SERIS: Sistem SMS Untuk Pengiriman Hasil Perolehan Suara Pilpres 2009
Dikirim: July 11th, 2009 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Diary | 15 Komentar »Alhamdulillah, akhirnya saya bisa menulis kembali blog Catatan ini setelah melewati berbagai kesibukan tetek bengek sehubungan dengan pembangunan SERIS. SERIS (SMS Election Result Information System) adalah sistem yang kami buat untuk mewujudkan sistem pemilu yang cepat, aman, mudah, murah dan transparan. Tentu dengan berbagai keterbatasan yang kami miliki, khususnya keterbatasan di sisi non-teknis sehingga sistem ini pada akhirnya hanya bisa kami lempar ke publik sebagai Pilot Project. Artinya, meskipun sistem berjalan mulus namun hasilnya belum bisa dijadikan hasil resmi dari KPU mengingat jumlah TPS yang berhasil kami kumpulkan hanyalah sekitar 104 ribu dari lebih 450 ribu TPS yang tersebar di Indonesia. Itu pula sebabnya kami menyertakan disclaimer yang sayangnya tidak terlalu dilirik banyak pengujung ketika melihat hasil perolehan suara tersebut di halaman Tabulasi Nasional KPU.
Disclaimer tersebut bertuliskan:
Indonesia:
Situs ini adalah Tabulasi Nasional milik KPU dengan menggunakan teknologi SMS untuk menayangkan hasil perhitungan dari KPPS. Sebagai catatan, hanya KPPS yang telah terdaftar yang bisa berpartisipasi. Data dasar pada situs ini adalah bersifat sementara dan BUKAN hasil perhitungan resmi, mengingat perlu dilakukan proses verifikasi lebih lanjut. Data dasar yang sementara ini tidak mewakili hasil resmi Nasional.Dengan menggunakan situs ini, Anda berarti telah menerima dan memahami pernyataan (disclaimer) ini dan setuju untuk membebaskan dan tidak menuntut tanggung jawab KPU atas penyalahgunaan, penggunaan dan/atau penyebaran data/informasi iniEnglish:
This is KPU’s National Tabulation based on SMS technology to retrieve election result from KPPS. Note that, only those KPPS that have pre-registered are able to participate.The raw data on this site is preliminary and is NOT official since has to follow certain verification procedure. This preliminary data is in no way considered representative of national or official result. User hereby acknowledges receipt and understanding of this disclaimer and agrees to hold the KPU harmless and not liable for any use or for any further dissemination of this data
Ide awal sistem ini sebenarnya adalah bagaimana hasil perolehan suara di TPS bisa sampai secepat-cepatnya ke Pusat Tabulasi Nasional dengan aman dan bisa dipertanggungjawabkan. Dengan melihat kondisi Indonesia sebagai negara kepulauan yang luas dan infrastruktur yang ada, maka SMS adalah pilihan yang sulit dicari tandingannya guna mengimplementasikan ide tersebut.
Mulanya saya menginginkan agar setiap TPS memiliki kartu GSM khusus yang disebar ke selurub TPS di Indonesia. Namun karena berbagai kendala, khususnya masalah tenggat waktu yang terlalu mepet akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan keycode sebagai kunci bagi setiap KPPS agar bisa melakukan pengiriman dari kartu mereka masing-masing (tidak menggunakan kartu khusus). Tentu karena kami bekerja sama dengan Telkomsel, maka kartu yang bisa melakukan pengiriman hanyalah kartu dari jaringan Telkomsel.
Sekedar untuk diketahui, SERIS kami buat dalam waktu 2 minggu dengan team minimalis sebanyak 7 orang menggunakan budget yang relatif murah. Murah karena kami memanfaatkan 100% opensource dan menggunakan 7 server rakitan. Namun murah bukan berati murahan, karena sistem kami terbukti mampu mengumpulkan perolehan suara sebanyak 18 juta lebih dalam hitungan jam! Rasanya belum ada satu pun sistem IT perolehan suara KPU yang bisa melakukan rekor pengumpulan suara sebanyak ini dalam hitungan jam
![]()
Keycode yang kami buat sebanyak TPS yang ada disebarkan ke seluruh Kabupaten/Kota dengan bantuan tim Helpdesk dari KPU. Tentu harapan dari kami adalah keycode tersebut segera tersebar dari kabupaten kota ke masing-masing KPPS. Sayang kelihatannya penyebaran keycode ini tidak terlalu berhasil sehingga pada akhirnya kami hanya menerima registrasi dari sekitar 104 ribu TPS saja. Artinya, kami hanya akan menerima rekap dari sekitar 104 ribu TPS saja pada hari Pemilihan Presiden. Kami tidak akan pernah menerima rekap perolehan suara lebih dari
Keberhasilan Pilot Project SERIS mengimplementasikan ide agar KPU memiliki sistem pengiriman perolehan suara yang cepat, aman, mudah, murah dan transparan tidak lepas dari berbagai dukungan. Oleh sebab itu, kami ucapkan terimakasih kepada:
- Seluruh pengurus KPUD Kabupaten/Kota yang telah ikut serta mendukung SERIS sebagai Pilot Project dengan melakukan registrasi dan mengirimkan hasil rekap di TPS melalui SMS. Tanpa mereka tidak akan pernah terbukti bahwa sistem ini akan bisa/layak digunakan.
- Tim IFES Indonesia atas dukungannya yang luar biasa. Merekalah yang membantu kami meyakinkan KPU untuk menggunakan SERIS sebagai Pilot Project. Mereka pula yang menghibahkan dana untuk pembuatan sistem ini.
- KPU sebagai instansi yang telah memberikan kepercayaan kepada kami sebagai tenaga ahli khusus untuk membuat dan mengimplementasikan SERIS. Kami tidak akan pernah lupa atas kunjungan pak Azis selaku anggota KPU untuk mengucapkan terimakasih atas jerih payah yang telah kami lakukan.
- Telkomsel atas penyediaan infrastruktur jaringan selular dan tenaga ahli yang dipersiapkan untuk membantu kami membangun SERIS. Tanpa mereka sistem kita tidak akan pernah bisa terealisasi.
- Kepada 6 kawan saya yang berperan dalam pembuatan SERIS. Mereka telah bekerja keras untuk membuat SERIS menjadi nyata. Mengerahkan segenap kemampuannya dan bekerja dengan team work yang solid sehingga bisa menyelesaikan SERIS dalam waktu 2 minggu. Luar biasa! Salut, tanpa kalian semua, SERIS tidak akan pernah ada
Mereka adalah Abdullah Andi Koro (Network Administrator), Digit Oktavianto (System Administrator), Harry Sufehmi (Technical Team Supervisor), Johan Rukmana (Web Designer), Rizki Nanda Agam (System Administrator), Wibisono Sastrodiwiryo (Senior Developer), Yanmarshus Bachtiar (Quality Assurance).
- Linux (Ubuntu), MySQL, PHP, Nginx, HProxy dan semua software OSS yang ikut serta di SERIS.
Link terkait:
System SMS Pemilu Pilpres 2009: 100% Powered by Opensource
SERIS Behind The Scene
Foto-foto SERIS Developer
sebenarnya banyak yang ingin saya ceritakan mengenai berbagai hal dibalik pembuatan SERIS ini, khususnya kendala non teknis yang kami alami, namun belum tepat rasanya melihat kondisi dan situasi saat ini. Saya akan ceritakan (nanti) ketika situasi dan kondisi sudah memungkinkan.
Technical Team Supervisor
berkomentar pada jam 12:55 pm
tanggal 11 July 2009
way to go, cak
eh ditunggu bahasan teknisnya yah
terutama optimalisasi setingan di masing2 aplikasi fos yang digunakan itu.
berkomentar pada jam 12:55 pm
tanggal 11 July 2009
Wahhh… cuma bisa ngucapin : Selamat buat mas Riyo, atas SERISnya. Akhirnya pilpres dah selesai, mudah-mudahan sedikit demi sedikit CBIS bisa dipercaya secara utuh merata sama Negeri ini…
Kadang sedih juga, bangun sistemnya dah berdarah-darah, tapi diujung implementasinya diragukan (pengalaman pribadi saya belum lama)
Bravo IT di Indonesia
.-= ãñÐrî ñâwáwï ´s last blog ..Review HP iPAQ 612 =-.
berkomentar pada jam 7:35 pm
tanggal 12 July 2009
SERIS (SMS Election Result Information System)…
Sebelumnya, selamat kepada mas Abdullah Andi Koro, Digit Oktavianto, Harry Sufehmi, Johan Rukmana, Riyogarta, Rizki, Wibisono Sastrodiwiryo dan Yanmarshus atas keberhasilan mereka membangun pilot project sistem informasi hasil pemilu yang handal. Ini b…
berkomentar pada jam 12:26 am
tanggal 15 July 2009
Ijin Copas, punya Pak harry udah gw copas, ini juga, wibi juga, pas kan, ada 3 part. kekekekeke
berkomentar pada jam 6:47 pm
tanggal 16 July 2009
Saya baru tahu siapa saja yang berusaha dengan keras untuk mewujudkan PEMILU Presiden yang berkualitas, jujur, adil. Semoga saja, proyek SERIS ini bisa terus digunakan pada perhelatan skala yang lebih kecil seperti Pilkada.
Yang lebih penting lagi menurut saya, Pendataan Penduduk.
Sehingga tidak ada lagi kasus pemilih ganda dan lain sebagainya.
Banyak rekan saya yang terpaksa golput karena mereka berdinas di pelosok negeri ini. Keputusan KPU yang menerapkan KTP + KK, belum mengakomodir rekan saya yang jauh dari keluarga.
.-= mautauaja´s last blog ..PROBLEM SOLVED !!! =-.
berkomentar pada jam 8:14 am
tanggal 18 July 2009
salut.
.-= gunawan´s last blog ..Upgrade to WordPress 2.8 =-.
berkomentar pada jam 10:22 am
tanggal 21 July 2009
Salut mas, dua jempol buat tim. Pernah kepikiran untuk menjual sistem ini ke luar negeri? Mungkin aja di pinggirkan di negeri sendiri tapi di hargai di negeri orang…
berkomentar pada jam 4:09 pm
tanggal 22 July 2009
Semoga di masa mendatang SERIS bisa serius dijadikan standar dalam pemilihan umum…
.-= Andy MSE´s last blog ..Shiretoko… oh Shiretoko… =-.
berkomentar pada jam 4:10 pm
tanggal 22 July 2009
artikel sesudah ini (yang password protected) kapan dibuka untuk umum ya???
.-= Andy MSE´s last blog ..300 =-.
berkomentar pada jam 12:19 am
tanggal 23 July 2009
[...] Ubuntu namanya menjadi Shiretoko 3.5.1), saya kembali mendapatkan kabar mengenai SwiftFox dari mas Riyogarta di sana, yang kata kabar tersebut lebih maknyus. Jujur saja, saya agak kurang sreg dengan Firefox [...]
berkomentar pada jam 4:12 pm
tanggal 26 July 2009
Bro, mekanismenya gimana? Apa harus daftar no TSEL dulu atau pake STK or yang laen? Trus diverifikasi sama siapa bahwa itu bener2 sms dari “yang berhak mengirimkan sms”? Trus apa sudah mencantumkan persetujuan saksi? Maaf yah bro rada bingung2 neh :-)
berkomentar pada jam 11:08 pm
tanggal 26 July 2009
@tazlucu
Harus daftar dulu sepengetahuan KPUD.
berkomentar pada jam 12:41 am
tanggal 10 October 2009
Kapan passwordnya dibuka? Dah aman nih….
Pembahasan di sisi teknisnya lebih mendalam dong biar kami ikut belajar
berkomentar pada jam 9:06 am
tanggal 20 October 2009
ditunggu dibabar bahasan teknisnya mas..
berkomentar pada jam 9:40 am
tanggal 30 September 2010
[...] Ubuntu namanya menjadi Shiretoko 3.5.1), saya kembali mendapatkan kabar mengenai SwiftFox dari mas Riyogarta di sana, yang kata kabar tersebut lebih maknyus. Jujur saja, saya agak kurang sreg dengan Firefox [...]