Ukuran Tar & Nikotin Yang Tidak Benar
Dikirim: February 27th, 2008 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Jepret | 41 Komentar »Saya bukan perokok tetapi merokok. Bedanya? Bedanya kalau perokok selalu merokok dimana pun dan kapan pun, sementara saya hanya merokok kalau mau —padahal mau terus
Beberapa hari yang lalu saya iseng menggunakan produk Zenith Holder, filter rokok yang diklaim bisa menyaring nikotin dan tar hingga 60%. Semula saya tidak ambil pusing dengan hasil yang didapat ketika filter tersebut saya pergunakan untuk merokok sebatang Dji Sam Su 234. Namun kecurigaan saya timbul ketika teman saya menggunakan filter tersebut untuk rokok Sampurna Kretek.
Untuk lebih jelasnya, silakan lihat terlebih dahulu foto yang saya ambil sebagai dasar rasa curiga saya.
Perhatikan label yang tertulis pada masing-masing kemasan bungkus rokok tersebut, dan perhatikan hasil TAR dan NIKOTIN yang tersaring dari satu batang rokok masing-masing produk.
Untuk Dji Sam Su tertulis TAR 39MG NIKOTIN 2.3MG, sementara untuk Sampurna Kretek tertulis TAR 38MG NIKOTIN 2.2MG. Artinya antara Dji Sam Su dan Sampurna Kretek memiliki kadar TAR dan NIKOTIN-nya selisih 1MG dan 0.1MG. Namun, hasil TAR dan NIKOTIN yang tersaring oleh filter Zenith menunjukkan perbedaan yang luar biasa untuk satu batang rokok dari masing-masing produk.
Ada dua kemungkinan yang membuat hal ini terjadi.
- Dji Sam Su menyebutkan dengan benar kadar TAR dan NIKOTIN yang terkadung, sementara Sampurna Kretek memanipulasi kadar TAR dan NIKOTIN yang sebenarnya terkandung. Dalam hal ini, maka Sampurna Kretek sebenarnya memiliki kadar TAR dan NIKOTIN yang jauh lebih rendah dibandingkan apa yang mereka tulis dalam kemasannya.
- Sampurna Kretek menyebutkan dengan benar kadar TAR dan NIKOTIN yang terkandung, sementara Dji Sam Su memanipulasi kadar TAR dan NIKOTIN yang sebenarnya terkandung. Dalam hal ini, maka Dji Sam Su sebenarnya memiliki kadar TAR dan NIKOTIN yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan apa yang mereka tulis dalam kemasannya.
Mana yang benar? Mungkin harus ada penelitian yang lebih serius untuk melihat kadar TAR dan NIKOTIN dari masing-masing produk. Tidak hanya untuk produk rokok yang saya sebut saja tetapi untuk semua produk rokok yang ada. Jangan-jangan semuanya tidak ada yang benar
Dalam Pasal 4 Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 1999 dimaksud telah menetapkan bahwa batas kadar maksimum kandungan nikotin dan tar pada setiap batang rokok yang beredar di wilayah lndonesia tidak boleh melebihi kadar kandungan nikotin 1,5 mg dan kadar kandungan tar 20 mg.
Keterangan selanjutnya memang disebutkan hal ini akan diterapkan bertahap maksimum 10 tahun setelah UU ini berlaku. Untuk lebih jelasnya, jika ingin lebh tahu silakan baca sendiri UU tersebut disini.
Jadi bagaimana kesimpulan dari hasil penelitian amatir ini? Kesimpulannya, merokok itu tidak sehat saudara-saudara, berhentilah sebelum efek rokok ini menggerogoti tubuh kita, berhentilah sebelum kita merasakan sakit akibat merokok dan yang penting dalam jangka pendek adalah: Berhentilah merokok karena uangnya lebih baik digunakan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat.
Bagi pembaca yang merasa saya nasehati untuk berhenti merokok, jangan sakit hati. Sebenarnya nasehat ini saya sampaikan untuk diri saya sendiri, karena saya ingin berhenti merokok!
Untuk YLKI atau lembaga lain yang berhubungan dengan perlindungan konsumen, tolong dong agar hal ini menjadi perhatian.
berkomentar pada jam 4:32 pm
tanggal 27 February 2008
whuaaaaaaaa rumit, apa hars mengadu ke komnas Ham :-\\” *gubrax
yang penting saya ndak ngerokok, dan untungnya orang2 sekitar saya pun begitu :P
tapi infonya berguna sekali buat para perokok handal :P yayaya buat temen saya nun jauh disana
Posting terakhir di blognya LieZMaya Bermain dengan Artistic Tool Adobe Photoshop
berkomentar pada jam 5:11 pm
tanggal 27 February 2008
hmm.. perbedaan itu bisa terjadi karena produksinya menggunakan manusia bukan mesin, jadinya terkadang hasilnya berbeda dengan standar produksi yg sudah ditetapkan..
ridu gak ngerti masalah rokok.. gak ngerokok soalnya.. heheh..
Posting terakhir di blognya ridu Kuliah Oh Kuliah
berkomentar pada jam 5:16 pm
tanggal 27 February 2008
Merokok dapat menyebabkan kanker, impotensi, dan gangguan kehamilan pada janin.
STOP MEROKOK
lebih enak dirokok(sensor pliss)berkomentar pada jam 6:12 pm
tanggal 27 February 2008
btw, produsen dah berbaik hati memberikan warning
/
Posting terakhir di blognya pututik Panduan Membuat Paspor or Passport
berkomentar pada jam 6:48 pm
tanggal 27 February 2008
ada juga kemungkinan salah satu rokok itu palsu, soalnya temen pernah juga beli dan sering dapet yang palsu…
Posting terakhir di blognya isnuansa Keterwakilan, Bukan Quota
berkomentar pada jam 9:18 pm
tanggal 27 February 2008
Kalo aku cenderung opsi nomor 2. Tapi komen isnuansa sepertinya juga masuk akal.
Tapi aku gak berani komen banyak deh. Ntar takut dituntut ama 234
hehehe..
Dulu ada rokok Prinsip dituntut 234 gara2 iklannya dianggap menghina 234. “Prinsipnya kalo bisa nomor 1 kenapa harus 2,3,4?”
Akhirnya rokok prinsip kalah, dan tutup.
Posting terakhir di blognya Rosyidi Free Ringtone-Ringtone Gratis
berkomentar pada jam 10:27 pm
tanggal 27 February 2008
susah juga yak
/ kemungkinan ke 3 : zenith holder nya yang ngaco, kadar nikotin n tar yang keserap di sampurna cuman sedikit hehe ngaco yak, namanya juga kemungkinan :”>
>-
ya intinya sih emang mendingan gak ngerokok
Posting terakhir di blognya suci Mereka Hidup dari Limbah
berkomentar pada jam 11:01 pm
tanggal 27 February 2008
saya menunggu tips instan berhenti merokok!
Posting terakhir di blognya pudakonline Idea
berkomentar pada jam 11:07 pm
tanggal 27 February 2008
untunglah aLe uda 100% berhenti merokok
*insyaallah* :D
Posting terakhir di blognya aLe iSeng iKutan IdoL SoNg Competition 2008 ah..,,
berkomentar pada jam 11:12 pm
tanggal 27 February 2008
untung saya gak merokok.. jadi gak ikut pusing
Posting terakhir di blognya jimmy Space Sheriff Gaban
berkomentar pada jam 12:47 am
tanggal 28 February 2008
@LieZMaya
Ya ya ya, kasih info ini untuk temennya yang jauh disana
@ridu
Mmm, bisa jadi
@imam
Eh eh eh … coba ya, nanti ketahuan BSB (Badan Sensor Blog) baru tahu rasa
@pututik
Iya juga sih, hanya juga jangan menipu dong hehehe
@isnuansa
Mmm, palsu? Mungkin juga
@Rosyidi
Waduh … jadi kepikiran, jangan2 nanti blog saya juga dikomplain oleh salah satu produsen itu ya hehehe. Gak lah, lha wong saya punya buktinya kok
@suci
Kemungkinan ke-3, kayaknya kurang bisa diterima
Tapi bener, mending gak ngerokok, itu yang tebaik
@pudakonline
Nanti nanti, saya akan posting mengenai hal itu suatu hari
@aLe
Sip. Bagus … jangan penah lagi mencoba ya
@Jimmy
Iya, mending begitu ….
berkomentar pada jam 10:39 am
tanggal 28 February 2008
Hiks suami juga perokok berat…pernah bener2 berhenti tapi cuma bertahan 7 hari…selanjutnya…balik seperti dulu
Posting terakhir di blognya ochie Extra Large…..
berkomentar pada jam 1:17 pm
tanggal 28 February 2008
FYI
Cara mengukur tar dan nikotin yang digunakan oleh pabrik rokok besar (Gudang garam, sampoerna, djarum, bat & bentoel) menggunakan smoking machine. Standar prosedur adalah menggunakan 30 cigarettes “dihisap” selama 2 detik setiap 60 detik hingga batang rokoknya tersisa sekitar 5-10mm dari ujung filter (saya agak lupa pastinya). dari udara yang dihisap kemudian di analisis dengan gc atau alat lainnya untuk mengukur kandungan kimianya (bukan hanya tar n nikotin) kemudian setelah itu dirata-rata.
variasi antara satu batang rokok dengan lainnya tidak jauh berbeda karena ada spesifikasi mengenai standar deviasi (dan betul, untuk kretek tangan variasi lebih besar dibandingkan dengan kretek mesin).
sehingga untuk kasus diatas ada beberapa kemungkinan mengenai perbedaan :
1. Variasi produk (tetapi tidak akan terlalu ekstrem)
2. Cara/karakteristik perokok yang tidak sama.
3. produk palsu (rasanya jika anda perokok, anda akan mudah mengetahui mana yang palsu dan yang asli)
Merokok itu berbahaya bagi kesehatan (saya perokok juga) jangan berpikir merokok cigarette low tar low nikotin less dangerous than others. it depends on how you are smoking.
Jadi jangan tertipu dengan kadar tar dan nikotin yang ada di kemasan. itu adalah “standar merokok” untuk smoking machine. tar delivery terutama ditentukan oleh gaya merokok masing2 orang.
berkomentar pada jam 4:49 pm
tanggal 28 February 2008
Wahahaha…
Bangga karena saya bukan perokok… :D
Posting terakhir di blognya adit-nya niez Rahasia Ah…
berkomentar pada jam 6:06 pm
tanggal 28 February 2008
ampun DJ
^:)^^:)^^:)^
-BSB? agh… mengingatkan saja :P-
berkomentar pada jam 6:11 pm
tanggal 28 February 2008
informasi yg bagus. Btw, intinya kedua2nya pada melebihi ukuran di Undang-Undang kan??
Posting terakhir di blognya mitra w “Balada Pria Sakit Jiwa Dengan Plat Motor Supra AG 5920 GO”
berkomentar pada jam 10:56 pm
tanggal 28 February 2008
menderita asma karena keseringan kena asap rokok
nasib… nasib….
berkomentar pada jam 11:18 pm
tanggal 28 February 2008
berbeda ato pun tinggi kadar dari kedua zat tersebut, namun si perokok masih tetap saja suka menghisap nya, berlahih ke kopi aja ~o)
berkomentar pada jam 12:58 am
tanggal 29 February 2008
@Ochie
Ayo .. diajak mulai mengurangi
@lucky
Owww begitu … thanks infonya, bisa nambah wawasan saya.
@adit-nya niez
Sip, jaga terus kebanggaan itu, jangan sampai terbawa ya
@waterbomm
Maksudnya?
@mitra w
Heu-euh … lebih
@Dimas
Wah, saya kalau pun merokok tidak pernah disebelah orang yang tidak tahan asapnya lho Mas, Bapak almarhum saya juga asma.
@quelopi
Kalo kopi sih emang saya suka juga
berkomentar pada jam 3:21 am
tanggal 3 March 2008
Jadi kapan berhenti merokoknya :P
Posting terakhir di blognya Yuliazmi PR Link Multi Level Marketing
berkomentar pada jam 4:12 pm
tanggal 17 April 2008
ukuran harga pun berbeda dengan label! harga jual lebih murah dibanding dengan label!
” tembako indonesia itu terbaik loh! jadi sebagai warga yang baik perlu menikmati!” <:-P
johanes’s last blog post..Lupa Ganti Gusi
berkomentar pada jam 9:12 pm
tanggal 9 September 2008
wadau klo mo ngroko aja pusing mikirin tar n nikotin ya mending ga ush rokok, nyang namannya rokok ya buanyak racunnya bro.. gw sih cm nyaranin aja tuh yang bt proko tp takut skit mending isep koreknya aja dah bebas tar juga nikotin ga ada asepnya lagi
berkomentar pada jam 6:35 pm
tanggal 3 December 2008
Nah ini cocok untuk para perokok, saya bukan perokok tapi sekeliling banyak yg merokok. jadinya cari solusi agar mereka merokok namun tetap sehat. info di http://rokok-sehat.b350.com
berkomentar pada jam 12:38 pm
tanggal 22 June 2009
saya juga ingin berhenti merokok lingkungan perokok semua lumayan berat juga untuk berhenti tapi saya tetap mengurangi kuantiti rokok yang ada
stop rokok……
berkomentar pada jam 1:52 pm
tanggal 22 June 2009
wah wah… niat banget bro penelitian nya ,tpi i nfo yg bener2 menarik dan bagus bro,aku numpang ngopih yah bro br aku sebar jgn takut bro sumber nya pasti aku bikin
berkomentar pada jam 11:22 pm
tanggal 9 November 2009
kalau ingin merokok tapi sehat (digunakan untuk terapin jg )dan tidak berdampak negative pada lingkungan sekitar
berkomentar pada jam 11:27 pm
tanggal 9 November 2009
ingin merokok tapi sehat (juga digunakan untuk terapi kesehatan) dan juga ramah lingkungan? kunjungi: http://www.divinecigarette.com
anda akan dibukakan cakrawala keilmuannya (dan ini ilmiah buanget). banyak orang berfikir negatif tentang nikotin, padahal baik buat kesehatan. caba cari penelitian tentang nikotin sebelum perindustrian berkembang pesat…
berkomentar pada jam 2:46 pm
tanggal 21 May 2010
lagi searching nikotin dan tar eh ketemu blognya mas riyogarta, hihi… jadi gini mas, pengukuran kadar tar dan nikotin di masing-masing produk itu merupakan ukuran dari alat standar international (bukan manusia).
jadi ketika dikosumsi manusia, bisa saja paparan nikotin dan tar masing-masing orang itu berbeda. sama halnya kayak di atas, bisa saja mas riyo menghisapnya pelan, yang satunya lagi lebih dalam, makanya jadinya seakan-akan filternya yang satu lebih banyak menyaring, padahal belum tentu :D
kesimpulannya, kalo mau aman ya jangan merokok *lho?* semoga menjawab ‘keanehan’ hasil filter diatas ya…
.-= Dimas´s last blog ..#4 Soyjoy Healthylicious: Daku Sehat, Kamu Juga Dong! =-.
berkomentar pada jam 8:54 pm
tanggal 27 November 2010
adalah benar bahwa merokok dapat menyebabkan kanker, impotensi, dan gangguan kehamilan pada janin. mangkanya saya merokok beli bukan merokok dapat
berkomentar pada jam 1:10 pm
tanggal 9 December 2010
hmmmhh,, kemrin kemarin saya jga perokok ,, bukan pecandu c,,, v,, alhmdullah udah 3 bulan ,, sya udah berhenti,, hahahaha,,,
berkomentar pada jam 11:41 pm
tanggal 17 February 2011
aku bersyukur…jika kalian dah tau sekarang,betapa berbahayanya si ROKOK tersebut….walau demikian…tetap saja susah…ya memberhentikannya…semkin di larang semakin gila di terjang…maka dengan itu kami coba lahirkan solusi bagi para perokok kini telah hadir rokok LOW NIKOTN 0,16 mg, TAR 52 mg..Non Kimia sudah di uji (kandungan ramuan tradisional yg sdh di akui keampuhannya)tolonh di uji rokok ini http://WWW.ASSIKHA.COM (assikha Gold & assikha White 0,05 mg)di tungg haslnya…seru kita adu dengan rokok lain…
berkomentar pada jam 7:47 am
tanggal 21 February 2011
Ane udah berhenti merokok sekitar 2 bulan lebih, tapi pengen merokok lagi…
berkomentar pada jam 11:55 pm
tanggal 12 April 2011
kalau mau aman pakai rokok herbal yg alami tanpa saus dan sdikit tembakaunya karena di cmpur daun sirih dn teh hijau nikotin 0,52mg. 7rb/bngks kami adalh distrbutornya di jateng telp:081210687787/eko
berkomentar pada jam 8:53 am
tanggal 25 June 2011
wah, kalo gitu mana yang bener donk?
keterangan masing-masing produk kan harus sesuai and gak jauh beda sama aslinya.
tapi yang penting ya harus jauhi ngerokok biar lebih sehat dan tidak membuat polusi disekitar perokok, kasian kan yang terkena imbas di sebelahnya
berkomentar pada jam 9:48 pm
tanggal 11 November 2011
tak ada asap yang menyehatkan kawan. mau herbal ataupun tidak,
berkomentar pada jam 10:48 am
tanggal 26 December 2011
jadi gimana nih..??
berkomentar pada jam 2:33 pm
tanggal 19 January 2012
satu tambah satu dua, dua tambah dua empat.kalau mau jadi satu lagi gimana caranya yaaa. hidup sekali tapi ikut terapi….
berkomentar pada jam 4:43 pm
tanggal 16 February 2012
wah itu namanya penipuan publik dong..!
berkomentar pada jam 11:04 am
tanggal 29 March 2012
Salam gan.. nemu blog ini pas mau bikin laporan uji kadar Tar dan Nikotin.
berdasarkan pengalaman (setau) saya, tidak bisa menyimpulkan kadar nikotin dan tar hanya dari satu batang rokok saja. di sebuah badan standarisasi yang biasanya jadi langganan kami, butuh 2 slop (2 pak) untuk satu produk rokok. klo pake alat yang ditunjukkan di foto. kesimpulan hanya untuk satu batang rokok itu saja..
Berdasarkan ilmu statistik (hahahaha…maklum saya lulusan stat) mmg tidak bisa mengambil keputusan suatu hipotesis jika data yang dibutuhkan tidak mencukupi.
jadi dari dua opsi itu..tidak ada yang salah. hanya saja kesimpulannya tidak bisa untuk sebuah produk. satu untuk satu batang rokok itu saja. InsyaAllah. thx
berkomentar pada jam 12:14 am
tanggal 11 May 2012
trimakasihinfonyasmuga apayanganda tulis benar terbukti kebenaranya…
berkomentar pada jam 12:25 am
tanggal 11 May 2012
kata2.ribet cie..
knapa anda tdak mencantumkan kadar nikotin dan tarnya
padapenelitianamatiranda???/
biarpara pembanya tau????