012

    wah sangat menarik infonya Sob :D

  26. 26
    Lintas Harian
    berkomentar pada jam 7:31 pm
    tanggal 29 November 2012

    makasih infonya Mas ^_^

  27. 27
    Blog SEO Dofollow
    berkomentar pada jam 7:32 pm
    tanggal 29 November 2012

    Thankss Sob :D
    Kunjungan Balik

  28. 28
    Indo Prediksi
    berkomentar pada jam 7:33 pm
    tanggal 29 November 2012

    wah menol rancangan apaa nih sob Hehehe

  29. 29
    william
    berkomentar pada jam 11:48 am
    tanggal 22 November 2014

    .

    ñïàñèáî çà èíôó.

  30. 30
    Seth
    berkomentar pada jam 6:33 am
    tanggal 24 November 2014

    .

    tnx!!


Isi Komentar