Pilihan Saya: Ubuntu
Dikirim: April 19th, 2008 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Ubuntu | 44 Komentar »Sebenarnya saya sudah berkenalan dengan OS berbasis Linux sejak tahun 96. Ketika itu saya memilih distro Red Hat sebagai distro linux yang saat itu –setahu saya– paling banyak digunakan. Hanya kesulitan muncul ketika saya harus mempelajari berbagai perintah di terminal untuk menyesuaikan OS tersebut dengan kebutuhan yang saya perlukan. Lalu saya berpaling ke Mandrake, yang saat itu menurut beberapa teman merupakan distro Linux yang paling user friendly. Nyatanya, kesulitan untuk menyesuaikan OS tersebut dengan kebutuhan tetap saya alami, belum lagi ketidakstabilan dari OS tersebut (mmm, mungkin juga akibat ketidaktahuan saya atas karakteristik OS tersebut).
Usaha demi usaha saya lakukan untuk lebih mencintai Linux dibandingkan Windows yang kerap menjebak pengguna dengan berbagai kemudahan dibandingkan kestabilan dan keamanannya. Saya pun mencoba berbagai distro lainnya, Suse yang cukup memikat hati, Lindows (yang akhirnya menjadi Linspire) yang agak mengecewakan, Slackware yang cukup membuat dahi berkerut, Fedora sebagai OS eksperimen dari Red Hat dan sebagainya. Hingga akhirnya diawal tahun 2006 saya mendengar Ubuntu, distro Linux yang diprakarasai oleh dermawan Mark Shuttleworth.
Kenapa pada akhirnya tertarik dengan Ubuntu? Sebelum menjelaskan mengapa, saya jelaskan dulu kenapa saya sangat ingin mencintai Linux sebagai OS yang saya pergunakan.
- Menghemat pengeluaran, karena Linux dikemas sebagai OS tanpa lisensi atau; meskipun ada lisensinya tidaklah semahal OS Windows. Lisensi yang mahal akan mengundang pengguna untuk menginstall OS bajakan dengan risiko terkena sanksi, minimal ketidaktenangan hati karena menggunakan sesuatu yang illegal
- Linux menawarkan alternatif OS yang tidak hanya bebas didistirbusikan, namun juga sebuah OS yang relatif lebih aman dan lebih stabil dengan kinerja yang baik.
- Linux adalah OS yang lebih menjanjikan karena bersifat opensource dan didukung oleh banyak sekali developer, baik perorangan, komunitas maupun perusahaan besar secara multinasional. Hal ini akan selalu membuat Linux hidup tanpa ketergantungan terhadap berbagai issue politik dan ekonomi yang kerap mempengaruhi perusahaan-perusahaan software dunia.
Lalu, kenapa dari sekian banyak distro saya lebih memilih Ubuntu?
- Pengguna dan komunitasnya yang sangat banyak, baik di luar negeri maupun di Indonesia. Ini membuat saya bisa bertanya secara langsung, melalui milis atau hanya mencarinya di google.
- Kepastian munculnya release baru setiap 6 bulan sekali. Hal ini sudah barang tentu menjadi sebuah jaminan dimana Ubuntu akan selalu melakukan pengembangan mengikuti kemajuan jaman.
- Kemudahannya melakukan installasi dan upgrade paket-paket program tambahan melalui mirror repository yang sudah banyak terdapat di server-server lokal Indonesia. Baik menggunakan utility Synaptic atau menggunakan perintah apt-get melalui terminal.
- Tampilan yang menarik dengan diikutsertakannya Compiz-Fusion pada paket installasi Ubuntu (semenjak versi 7.10). Kita tidak bisa memungkiri bahwa tampilan yang menarik dari sebuah OS merupakan bagian yang penting dari keinginan pengguna untuk menggunakan OS tersebut.
Dan mengapa saya akhirnya memutuskan untuk mulai meninggalkan Windows sebagai OS yang telah saya pergunakan lebih dari 10 tahun untuk bekerja?
- Masalah klise yakni virus yang makin membuat pengguna Windows kewalahan. Sekian banyak anti virus dengan berbagai kelebihan dan kekurangan tidak lantas menjamin Windows yang kita pergunakan bebas dari serangan virus. Sementara —hingga tulisan ini dibuat— tidak ada laporan pengguna Ubuntu yang kewalahan akibat serangan virus.
- Ubuntu menunjukkan kinerja, stabilitas dan keamanan yang jauh lebih baik dibandingkan Windows versi apa pun.
- Penggunaan resource yang lebih kecil atau lebih maksimal dibandingkan Windows XP / Vista.
- Sudah banyak program-program alternatif sebagai pengganti program-program yang biasa kita pergunakan pada Windows.
- File systemnya tidak membutuhkan defragmentasi seperti yang sering (harus) dilakukan di Windows.
- Saya ingin menjadi salah satu dari mereka yang bangga karena menggunakan OS yang berpotensi menghentikan dominasi Windows di dunia
Namun saya memiliki beberapa hal yang membuat saya belum bisa 100% meninggalkan Windows
- Kesulitan untuk meneruskan pekerjaan-pekerjaan yang dibuat menggunakan Micosoft Access.
- Tidak dikenalinya modem Speed Up 6200U di Ubuntu. Ini membuat saya terpaksa kembali menggunakan Windows ketika hendak menggunakannya.
- Kesulitan untuk melakukan sharing printer dan folder di jaringan. Kelihatannya masalahnya ada pada diri saya yang belum paham betul mengenai hal itu
- Jika kebetulan mendaparkan klien yang setelah diberi masukan dan sebagainya tetap keukeuh ingin dibuatkan program desktop under Windows
Ada masukan atau komentar lain? Atau ada yang bisa bantu memberi masukan kepada saya atas masalah yang mengakibatkan saya tidak bisa meninggalkan Windows 100%?
** lagi menunggu Hardy Heron
Update
- Masalah modem Speed Up 6200U sudah selesai. Thanks buat Suprie yang telah memberikan link ini.
Related posts:
- 19 Aplikasi dan Tools Yang Saya Install di Ubuntu 9.10
- Tips Menjadi 100% Pengguna Linux (Ubuntu)
- Berbagai Keuntungan Menggunakan Ubuntu
- Pesan Ubuntu
- Setahun Menggunakan Ubuntu 100%
berkomentar pada jam 9:24 pm
tanggal 19 April 2008
saya juga…
berkomentar pada jam 9:25 pm
tanggal 19 April 2008
saya tapi belum bisa setting wireless wajanbolic saya di ubuntu..so…klo saya mau online ya TERPAKSA pake Xp yang dungu ini…hehehe
berkomentar pada jam 9:58 pm
tanggal 19 April 2008
kabarnya 5 hari lagi release yg 8/04
rd Limosin’s last blog post..Wongkito Blogger’s Day 2008
berkomentar pada jam 9:58 pm
tanggal 19 April 2008
Klo sekarang lagi nunggu rilis 8.04 nih..
dari kmrn masih pake windos lagi..
sebel juga nih..
ga enak bgt pake windos.
robee’s last blog post..Editor Koran Pemuat Karikatur Nabi Mati!
berkomentar pada jam 10:07 pm
tanggal 19 April 2008
rumah nya di gang buntu yah?
balibul’s last blog post..LG 14″ selepas program adzan subuh berkumandang
berkomentar pada jam 10:13 pm
tanggal 19 April 2008
saya juga masih belajar pake ubuntu yang Moslem edition. tapi jarang dipake karena susah konek ke internetnya, mesti pake proxy, gak bisa donlot deh
berkomentar pada jam 10:14 pm
tanggal 19 April 2008
gue kok ngeliat release tiap 6 bulan sekali justru cukup membingungkan, dan juga merepotkan. Bayangkan, tiap 6 bulan sekali harus install ulang… apa gak repot tuh???
gue soalnya dah nyoba, pertama pake 7.04, pas dapet cd 7.10 gutsy, eee.. gak bisa ngupdate euy… cuma bisa nginstall ulang….??? wa… cape dee….
So far menurut gue ubuntu udah cukup user friendly, bahkan bagi pengguna umum. Tapi, karena banyaknya versi yang keluar (per 6 bulan sekali….), temen2 gue yang masih awam jadi ‘bingung’ ‘n akhirnya males make ubuntu (kata mereka… repot… banyak bener versinya….)
berkomentar pada jam 10:17 pm
tanggal 19 April 2008
wah koq saya sama sekali ga tertarik ya ama keluarganya Linux ya? padahal sih pengen….apa karena linux lebih digunakan dalam hal jaringan/networking?
yusdi’s last blog post..Menyimpan Status CheckBox pada Delphi
berkomentar pada jam 10:45 pm
tanggal 19 April 2008
Gak bisa nge-game kayak di WIndows? :D
Saya juga tetap berusaha untuk mencoba mencintai Linux om, dan Ubuntu juga sepertinya akan jadi pilihan. Sayangnya, instalasi software di Ubuntu harus pake DVD Repo atau koneksi ke Internet, ini yang agak bikin bete. Belum lagi persoalan dependensi antara suatu paket dan paket lainnya
Donny Reza’s last blog post..Islam Versi Bajakan: Ahmadiyah Ditinjau Sebagai Sebuah Sistem Operasi Komputer
berkomentar pada jam 11:08 pm
tanggal 19 April 2008
@palelopeyang
Kalau merasa repot dengan selalu upgrade, pilih yang versi LTS. Yang 6.06 atau yang terbaru besok 8.04.
@yusdi
Gak juga, sudah banyak perkantoran yang sudah menggunakan Linux saat ini.
@Donny Reza
Beberapa game menurut informasi bisa menggunakan Wine. Mengenai depedensi saat ini sudah tidak merepotkan lagi, karena semuanya terinstall secara otomatis jika dibutuhkan.
berkomentar pada jam 1:01 am
tanggal 20 April 2008
mas riyo, sebenarnya saya pernah juga pakai ubuntu gutsy gibbon. tapi dasar sayanya yang gaptek, wah, sekarang malah kembali ke windows. ingin pakai ubuntu lagi setelah banyak driver yang bisa friendly dg sistem open source.
sawali tuhusetya’s last blog post..Mampukah Cerita Rekaan Memperkaya Batin Pembaca?
berkomentar pada jam 1:20 am
tanggal 20 April 2008
Sudah pake ubuntu 7.10 utk kerja, karena saya web developer (bukan desktop developer) jadi baek-baek aja…
tapi masi musti pake windows
karena :
1. kantor masi pake ini (asli loh bukan bajakan
2. masi pengan maen game2 keren yang (dengan sangat terpaksa harus mengakui) banyak ada di windows. meskipun pake wine, gak bisa maen2 game2 kelas berat.
berkomentar pada jam 3:10 am
tanggal 20 April 2008
Gara-gara pengen maen game bola, ubuntu saya kemarin jadi korban .Nginstall windows lagi(Jujur bajakan) tapi baru setengah hari sudah error, 2 hari sudah tiga kali install ulang saking banyaknya virus dari teman-teman dan program yang error sana sini.. capeeee..dech… lagian pake Win**** gak bisa “kepyur-kepyur” desktopnya.. jadi nyesel..
Memang sudah waktunya pake yang halal-halal aja dah. Buat anda-anda profesional dan mampu scara finansial ya beli software berlisensi donk moso gratisan melulu tapi bagi kami kaum duafa cuma ini alternatifnya.. halal dan bikin dikit pinter coz belajar dan belajar terus.
new blogger..
Gatot’s last blog post..Maintenance Planning
berkomentar pada jam 3:38 am
tanggal 20 April 2008
numpang berbagi pengalaman ajah pak, tentang statement yang terakhir, yaitu klient yang kekeuh minta dibikinin app desktop windows
biasanya saya alihkan ke web based, namun jika memang di webbase gag bisa handle fasilitas yang di mau client **atau emang sayanya yang ndablek**
mau tag mau pake strategi “nakut2in” dengan dalih lisensi windows yang lumayan mahal dan ribet, **lisensi warnet temen saya belum turun2 dari bulan puasa**
sama kebanyakan saya kasih perbandingan RDBMS selain sql2000, misl mysql atau postgree yang berjalan pada Linux, dan bebas dari charge, dengan masukan saya kasih client harga dari produk microsoft, dan yah menjanjikan tampilan yang bagus,
kan udah ada netbeans hehe..
segitu aja pak..saya juga dah lama inih gag nyentuh2 linux…aduh emang ternyata harus lepas dari ketergantungan windows..
tapi mw gimana lagi…emng faktor terakhir yang bikin gag bisa lepas dari windows..
arizane’s last blog post..Cara Mengetahui Compiler dari suatu Aplikasi
berkomentar pada jam 4:19 am
tanggal 20 April 2008
Katanya sodaraq kalo kalo Ubuntu Reposiorynya terlalu banyak. Kalo mau beli DVD yg isinya Repositorynya lengkap harus bayar mahal banget(80 ribu). Sedangkan OpenSuse cuma 20 ribu udah lengkap semua.
Aku sendiri juga dah coba pake Ubuntu, tapi hardisk malah keformat. Udah gitu Soundku gak jalan
Kalo pake Speedy jalan koq. Aku dah coba.
Kalo kendalaku di Game, ama software lainnya seperti Xara Webdesign, CuteFTP, Video Converter, Audio Converter, SPSS, dll.
Rosyidi’s last blog post..Daftar Contekan Film Indonesia
berkomentar pada jam 6:10 am
tanggal 20 April 2008
Akhirnya saya jatuh hati sama MAC OS
berkomentar pada jam 8:08 am
tanggal 20 April 2008
Bagi diriku yang seorang gamer, kenapaaa… ya, rasanya tetep enakan vista buat maen game
Labyrinth™’s last blog post...:: ‘Depdiknas’ Keluarkan Larangan ::.
berkomentar pada jam 10:30 am
tanggal 20 April 2008
@sawali tuhusetya
Memang masalah driver peripheral sering menjadi isu saat menggunakan Linux. Hanya sejauh pengalaman saya dan juga teman-teman, saat ini Ubuntu sudah termasul lengkap dalam urusan driver, Tunggu sekalian yang terbaru ajah Pak 8.10 yg akan keluar tanggal 24 April besok.
@ananto, @Gatot, @Labyrinth™ dan juga @Rosyidi
Besok mungkin Wii (pengennya)
Saya memang sudah lama tidak lagi main games di komputer, soalnya gak kuat harus sering upgrade mengkuti perkembangan games yang semakin hari semakin membutuhkan GPU yang tinggi. Alhasil saya mengalihkan hobi saya sebagai gamers ke PS2
@arizane
Memang, hanya kadang ditakutin menggunakan isu lisensi gak ngaruh, baik dengan modal nekat atau karena mereka memang mampu membeli lisensi. Intinya mereka tidak mau melakukan perubahan akibat sudah terbiasanya mereka menggunakan Windows.
@Rosyidi
Saya hanya menggunakan repo secara online, memang membutuhkan internet dalam hal ini. Speed Up 6200U adalah modem USB untuk kartu CDMA. Mengenai software selain games, cuteFTP mungkin sudah tidak diperlukan karena Ubuntu sudah menyediakan connect to server, selebihnya mungkin bisa tetap dijalankan menggunakan Wine atau mencari equivalent-nya di Ubuntu.
@www.rohmat-15.co.cc
Dengan basic FreeBSD seharusnya tidak terlalu kaget jika seorang pengguna Ubuntu pindah ke MacOS.
Ah … kalau ini memang OS impian
berkomentar pada jam 10:40 am
tanggal 20 April 2008
@labyrinth..
wah kasian dunk buat orang yang suka game2 lama…hehehe bnyk yang gag jalan di visita
arizane’s last blog post..Cara Mengetahui Compiler dari suatu Aplikasi
berkomentar pada jam 4:25 pm
tanggal 20 April 2008
pernah pesen ubuntu 7 dari inet, pernah punya niat pengen ganti os pake ubuntu, tapi karena gak bisa nyambungin nya ke inet jadinya batal mau pake ubuntu
ayahshiva’s last blog post..Sendiri
berkomentar pada jam 5:10 pm
tanggal 20 April 2008
Linux memang asyik, masalahnya, banyak rekan kerjaku yang pake Windows, jadi banyak hal yang harus disambung ulang agar bisa bekerja bersama. Kendala lain kl pake Linux, beberapa divais di laptop saya tidak berfungsi karena driver ga ada atau ga bekerja dengan baik. Seringkali sampai pusing utak-utiknya. Pernah juga pake Mac… Asyik juga, tapi saat ini ga punya mesin yang sesuai. Sekarang ini di kantor aku pake Windows XP, untuk kerja sendiri lebih senang pakai Mandriva 2007, kadang2 juga pakai Ubuntu Feisty. Pengin juga sih pesan gutsy atau Muslim Edition, tapi belum kesampaian, maklum sedang repot dikejar laporan. (dikejar laporan pun masih sempat nge-blog), hehehe.. Waduh… jadi pamer pengalaman nih!…
Andy MSE’s last blog post..Plat Nomor Kendaraan
berkomentar pada jam 5:43 pm
tanggal 20 April 2008
dl dikatain kayak org yg sdg inisiasi [agama]
krn pernah gonta-ganti distro
tanpa mengurangi kelebihan dan kekurangan masing2..
mari nikmati kebebasan dgn linux..halah..
skrg mungkin kita malah bingung..ini desktop windows apa linux ya.. :D
scr linux makin gampang dikelola
kl disuruh milih yg gampang : ubuntu, opensuse, pclinuxos
kl disuruh milih yg updatenya ‘awet’ : slackware, debian
dani’s last blog post..Dari Seminar eHealthcare di JIH (Sesi 1)
berkomentar pada jam 8:08 am
tanggal 21 April 2008
tul banget pake gotsy gibbon skarang sangat menyenangkan flashdisk ke detect dengan baik dan semua partisi baik fat maupun ntfs dapet dibaca juga. seppp
annmolly’s last blog post..All About Me (PeeR)
berkomentar pada jam 10:28 am
tanggal 21 April 2008
Seminggu yang lalu saya juga menghapus seisi harddrive dan membuang partisi berisi Windows XP Professional versi OEM bawaan notebook dan menggantinya dengan Zenwalk (turunan Slackware) dan mulai perlahan-lahan bergantung kepada Linux.
Kebetulan pekerjaan saya sebagai tukang ketik web tidak terlalu dipusingkan dengan ketergantungan program-program under Windows.
Saya pernah menanyakan hal yang sama kepada kenalan saya yang lebih senior di dunia desktop programming dan dia menawarkan alternatif untuk mempelajari Java, akhirnya saya instal Netbeans namun belum saya sentuh lagi sampai sekarang :D
Yeni Setiawan’s last blog post..Berry jenis lain di Gunung Lawu
berkomentar pada jam 3:28 pm
tanggal 21 April 2008
Akibat buruk menggunakan Windows ber-tahun2 bukan hanya pada hal2 teknis (kebiasaan cara pake komputer, virus, driver, dlsb), tapi juga pada pola pikir. Krn itu sebelum berniat akan migrasi ke Linux, bersihkan dulu pola pikir (mindset) ala Windows di otak kita. Memang ini gak mudah, tapi bukan berarti gak mungkin. Begitu kita bisa mengembalikan pola pikir pada pola yg benar tentang bagaimana seharusnya OS dan software, baru kita akan bisa melihat mana yg lebih baik: Windows, Linux, atau MacOS. Andai ada ketidakberesan atau kekurangan, kita bisa menilai scr obyektif pihak mana yg paling bertanggung jawab.
Jgn harap kita akan bisa migrasi ke Linux (apapun) dgn lancar kalo mindset kita masih terkungkung dgn Windows.
bee’s last blog post..Mau gak mau, harus SIAP!
berkomentar pada jam 3:40 pm
tanggal 21 April 2008
sampai sekarang masih “ngandelin” BackTrack 2 buat troubleshooting dan bikin trouble …
Pak è’s last blog post..Bilang Cinta tanpa Bicara …
berkomentar pada jam 5:55 pm
tanggal 21 April 2008
Hedop Ubuntu….
*eh apasi?
salam kenal Mas,,,
berkomentar pada jam 7:31 pm
tanggal 21 April 2008
@ayahshiva
Lho? Kok bisa gak nyambung? Memangnya menggunakan repositry dimana? Gak pakai yang lokal ya?
@annmolly
Di 7.10,NTFS bukan haya bisa dibaca lho, tetapi juga bisa ditulis degan baik dan benar
@Yeni Setiawan
Netbeans .. ah iya, saya akan coba ini.
@bee
Namun harus kita akui bahwa mindset ala Windows sudah sedemikian menempel di banyak otak pengguna komputer saat ini, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di luar negeri. Jadi tidak salah jika Linux pun pada akhirnya melakukan pendekatan dengan mengikuti gaya Windows yang memang harus diakui menang dalam hal user friendly nya.
berkomentar pada jam 7:49 pm
tanggal 21 April 2008
Masih perlu banyak lagi belajar tentang Linux..!! dulu pas kuliah linux cuma dapat “C”..!! [-O<
Eko Priyanto’s last blog post..Release Update Mozilla Firefox Versi 2.0.0.14
berkomentar pada jam 3:38 pm
tanggal 22 April 2008
saya udah penuh pake Ubuntu , gak ada masalah tuh… klo mo update dari Gutsy Gibbon ( Ubuntu 7.10 ) ke Herdy Heron (Ubuntu 8.04) tinggal jalanin
$sudo apt-get dist-upgrade
dengan catatan repository harus udah di ganti ke hardy, saya sekarang semua nya dah jalan … soalya juga gak pake periperal yang aneh – aneh. lom coba – coba sih, klo modem ? sini coba saya pinjem, saya cariin driver nya
,
Driver ? saat ini saya pake acer 4720z, saat pertama kali install memang wireless bermasalah dan sound gak kedetect, gak sampe sejam semuanya udah kedetect, dan sekarang udah ganti ke Hardy Heron, di rumah, saya pake soundcard audigy pro pun tidak masalah, langsung jalan.
suprie’s last blog post..Qemu
berkomentar pada jam 9:55 am
tanggal 23 April 2008
tos agh sama mas riyo…
saya juga pilih ubuntu :D
btw kenal linux 96? bentar2 taon 96.. umur saya…
apa???
ya ampun..
waterbomm’s last blog post..Minggu ini dan Minggu Depan
berkomentar pada jam 8:31 am
tanggal 24 April 2008
Hehehehe… Ubuntu emang Mantab! :D
Wisu’s last blog post..Update Howto CCTV di Ubuntu
berkomentar pada jam 9:54 am
tanggal 24 April 2008
berkomentar pada jam 10:46 am
tanggal 1 June 2008
saya masih beginner neh untuk linux dari 1 bulan lalu saya berpikir untuk memakai ubuntu sebagai server pengganti server 2003 karena ya masalah licence, karena masih belum memungkinkan mohon info-nya kalau versi kubuntu dan tu tu lainnya apakah dah termasuk di ubuntu, wass idur
berkomentar pada jam 12:12 am
tanggal 17 June 2008
i love ubuntu… iseng 3 hari kemaren install 8.04 ternyata wuih…. tampilannya bikin
walaupun masih kaku belum paham betul ama ubuntu, segala kesulitan
yang ada disitu gw anggap sebagai tantangan untuk BISA.
thanks ubuntu.. i love u so much!!!
berkomentar pada jam 6:29 pm
tanggal 29 June 2008
Salam kenal bro.
emang smua ada harga yg musti dibayar. Meski ubuntu gratis tapi karna namanya jg blajar bru2 ini dataku kehapus smua. Emang sedih tapi gak sberapa dgn kpuasan bathin (cieee) yg kurasakan. Cuma ya jadi masalah aku harus punya dua pcar yaitu printerku (HP Deskjet f300) gak bkerja baik. Smua yg item diubh jadi ijo. Atw si item yg gak bisa kerja di ubuntuku. Ada yg punya solusi?
Saya adlh salah satu orang yg nyesel knapa gak brani pindah daridulu.
Thx bro!
Blog asal Jadi’s last blog post..Testimonial Using Linux
berkomentar pada jam 4:23 am
tanggal 3 July 2008
Yups, berarti sekarang saya akan pindah juga.
eenx’s last blog post..Tips bergaya saat terkentut didepan umum
berkomentar pada jam 3:15 pm
tanggal 10 July 2008
Saya minggu lalu dapat kiriman Ubuntu 8.04 dari Netherland, tapi saya belum menginstalkan ke comp saya, soalnya saya awam banget.
Tapi saya sudah share ke teman-teman saya yang ingin mengopynya.
Gratis Bu!
berkomentar pada jam 2:51 pm
tanggal 24 July 2008
wuah.. barusan saya coba hardi heron… keren euy. vista kalah lah..! <:-P terlalu mewah untuk sebuah OS gratis.
berkomentar pada jam 10:27 am
tanggal 24 September 2008
Kl gw seh g mo pusing2 Lunax-Linuxan, yng penting bisa ketik & cetak biar adm dagang gw lancar & untung terus. Gw ampe skarang pake Windows 3.1 Workgroup + Ms. Office 4.7 pake 486DX266 ga ada bedanya ko kerja yagitu2 aza. Untung printer HP Laserjet 2P gw masih idup jd ga usah beli printer baru yang ga ada drivernya buat OS gw.
Biar kata orang gw gaptek, tapi duit gw banyak..hehe..ga ngaruh. Gw bisa beli/gaji orang pinter. Kok repot-repot…
Cher,
Ubuntung
berkomentar pada jam 8:11 pm
tanggal 20 October 2008
pas pertama gw install ubuntu 8 di vmware, gw bener2 ngg percaya kl ubuntu memang top bgt dah.
mau sharing dg windows network ngg masalah mau pk printer di jaringan windows its fun
hebatnya lg semua langsung detect ama network di kantor so gw tetap bs lanjutin tugas di kantor dg ubuntu

ngg ada yg repot bro…
berkomentar pada jam 1:58 pm
tanggal 2 December 2008
pake ubuntu 8.10 neh…
akhirnya semua hardware saya kedetek disini..ga perlu susah2 nyeting lagi..
dulu pas pake mandriva 2008 serba bingung karena saya nya yang emang ga bisa kali yaaa, saya bener2 kesulitan menginstalasi h/w saya…
sekarang lagi ketagihan dan pingin explore ubuntu mulu nih
berkomentar pada jam 5:05 pm
tanggal 17 December 2008
Pengen sih pake ubuntu, tapi denger2 ttg ga bs buat game kelas berat jd takuuut…. Sementara gua msh setia pake windos xp orisinil (kantor) dan bajakan (pc rmh) he3… Suatu saat nanti ttp gua jajal tuh linux ubuntu… Tp kt teman saya enak pake red hat linux? gua jd bingung nih….
berkomentar pada jam 12:21 pm
tanggal 29 December 2008
wah…aku juga ga bisa ninggalin xp…
banyak program2 yg bagus n lengkap featurenya yg cuma bisa dipasang di xp…
terus terang, suka ubuntu krn tampilannya aja yg emang super keren n ringan…
tapi, kalo program2 linux jarang ada yg bener2 sempurna…kalo kata ku…