Dikirim: March 18th, 2009 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Diary, Gamitra | 23 Komentar »
Sebenarnya sudah ingin ditulis dari kemarin, hanya fotonya baru kemarin ini di transfer ke notebook dari kameranya. Jadi ceritanya, anak kami Muhammad Gamitra Aqilafathi lahir tanggal 9 Maret 2009 jam 11:40. Sementara Irdina Kaisah Nurfitri, sepupunya Agha lahir tanggal 11 Maret 2009 jam 09:40. Apa yang menarik dari dua saudara sepupu ini? Yang menarik adalah angka lahirnya yang ternyata cantik. Yang satu tanggal 9 jam 11:40 dan yang satunya lagi tanggal 11 jam 9:40, beda posisi angak 9 dan 11 nya saja.

Nah, ini foto mereka berdua dengan ‘jubah’ pemberian kakek dan neneknya. Ah, ngimpi apa ya kakek dan nenek tahun ini mendapat 2 cucu dengan selisih waktu 46 jam
Dikirim: March 9th, 2009 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Gamitra, Spesial | Tags: Gamitra | 50 Komentar »
Yup, tepat jam 11.40 tanggal 9 Maret 2009, Riyo’s Junior lahir dengan nama Muhammad Gamitra Aqilafathi. Lahir dengan berat 3.35 Kg dan panjang 48 cm di Rumah Sakit Ibu dan Anak Yadika Jl. Ciputat Raya no. 5 dalam keadaan sehat. Tiga lilitan tali pusar pada lehernya mengharuskan Agha –begitulah panggilan anak kami– harus dikeluarkan melalui bedah caesar.

Muhammad nama depan putera pertama kami diambil dari nama rasul kami yang hari lahirnya tepat dirayakan hari ini, Maulid Nabi. Nama tengah, Gamitra, merupakan singkatan dari Riyogarta Yuliazmi Putra. Dan nama belakang, Aqilafathi merupakan gabungan dua buah kata dalam bahasa arab yakni Aqil dan Fathi. Aqil berarti cerdas dan bijak, sementara Fathi berarti pembuka atau pionir. Jadi kurang lebih, Muhammad Gamitra Aqilafathi berarti Putra kami, Riyogarta dan Yuliazmi, sebagai pembuka yang cerdas dan bijak yang tentu insya Allah memiliki sifat-sifat terpuji dari Muhammad SAW. Sementara Agha, nama panggilan pendek dari anak kami, berarti pemimpin.
Selamat datang Muhammad Gamitra Aqilafathi.
Link terkait:
Alhamdulillah, Muhammad Gamitra Aqilafathi sudah lahir sehat
Baca Selengkapnya »
Dikirim: March 8th, 2009 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Ubuntu | 84 Komentar »
Banyak orang yang bertanya kepada saya sebagai eks 100% pengguna Windows kok bisa pindah menjadi 100% pengguna Linux Ubuntu. Yang menjadi pertanyaan sebenarnya adalah kok gak bisa? Karena yang sebenarnya tidak bisa itu –menurut saya– adalah 100% pengguna Linux pindah menjadi 100% pengguna Windows
Kalau pengguna Windows menjadi pengguna Linux itu sih biasa, sama sekali tidak susah. Yang sulit itu adalah pengguna Linux pindah menjadi pengguna Windows. Tidak percaya? Tanya saja kepada mereka yang sudah terbiasa menggunakan Linux sebagai satu-satunya OS yang digunakan
Baca Selengkapnya »
Dikirim: March 8th, 2009 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Diary | 6 Komentar »
Pemilu tinggal 35 hari lagi saat Blog Para Caleg Indonesia akhirnya diluncurkan resmi oleh KPU. Blog ini sendiri adalah hasil kerjasama antara IFES Indonesia dan KPU. Sayang Blog yang saya usulkan sejak tahun kemarin ini baru diluncurkan beberapa hari yang lalu. Padahal beritanya sudah keluar sejak pertengahan bulan Desember 2008, hanya entah kenapa semua yang mudah menjadi sulit ketika harus berhadapan dengan KPU. Peluncuran Blog Para Caleg Indonesia yang sering kali diundur ini pada akhirnya diselipkan dalam acara peresmian perangko pemilu –ini pun nyaris diundur kembali.
Calegku.Info pada dasarnya bertujuan membantu mereka para Calon Legislatif untuk memperkenalkan dirinya, memaparkan visi dan misinya menjadi wakil rakyat, juga sepak terjangnya selama ini dalam membantu perbaikan kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini terlihat akan lebih elegan dan lebih berdampak positif dibandingkan hanya membuat poster dan baliho yang (maaf) merusak pemandangan kota. Hal lainnya yang bisa diperoleh oleh mereka adalah kepastian yang mungkin datang dari masyarakat pengguna internet, kepastian untuk dipilih karena kejelasan atau mungkin juga bisa tidak terpilih karena terlihat ketidakjelasannya.
Baiklah, meskipun terbilang telat, mudah-mudahan peluncuran Calegku.Info bisa diambil hikmahnya. Kalau pun kurang maksimum digunakan saat ini, paling tidak bisa menjadi contoh untuk pemilu berikutnya. Ada baiknya para caleg membuat blog dan belajar menuliskan pemikirannya kedalam bentuk tertulis, bahkan ketika nanti dirinya telah terpilih menjadi legislatif. Masak sih Indonesia gak punya Politisi 2.0 ?
Dikirim: March 1st, 2009 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Diary | 44 Komentar »
Satu dari Resolusi 20091213 insya Allah akan saya jalankan, yakni menghentikan kebiasaan saya untuk merokok. Jadi terhitung sejak tanggal 1 Maret 2009 saya berniat untuk berhenti merokok secara total untuk selamanya. Hal ini saya lakukan dengan 4 alasan utama. Pertama adalah isu kesehatan, karena biar bagaimana pun tidak merokok adalah lebih sehat dibandingkan merokok, dan saya sudah tahu ini sejak saya merokok
. Kedua, tentu ingin membuat istri saya makin sayang hehehe
. Ketiga adalah keinginan saya melihat Riyo’s Junior –yang insya Allah lahir di pertengahan bulan ini– menjadi manusia yang tidak merokok, tentu saya sebagai orang tuanya harus memberi contoh
Dan yang terkahir, keempat adalah keinginan saya untuk mengajak bapak mertua dan kakak serta adik-adik saya untuk meninggalkan kebiasaan merokok. Mudah-mudahan dengan melihat saya berhenti, mereka pun terpanggil untuk ikut berhenti merokok.
Berhenti gara-gara fatwa haram? Ah tidak, karena saya sudah merencanakan untuk berhenti merokok jauh-jauh hari sebelum fatwa kontroversial itu di launching
Banyak teman dan sahabat disekitar saya meragukan bahwa saya akan benar-benar berhenti merokok. Mereka tetap mengira bahwa apa yang saya lakukan ini adalah guyonan, stop membeli rokok tapi meminta rokok teman
Tidak, yang benar adalah saya berniat berhenti merokok untuk selamanya.
Namun, meskipun saya berhenti merokok bukan berarti saya menjadi anti perokok. Maksudnya, jangan sungkan untuk tetap merokok di sekitar saya. Saya memang memutuskan untuk berhenti merokok, tetapi saya tidak memutuskan untuk menjauhi perokok
Jadi silakan saja. Berhenti merokok itu tidak bisa dipaksakan, karena harus datang dari hati dan keinginan sendiri. Bahkan, sakit pun tidak lantas membuat orang berhenti merokok kecuali sebentar yakni saat sedang sakit saja
Baik, dengan mengucap Basmallah: sesuai dengan Resolusi 20091213 utama nomor 2 –setelah mengurangi kebiasaa merokok– saya memutuskan pertanggal 1 Maret 2009 untuk mematuhi resolusi tersebut yakni berhenti merokok sama sekali . Semoga saya diberi kekuatan dan semangat untuk tetap menjalankan resolusi tersebut selamanya. Amin.
Recent Comments