Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia akan memiliki warna kulit yang sama, agama yang hanya satu, tidak ada yang namanya negara, suku bangsa dan tidak ada perbedaan. Artinya Sang Khalik memang menghendaki adanya perbedaan. Perbedaan adalah hakekat penciptaan. Perbedaan itu indah.

User Review: WordPress 2.5 RC1

Dikirim: March 25th, 2008 | Oleh: | Kategori: Wordpress | 22 Komentar »

WordPress versi kali ini bener-bener membuat penasaran, meskipun masih RC1 tetapi banyak juga yang tertarik untuk mendownloadnya –termasuk saya :)) Akhirnya, malam ini saya sempetkan diri untuk mendownload, menginstall dan mencoba-coba beberapa fitur baru yang dibanggakan WordPress. Berikut hasil review WordPress 2.5 RC1 yang dibuat seadanya ;)

Dari sisi tampilan WordPress kali ini memang lebih terlihat elegan meskipun menurut saya pribadi ada yang aneh dengan warna orange disitu :-? Kelihatannya warna orangenya kurang pas (ah ini kan hanya masalah selera).

dashboardBagi yang mau melihat lebih jelas, silakan untuk mengklik gambar disamping.

Perubahan terjadi pada menu yang terlihat lebih rapi, dashboard yang bisa dikutomisasi dan tentu saja warna yang terlihat elegan. Sayang WordPress kelihatannya belum mau membuat menu dalam bentuk pulldown. Padahal dengan bentuk pulldown menu,  pengguna akan lebih leluasa mengunjungi menu-menu yang ada.

TinyMCE 3.0 juga memberikan warna baru bagi pengguna WordPress saat melakukan kegiatan menulis. Pada versi kali ini, ditambahkan bagian khusus yakni Add Media dimana pengguna bisa memasukan secara langsung baik gambar, video, audio atau media lainnya seperti flash. Jadi penggemar You Tube tidak perlu lagi install plugin untuk memasukan link film kedalam postingnya.

writeGambar disebelah bisa diklik untuk melihat lebih jelas

Namun patut disayangkan, window-window kecil yang ada disekeliling editor pada versi ini sudah tidak bisa digeser-geser lagi :( Window kategori yang diletakkan dibawah juga membuat penulisan kurang praktis karena harus scroll kebawah terlebih dahulu.

Dalam hal ini, penempatan window pendukung editor pada WordPress versi sebelumnya menurut saya jauh lebih baik. Apalagi pada versi sebelumnya pengguna masih diperkenankan untuk menggeser-geser penempatan window tersebut.

Plugin-plugin yang tersedia pun kelihatannya harus ikut menyesuaikan dengan model window yang ada. Perhatikan window smiley di paling bawah, sudah tidak bisa digeser, tidak bisa di collapse pula :(

plugin_auto Menu-menu yang lain kelihatannya tidak banyak perubahan kecuali pada sisi tampilan. Namun pada bagian plugin disertakan sesuatu yang baru yakni  Upgrade Automatically.

Dengan fasiltas upgrade otomatis ini pengguna tidak perlu lagi mendownload upgrade plugin secara manual. Sayang, konfigurasi FTP yang ditawarkan tidak menyertakan save password FTP. Hal ini membuat pengguna harus berulang-ulang kali memasukan password FTP untuk melakukan upgrade. Upgrade pun kurang dirancang menjadi praktis, upgrade tidak bisa dilakukan serentak, harus dilakukan satu demi satu. Proses upgrade juga tidak memanfaatkan teknologi  AJAX, tetapi memanggil halaman baru dimana setelah proses upgrade selesai, pengguna yang akan mengupgrade plugin lainnya diharuskan memanggil kembali halaman plugin :(

Ketidakpraktisan (bahkan bisa dikatakan kemunduran) juga dapat ditemui pada  bagian Widget, yang pada versi ini bukan berada pada menu Presentation widgetmelainkan menu Design. Ketidakpraktisan tersebut terjadi karena dihilangkannya fitur drag-n-drop. WordPress 2.5 RC1 lebih memilih menggunakan tombol (link) Add untuk memasukan Widget ke dalam sidebar.

Silakan klik gambar disebelah untuk melihat lebih jelas

Yang lebih membuat saya bingung adalah tombol remove bagi masing-masing widget yang ternyata ada pada masing-masing window edit widget. Permasalahannya, tidak semua Widget memiliki Window edit. Alhasil beberapa widget seperti calender tidak bisa di remove setelah di add :))

Kalau Anda perhatikan pada gambar, ada error dibagian bawah. Ini terjadi karena widget-widget bawaan WordPress versi sebelumnya yang ternyata tidak kompatible dan menyebabkan error.

WordPress 2.5 RC1 menawarkan fitur dimana sebuah blog bisa memiliki sidebar widget lebih dari satu. Hal ini mengharuskan perubahan tidak hanya di sisi plugin widget-nya, tetapi juga pada theme yang dipergunakan.

Kesimpulan

Terlalu dini mengatakan bahwa WordPress 2.5 akan menjadi versi WordPress yang lebih baik dari versi sebelumnya. Kecuali dalam beberapa hari ini WordPress dapat melakukan beberapa perubahan dan perbaikan dari hal-hal yang diantaranya telah disebutkan diatas. Jika hal hal tersebut tidak dilakukan, maka pengguna rasanya hanya bisa merasakan perubahan signifikan pada bagian tampilan yang lebih cantik. Padahal yang lebih banyak dilihat orang adalah theme-nya, bukan halaman Admin-nya :p

Performance yang dijanjikan lebih baik pun tidak terlalu terlihat, bahkan masih tetap kalah dibandingkan WordPress 2.3.3 yang menggunakan WP-Super-Cache ;) Artinya, WordPress 2.5 RC1 tidak mau belajar dari beberapa plugin yang membuat script ini melenggang lebih baik seperti WP-Super-Cache.

Disamping itu, beberapa perubahan WordPress pada versi 2.5 kelihatannya tidak menjamin kompatibiltas plugin dan theme yang sudah dipergunakan. Mungkin ada baiknya untuk menunggu WordPress versi 2.5.x atau bahkan 2.6 untuk mengharapkan kestabilan.

Saya malah berharap munculnya pecahan kelompok pengembang WordPress seperti halnya Mambo dan Joomla. Sejarah membuktikan bahwa hal seperti ini bisa memberikan percepatan dalam pengembangan sebuah software opensource menuju yang lebih baik.


22 komentar untuk “User Review: WordPress 2.5 RC1”

  1. 1
    ridu
    berkomentar pada jam 5:45 am
    tanggal 25 March 2008

    ooh gitu toh.. tapi untuk blog ini masih pake yg 2.3.3 atau udah 2.5?

    Posting terakhir di blognya ridu Multiple Page

  2. 2
    quelopi
    berkomentar pada jam 7:19 am
    tanggal 25 March 2008

    pertama kali make wp 2.5 RC1 pikiran saya langsung teringat google analitycs, wah wah wah,, cuman yang baru ini bagus banget ^:)^

  3. 3
    jimmy
    berkomentar pada jam 8:13 am
    tanggal 25 March 2008

    Jadi penggemar You Tube tidak perlu lagi install plugin untuk memasukan link film kedalam postingnya.

    Bukannya selama ini juga gak usah pake plugin mas? Saya sering masukin video youtube ke postingan wordpress langsung copas dari kode untuk “embed” yang disediakan sama youtube nya..
    btw setelah baca review mas riyogarta ini jadi masih males pindah ke WP 2.5 :-??

    Posting terakhir di blognya jimmy MyLot, Cari Duit Sambil Berdiskusi dan Cari Teman

  4. 4
    toim
    berkomentar pada jam 9:18 am
    tanggal 25 March 2008

    anu mas, bkn-nya wordpress jg open source? :d

    Posting terakhir di blognya toim Inspirasi Sesama Blogger

  5. 5
    gempur
    berkomentar pada jam 9:47 am
    tanggal 25 March 2008

    sangad berguna reviw-nya.. jadi masih mikir2 untuk nyoba versi rc-nya.. hehehe

    Posting terakhir di blognya gempur Berkabung

  6. 6
    annmolly
    berkomentar pada jam 10:44 am
    tanggal 25 March 2008

    gue panasin deh biar ikut-ikutan apgrade
    WordPress 25 Simple Design But More Powerful

    Posting terakhir di blognya annmolly Bukan Siapa….

  7. 7
    rd Limosin
    berkomentar pada jam 11:11 am
    tanggal 25 March 2008

    gak sabar. Yang jelas ak bakal nunggu stable-nya ah

    Posting terakhir di blognya rd Limosin Laporan Funtastic STMIK-MDP Laptop Fair 2008

  8. 8
    Luthfi
    berkomentar pada jam 11:25 am
    tanggal 25 March 2008

    hmm
    itu langsung install onlen?
    kemarin saya install juga, tp di lokalhos
    hihiihih
    mo posting sudah ada yg ngeduluin
    itu print skrinnya pake apa? skringrab?

    Posting terakhir di blognya Luthfi Live Report : Gw Seminar

  9. 9
    Edi Psw
    berkomentar pada jam 11:38 am
    tanggal 25 March 2008

    Makasih mas, kapan-kapan mau nyoba.

    Posting terakhir di blognya Edi Psw Prihatin Calon Generasi Muda Sekarang

  10. 10
    Riyogarta
    berkomentar pada jam 2:46 pm
    tanggal 25 March 2008

    @ridu
    Masih pakai yang 2.3.3. Kayaknya masih pikir 2x untuk upgrade ke 2.5 meskipun sudah keluar full versionnya tanggal 28 besok.

    @quelopi
    Maksudnya? Kok saya bingung ya :-?

    @jimmy
    Eh … begitu ya? hehehe, maklum gak pernah masukin you tube di blog ini.

    @toim
    Betul
    ** aya gak bilang wordpress bukan opensource kan?** :-?

    @gempur
    Iya, pikir2 dulu deh apalagi kalau plugin yang sudah dipergunakan banyak dan sudah ketergantungan dengan plugin tersebut.

    @rd Limosin
    Yang udah-udah sih seperti yang saya bilang, stablenya di versi 2.5.x atau bahkan 2.6 …

    @Luthfi
    Kamu gak bilang sih kalau mau posting, kalau bilang saya mengalah :))
    Capture pakai snagit.

    @Edi Psw
    Coba ajah … tapi ati2 dengan plugin2 dan theme yang sudah digunakan.

  11. 11
    waterbomm
    berkomentar pada jam 3:20 pm
    tanggal 25 March 2008

    kalo nunggu yang udah stable gimana? boleh ga? ;;)
    tapi mayan buat nyoba2 dilocalhost..

    Posting terakhir di blognya waterbomm Liburan, ulang tahun sama mabok sate

  12. 12
    Rosyidi
    berkomentar pada jam 4:16 pm
    tanggal 25 March 2008

    Ketidakpraktisan (bahkan bisa dikatakan kemunduran) juga dapat ditemui pada bagian Widget, yang pada versi ini bukan berada pada menu Presentation widgetmelainkan menu Design.

    Dihilangkannya drag en drop menurutku soalnya biar lebih user friendly. Jujur aja, pertama kali aku mau mengplikasikan wiget bingung cara ngeaddnya. Baru tau setelah diskusi ama tetanggaku, kalo ternyata didrag en drop. Jadi drag en drop cocok buat pro, sedangkan add biasa lebih cocok buat pemula, dan WP tampaknya lebih mengedepankan pemula.

    Menu-menu yang lain kelihatannya tidak banyak perubahan kecuali pada sisi tampilan. Namun pada bagian plugin disertakan sesuatu yang baru yakni Upgrade Automatically.

    Bertahap donk. Bikin script buat itu kan gak gampang. Kalo aku pribadi gak akan mengaplikasikan upgrade Automatically. Soalnya hampir semua plugin aku edit satu persatu sebelum aku upload. Untuk memperkecil ukuran plugin.

    Sejauh ini wp25 lumayan OK. Kecuali widgetnya itu, aku juga kecewa soalnya udah terlanjur seneng ama widget lama. Bahkan sidebarku pun bisa drag en drop.

    Kalo toh themenya harus ganti :((
    Wah gak upgrade dulu deh. Ntar tunggu liburan aja. Kalo ngedit theme makan waktu lama banget :(

    aya malah berharap munculnya pecahan kelompok pengembang WordPress seperti halnya Mambo dan Joomla.

    Kalo gitu mas riyo aja yang memecahkan diri. Kan mas riyo pinter php. Aku usul nama aja deh. RiWord. Keren kan. Singkatan Riyogarta WordPress. Atau bisa juga menjadi reward. Atau bisa juga diartikan RI (Republik Indonesia) WordPress. Ato gak usah pake press, cukup word doank.

    Posting terakhir di blognya Rosyidi Kekuatan Cinta

  13. 13
    Riyogarta
    berkomentar pada jam 4:33 pm
    tanggal 25 March 2008

    @waterbomm
    Mudah-mudahan saja langsung stable **meski gak yakin**, toh ini kan masih vesi RC1 [-O<

    @Rosyidi
    Kan Drag-nDrop-nya gak perlu dihilangkan, cukup menambah link Add-nya saja untuk masalah yang Rosyidi bilang. Belum lagi masalah dimana widget tidak bisa di remove.

    Masalah theme kelihatannya harus ada sedikit perubahan agar kompatibel meskipun kalau dipaksakan kelihatannya juga tidak apa sih. Saya coba theme blog ini tidak masalah, hanya tidak yakin bisa memanfaatkan fitur yang sudah disiapkan WordPress di versi ini seperti jumlah sidebar widget yang bisa lebih dari satu, gravatar yang sudah include dsb.

    Usul terakhir … hahaha … aya aya wae :grin:

  14. 14
    Anggie
    berkomentar pada jam 7:57 am
    tanggal 26 March 2008

    Lom sempet nyobain nih…

    Posting terakhir di blognya Anggie Jobs n Gates

  15. 15
    Ardee'est Things In My Life
    berkomentar pada jam 2:30 pm
    tanggal 26 March 2008

    Saya kebetulan ikutan nyoba juga dari awal maret ini… iya sih, dari beberapa hal emang mengalami ‘kemunduran’ terutama masalah widget…
    tapi kalo untuk pemilihan theme, sampe saat ini karena sy ngoleksi theme ratusan, belom ada masalah. :hahaha:
    Paling ada sedikit masalah dengan plugin, ada beberapa yang saya temui nggak compatible, terutama yang berhubungan dengan admin interface. Untungnya salah satu plugin favorit yang saya gunakan (admin dropdown menu) langsung ada updatetannya yang untuk WP2.5. :udud:
    Oh iya, ada masalah saat saya bermain dengan permalinks… pas nyoba untuk gonta-ganti model permalink justru postingan saya malah nggak bisa diakses… :hiks:

    Posting terakhir di blognya Ardee’est Things In My Life [Nu Song…] Save My Soul

  16. 16
    Riyogarta
    berkomentar pada jam 6:18 pm
    tanggal 30 March 2008

    Ternyata final release-nya lebih baik dari versi RC1 meskipun beberapa tetap tidak berubah. So? Saya sudah update :huray:

    Riyogarta’s last blog post..Surat Terbuka: Ajakan Dialog Terbuka Dengan Sdr. Roy Suryo

  17. 17
    dinopermana
    berkomentar pada jam 9:34 am
    tanggal 3 April 2008

    gue masih pake yang lama aj, masih nunggu yang lebih baek aja.
    toh banyak plugin yang belum kompetibel toh???
    go blog

    dinopermana’s last blog post..Proyeksi Bank Dunia di Bawah APBN-P (Rabu, 2 April 2008)

  18. 18
    rangga
    berkomentar pada jam 11:37 am
    tanggal 12 June 2008

    hemmm….. bner juga tuh

  19. 19
    Movie Goers
    berkomentar pada jam 4:58 pm
    tanggal 19 June 2008

    Thanks for the wordpress 2.5 review, thanks God there’s google translate to translate this page. Quite informative =)

  20. 20
    admin
    berkomentar pada jam 3:59 pm
    tanggal 22 October 2008

    I have entered as accident but this site so funny

  21. 21
    macboys
    berkomentar pada jam 2:48 am
    tanggal 20 May 2009

    Tapi dibalik semua kekurangan2 itu ada satu yang penting, yaitu gratis.. hehe =))

  22. 22
    barry
    berkomentar pada jam 9:16 am
    tanggal 24 November 2014

    .

    tnx for info!


Isi Komentar


  • *