Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia akan memiliki warna kulit yang sama, agama yang hanya satu, tidak ada yang namanya negara, suku bangsa dan tidak ada perbedaan. Artinya Sang Khalik memang menghendaki adanya perbedaan. Perbedaan adalah hakekat penciptaan. Perbedaan itu indah.

Premiere Yang Tidak Menyenangkan

Dikirim: July 11th, 2008 | Oleh: | Kategori: Diary | 39 Komentar »

Sebenarnya sudah sekian puluh tahun kami ingin mencoba bioskop ini, hanya dengan berbagai pertimbangan, khususnya masalah HTM membuat kami selalu mengurungkan niat. Tetapi untuk moment khusus yang kami rayakan kemarin, kiranya tidak berlebihan untuk mencoba bioskop yang satu ini.

Kesan mewah memang terlihat dari saat kami membeli tiket, dari mulai tata ruang dan pelayanan yang diberikan memang membuat bioskop ini layak dikatakan bioskop kelas atas. Harga tiket yang bernilai 2 sampai dengan 10 kali lipat dari bioskop biasa pun ternyata tidak menyurutkan jumlah penonton. Berdasarkan pantauan kami, Premier Studio tetap penuh dari waktu ke waktu.

Saat jam menunjukkan waktu 21.15, kami mulai memasuki ruangan bioskop. Memperlihatkan karcis lalu dirobek seperti biasa dan kami pun berjalan menuju tempat duduk sesuai dengan nomor yang tercantum pada tiket. Ruang bioskop terlihat lebih kecil dengan kapasitas penonton yang juga tidak banyak. Kami duduk dan mencoba kursi yang –kata banyak orang– merupakan salah satu kelebihan dari Premiere Studio. Ya ya, kursinya memang luar biasa, sangat nyaman dengan posisi yang bisa diatur sesuai yang kita mau. Bagi mereka yang merasa kedinginan atau merasa risi karena menggunakan rok, Studio Premiere dengan cerdas menyediakan selimut.

Kami pun mulai memperhatikan sekeliling. Layarnya biasa saja, sama besarnya dengan studio-studio XXI. Sound system juga biasa saja, tidak jauh lebih bagus dari studio XXI. Kami pun melihat  beberapa pelayan masih berjalan mondar-mandir mengantarkan pesanan makanan dan minuman. Di belakang kami ternyata ada juga yang nekat membawa anak dibawah umur, padahal film yang kami tonton adalah Wanted, film yang sangat tidak cocok untuk anak-anak dibawah umur! Tetapi kenapa Studio Premiere tetap memperbolehkan mereka masuk ya? :-? :-??

Akhirnya film yang kami tunggu pun segera dimulai. Ada tulisan yang menghimbau penonton untuk tidak bersuara, lalu tulisan Premiere Studio dan layar berisi keterangan film sudah lolos sensor pun sudah terlihat –heran dari dulu tampilan lolos sensor yang jelek itu kok tidak diubah-ubah ya?

Oke, film segera diputar. Tunggu dulu! Kenapa pelayan yang mengantar makanan dan minuman masih juga terlihat mondar-mandir? Perlu diketahui, para pelayan yang mondar-mandir mengantar makanan dan minuman itu badannya menutupi beberapa bagian layar. Ketika masuk saja sudah membuat layar bagian bawah (tempat dimana text muncul) terhalang. Belum lagi ketika dia naik menuju tempat duduk di belakang, badannya akan menutup layar lebih tinggi dari text terjemahan.

Saya sempat berbisik kepada istri saya, “Jangan-jangan mereka akan terus mondar-mandir selama film diputar.” Ternyata dugaan saya benar! X( Pelayanan mengantar makanan dan minuman itu tetap berlanjut hingga lebih dari pertengahan film diputar! X( Saya sudah kesal karena beberapa kali pelayan  melintas menghalangi layar di beberapa adegan yang menegangkan. Memang tidak membuat jalan cerita terputus, hanya hal seperti ini membuat kami sebagai pecinta film bioskop benar-benar kecewa.

Kesimpulan:

Lho kok udah kesimpulan ajah sih?
Lha iya, soalnya udah gak ada lagi yang mau diceritakan :p

  • Premiere Studio sangat tidak cocok bagi mereka yang benar-benar ingin menikmati film di bioskop. Para pelayan yang mondar-mandir mengantarkan makanan dan minuman benar-benar mengganggu kenikmatan menonton.
  • Dengan suasana seperti yang diterangkan diatas, maka segala kemewahan yang ditawarkan menjadi tidak ada artinya. Dengan kata lain, lebih baik menonton di studio biasa saja, selain harganya jauh lebih murah, juga tidak ada cerita pelayan yang mondar-mandir saat film sudah diputar.
  • Mmm, kelebihan mengenai kursi pun memiliki catatan tersendiri bagi kami. Kursinya memang nyaman, tetapi jarak kami berdua menjadi jauh. Kami sebagai suami-istri jauh lebih senang jika kursinya tidak memiliki jarak :d
  • Kelihatannya ini adalah kali pertama dan kali terakhir kami menonton di Premiere Studio!

Catatan:
Studio Premiere yang kami ceritakan adalah Studio Premiere di Plaza Senayan Jakarta. Kami tidak tahu apakah di Studio Premiere lain memiliki situasi dan kondisinya sama.


39 komentar untuk “Premiere Yang Tidak Menyenangkan”

  1. 1
    Yuliazmi
    berkomentar pada jam 1:38 am
    tanggal 11 July 2008

    Memang tidak menyenangkan… HTM berkali lipat harganya tapi kayak nonton layar tancep…, kalau ada yang lewat nutupin film yang lagi ditonton :-w Banyak lagi yang mondar-mandir [-(

    Yuliazmi’s last blog post..Happy Delapan

  2. 2
    Harjo
    berkomentar pada jam 5:26 am
    tanggal 11 July 2008

    Selama ini saya belum pernah nonton di Premier …
    jadi tahu dech …

    Harjo’s last blog post..Memilih modem HSDPA yang cocok untuk laptop

  3. 3
    annmolly
    berkomentar pada jam 7:20 am
    tanggal 11 July 2008

    Mentang2 bayar mahal malah jadi semaunya.
    Disini blom ada primiere msh 21.

    annmolly’s last blog post..Email Salah Alamat 2

  4. 4
    edy
    berkomentar pada jam 7:27 am
    tanggal 11 July 2008

    saya sih blom pernah nyobain, bang
    tapi kalo dari ceritanya kok kurang sebanding dengan harganya yak…

    @mbak yuliazmi
    mirip layar tancep? tapi ga ada yg jual gorengan ato maen koprok kan, mbak? :))

    edy’s last blog post..Ogah Putih

  5. 5
    Koko
    berkomentar pada jam 9:09 am
    tanggal 11 July 2008

    Semua yang disebutkan juga berlaku di 21…

    Koko’s last blog post..Try this Comments for a Change

  6. 6
    Supermance
    berkomentar pada jam 1:23 pm
    tanggal 11 July 2008

    duh, mendingan yang ceban aja deh … :d , or nonton via streaming, gratisan ;))

    Supermance’s last blog post..Dr. Kevin Ham, Sang Pemilik Internet

  7. 7
    dyah
    berkomentar pada jam 1:32 pm
    tanggal 11 July 2008

    mungkin saatnya coba velvet class-nya blitz megaplex om, nontonnya bisa sambil bobo hehehe..

    kalo aku mo nyobain mpxgrande blok m dulu ah, karena sekarang nomatnya 15rb wiken 25rb

  8. 8
    dyah
    berkomentar pada jam 1:34 pm
    tanggal 11 July 2008

    wah komennya ga bisa diedit ya..
    tadi mo kasih link buat velvet class-nya blitz megaplex kayanya salah tag hehehe..

  9. 9
    Rafki RS
    berkomentar pada jam 2:00 pm
    tanggal 11 July 2008

    Untungnya godaan Premiere Studio belum sampai ke kota saya. Terimakasih atas reviewnya. [-O<

    Rafki RS’s last blog post..Membuat pesan berjalan dengan Delphi

  10. 10
    Riyogarta
    berkomentar pada jam 2:53 pm
    tanggal 11 July 2008

    @Koko
    Masak sih? Saya selama menonton di 21 dan XXI tidak terjadi tuh ada yang pesen makanan dan dianter saat film sudah diputar :-?

    @Supermance
    Gratisan apa bajakan? ;))

    @Dyah
    Mmm, boleh juga dicoba … HTM-nya pasti mantab nih :-?
    Eh, komennya bisa diedit tuh …

    @Rafki RS
    Wah, kalau ada juga jangan deh … kecuali menghilangkan rasa penasaran saja :)

  11. 11
    LieZMaya
    berkomentar pada jam 4:33 pm
    tanggal 11 July 2008

    uuuh muahal buanget :wishtling:
    mending XXi ajah deh yang deket, mayan nyaman n mewah heuheu :)

  12. 12
    achoey sang khilaf
    berkomentar pada jam 5:04 pm
    tanggal 11 July 2008

    :-?
    waduh, aku malah belum pernah tuh

    achoey sang khilaf’s last blog post..Launching Blog Mie JANDA

  13. 13
    sawali tuhusetya
    berkomentar pada jam 7:45 pm
    tanggal 11 July 2008

    wah, tak nyaman juga kalau para pelayan mondar-mandir. bisa mengganggu kenyamanan penonton menikmati filmnya. kayaknya perlu ada masukan buat pengelolanya, mas riyo, kalau perlu tulis saja di surat pembaca di koran atau majalah. biar mereka tahu bagaimana cara menghormati penonton yang sudah mengeluarkan duwit utk bisa menikmati layar lebar itu.

    sawali tuhusetya’s last blog post..Menanggapi Tuduhan sebagai Penjiplak

  14. 14
    jimmy
    berkomentar pada jam 12:34 am
    tanggal 12 July 2008

    harganya 2 sampai 10 kali htm normal ya? kalo di jakarta htm normal berapa sih? ;)) kalo di bandung mah 10ribu sampe 25ribu

    jimmy’s last blog post..Kasihan Anak Jalanan

  15. 15
    Riyogarta
    berkomentar pada jam 2:57 am
    tanggal 12 July 2008

    @jimmy
    Di Jakarta harganya berkisar antara Rp. 10.000 sampai dengan Rp. 50.000 :)

  16. 16
    bayu
    berkomentar pada jam 10:19 pm
    tanggal 12 July 2008

    mas mas mas!
    kaya’nya lebih asyik kalo ceritain film wantednya deh daripada premiernya,.. ^:)^

    bayu’s last blog post..Notepad++ 5.0

  17. 17
    gadjah.net
    berkomentar pada jam 9:43 am
    tanggal 13 July 2008

    harga tiketnya berapa sih? keliatannya mahal sekali, paling liat the premiere di trailer sebelum film mulai doang.

    klo di bandung blon ada yang kayak gitu, paling canggih ya XXI dan Blitz doang. dah gitu klo di bandung ada fitur pay one for two, di jakarta ada gak ya?

    gadjah.net’s last blog post..Waktunya Akikah! – 09 Juli 2008

  18. 18
    mr.bambang
    berkomentar pada jam 11:47 am
    tanggal 13 July 2008

    Nunggu gratisan aja deh… siapa ya kira-kira yang mo ngajak. Kalo MPX Grande emang tempatnya oke punya… kalao emang nomat udah segitu, kapan kapan cobain lagi deh

  19. 19
    Jiewa
    berkomentar pada jam 9:33 pm
    tanggal 13 July 2008

    tetapi jarak kami berdua menjadi jauh

    Lah.. ntar malah bikin film sendiri kalo deket2 :D
    joke2..

    Jiewa’s last blog post..On Harian SURYA (again)

  20. 20
    aLe
    berkomentar pada jam 2:39 pm
    tanggal 14 July 2008

    hampir 1 tahun lebih aLe gak nonton ke bioskop ^^

  21. 21
    waterbomm
    berkomentar pada jam 9:28 am
    tanggal 16 July 2008

    saiah selalu dapat tiket premiere gratisan dari abang saiah…
    jadinya ndak terlalu rugi :D

    waterbomm’s last blog post..Picture from Bandung (12 – 13 July 2008)

  22. 22
    wira
    berkomentar pada jam 1:46 pm
    tanggal 21 July 2008

    harga tiket yg mahal memang blm menjamin pelayanan dan kualitas yg lebih bagus dan kita sebagai konsumen hanya bisa pasrah

    wira’s last blog post..Stoner, You Lose!!

  23. 23
    wira
    berkomentar pada jam 1:51 pm
    tanggal 21 July 2008

    harga tiket yg lebih mahal memang tidak menjamin pelayanan dan kualitas yg lebih baik dan kita sebagai konsumen hanya bisa pasrah

    wira’s last blog post..Stoner, You Lose!!

  24. 24
    IYO9
    berkomentar pada jam 8:41 pm
    tanggal 27 July 2008

    YAH NAMANYA MENCOBA KEPENASARAN, YAH JADINYA BEGITU ITU TAPI YANG JELAS KALAU SUKA DENGAN HARGA TIKET DAN LAINNYA YA COBA LAGI, GITU AJA KOK REPOT

  25. 25
    ERRI
    berkomentar pada jam 2:19 am
    tanggal 19 August 2008

    :-? hmm.. kok harga makin mahal makin penuh ya?? Fenomena apa ini ya?

  26. 26
    millie
    berkomentar pada jam 9:24 pm
    tanggal 25 November 2008

    saya justru sering ntn di Premiere XXI (yg di Plaza Indonesia) dan memang ada pelayan mondar mandir tapi cuma sebentaran, gak sampai filmnya sudah mulai 10 menitan. entah kalau di Plaza Senayan XXI Premiere soalnya saya belum coba disana.

    mengenai pelayan mondar mandir, jangan salahkan pihak bioskop, salahkan audience yang ntn karena justru rata2 (sorry)penonton Indo itu suka telat masuk studio, terlebih Premiere kan tidak pakai speaker seperti XXI reguler dimana penonton disuruh2 ke studio ketika film sudah mulai. rata2 audience yang ‘norak’ itulah yang memesan makanan dan minuman (mentang2 bisa diantar) tepat disaat film sudah diputar. semestinya kan mereka memesan snack min 15 menit sblm mulai tetapi..ya tau sendiri lah…tabiat orang Indo gimana..pengalaman saya 2 tahun lalu ntn Casino Royale di Premiere XXI Plaza Indonesia dimana di baris D ditempati 1 keluarga ada 8 orang yang memesan nasi goreng..alamak..baunya sampai kemana2..udah berisik pula..kontan saya komplain langsung ke mbak2 didepan counternya dan mereka minta maaf. sekarang mereka justru sudah berbenah dengan mengingatkan audience (terakhir saya ntn KungFu Panda) agar min 10 menit sblm film dimulai bisa masuk ke dalam studio dan tidak memesan makanan atau minuman setelah film mulai. it turns good though..entah di Plaza Senayan XXI Premiere mungkin manajemennya yang buruk atau gimana.. :-?

  27. 27
    Riyogarta
    berkomentar pada jam 8:53 am
    tanggal 26 November 2008

    @millie
    Kalau saya biar bagaimana pun tidak menyalahkan pengunjung, tetapi tetap menyalahkan bioskopnya. Kenapa tidak menerapkan aturan yang tidak memperbolehkan hal tersebut? Pengunjung melakukan karena memang tidak ada larangan. Kelihatan sekali, bioskop –khususnya penjaja makanan– memang mengejar keuntungan dr bisnis ini dengan tidak menghiraukan pengunjung yg datang untuk menikmati film.

  28. 28
    lasma the great
    berkomentar pada jam 12:09 am
    tanggal 28 November 2008

    kayaknye kalo bioskop” premium dimana2 sama ye.. :-?

    gw prnh tu ntn di Amrik (kebetulan gw dlu student exchange di LA) yg kayak model premiere”an..busyet..waiter/tress na lbh parah booo dibanding Indo. gw dapet duduk di row B n di balkon so jadi tau donk kalo di balkon kan lbh jauh jarak pandang ke layar nah ada couple of people yg dr sejak trailer show pesen hotdog sm sandwich. nth knp yg bikin lelet ato gmn itu order mrk dtgny tlt lg, br dtg ps film ud mulai. gw sopan aj gk mo ganggu eh lama kelamaan waiterna nyolot gtu kn krn gw komplain eh dy mlh blg “i’m sorry for the inconvenience but if you are not satisfied w. our service, please reconsider on choosing another cinema”… [-(

    busyet dah..gw ksel 1/2 mati wkt digituin akhirna gw mutusin bwt cabut brg tmn bule gw (dia exchange student jg dr Berlin yg obviously kaget donk!) n swear never to step our foot on that cinema again..

    yah, gw sih gk tau ap mrk emg sengaja rasis atau emg lg bad mood tp yg pst gw udh buang $12.50 gw for such a waste.. X(

    sorry nih jd curhat..wkwkwkwk..

  29. 29
    ans
    berkomentar pada jam 8:01 pm
    tanggal 28 December 2008

    coba nonton imax di taman mini. yang VIP deh mungkin kursinya nga se mewah premier. tapi ukuran layar ukuran imax :D
    kemarin ini saya sempat nonton madagascar2 dan cukup menarik knp?
    kita disediakan snack cake dll..
    jumlah kursi 52 orang dan ya posisi paling confort untuk nonton imax

    dengan mengeluarkan dana sekitar 50~75rb untuk sekali nonton .. pantas untuk dicoba koq :D

  30. 30
    mbey
    berkomentar pada jam 8:35 pm
    tanggal 13 March 2009

    Sebelumnya sih gak pernah mimpi nonton di Premier PS, harganya itu loh… 100rb. Nonton ber-2 istri berarti 200rb dunks… Gile aje…, Biasa gw nonton hr Rabu, pake Citibank Clearcard pay 1 for 2 di PS cuma 25rb berdua. Berarti 8x lipet-nya. Kaga kepikiran dech…

    Tapi sekarang harga karcis hari Senin sampai Kamis didiskon 50% jd 50rb. Ditambah lg ada promosi pay 1 for 2 pake Standard Chartered. Berarti goban bisa berdua nich….. he… he… Langsung gw coba dech. Rabu kemaren baru nonton Push, emank suasana ruangannyanya jauh lebih enak, tp ternyata filmnya ancur… he…he…. Jadi gak terlalu berkesan dech.

    Sekarang jd tiap Rabu malam punya 2 pilihan nonton di PS, mau 25rb berdua atau 50rb berdua. Mungkin nunggu Big Movies kaya Star Trek dan Transformer gw baru nonton di Premier lg. Kalo film laen mendingan yg 25rb berdua aja, 25rb sisanya bisa buat hotdog cafe XXI yg uenakk tp muahall itu….

  31. 31
    deeja
    berkomentar pada jam 8:20 pm
    tanggal 26 June 2009

    wah … asyik juga ngebahasnya

  32. 32
    Julian
    berkomentar pada jam 10:24 am
    tanggal 2 July 2009

    Selain posisi kursinya yg bisa kita atur, dpt selimut trus dikasih snack gratis ga? Popcorn kek satu. Apa tetep msti bayar trpisah lagi?

  33. 33
    Faizal McClarious
    berkomentar pada jam 5:15 am
    tanggal 27 December 2009

    Gw Faizal kelas 3 SMP…baru pernah coba The Premiere Puri XXI…gw nonton weekdays(liburan lebaran…film G-Force)…HTM Regular nya dihitung NOMAT(Nonton Hemat)…Tapi pas gw masuk lobby premiere…duduk…pilih tempat duduk(karena cuma nonton sendiri jadinya bisa pilih seat sesuka hati)…dan ketika melakukan pembayaran…HTM nya dihitung weekend(Rp 75.000;00)…klo di Puri XXI kebanyakan penonton memesan makanan sebelum film di mulai…jadi bebas tidak terhalang…hehehe…

  34. 34
    Angela
    berkomentar pada jam 12:39 pm
    tanggal 4 January 2011

    Separah itu ya? gue yang mau nonton jadi takut

  35. 35
    jansen
    berkomentar pada jam 1:25 pm
    tanggal 30 December 2011

    saya baru kemarin nonton premiere di Mall Living world Alam sutera, sangat exclusive dengan tempat duduknya pelayanannya berhubung kita duduk di kursi paling depan jadi tdk terganggu oleh pelayan yang mondar mandir… good love Premiere XXI

    tips: pilihlah duduk di kursi paling depan karena sangat nyaman dan tidak mendongak

    memang premiere menyediakan layanan pesan antar food and beverages langsung ke kursi penonton (jd kalo tidak mau terganggu pelayan nonton aja yang XXI )

    kalo velvet di megablitz terlalu berlebihan krn kita mau nonton apa mau tdr masa pake bed????? enakan yang satin classs kalo di megablitz

    thanks semoga bermanfaat

  36. 36
    nando nurhadi
    berkomentar pada jam 3:56 pm
    tanggal 2 August 2013

    Thanks fyi…

  37. 37
    aureliabelle
    berkomentar pada jam 2:48 am
    tanggal 27 December 2013

    Maaf yaa sebelumnya saya juga pecinta nonton bioskop dan sering juga memesan makanan di dalam bioskop terutama premier studio,menurut sy justru yg dipremier itu kelebihannya selain kursi yg mewah dan nyaman kita pun bisa memesan makanan menambah kenikmatan menikmati film, yaah namanya jg tempat umum pula resiko bertemu berbagai macam org,jadi yang tidak suka dan ingin bener2 MENIKMATI FILM SECARA PRIVATE yah silahkan nonton dirumah sendiri atau menunggu pihak bioskop membuat ruangan private isi b2 aja alias berani mengeluarkan kocek yg lbh bsr lg bagi anda yg hanya ingin b2an aja

  38. 38
    everett
    berkomentar pada jam 12:49 am
    tanggal 20 November 2014

    .

    ñïñ!!

  39. 39
    leroy
    berkomentar pada jam 10:42 am
    tanggal 20 November 2014

    .

    ñýíêñ çà èíôó!!


Isi Komentar


  • *