Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia akan memiliki warna kulit yang sama, agama yang hanya satu, tidak ada yang namanya negara, suku bangsa dan tidak ada perbedaan. Artinya Sang Khalik memang menghendaki adanya perbedaan. Perbedaan adalah hakekat penciptaan. Perbedaan itu indah.

Suharto Dan Saya!

Dikirim: February 2nd, 2008 | Oleh: | Kategori: Diary | 38 Komentar »

Hari ini tepat tujuh hari mantan presiden RI ini meninggal dunia, artinya sudah diluar hari berkabung —meskipun saya adalah salah satu WNI yang tidak mengikuti himbauan bapak presiden kita untuk memasang bendera setengah tiang. Suharto dan saya adalah hubungan yang tidak bisa dipisahkan, karena dialah saya menjadi begini :(

Cerita diawali saat saya masih duduk di bangku SD. Almarhum Bapak saya adalah dosen di UNPAD Bandung. Saya tidak mengada-ada, Bapak saya adalah dosen yang sangat disenangi oleh para siswanya, bukan karena murah nilai, tetapi karena ilmu dan cara mengajarnya. Saya sangat ingat jika masa bimibingan skripsi tiba, rumah saya di Bandung mirip rumah yang buka praktek dengan tamu yang nonstop dari pagi hingga magrib. Saya kecil tidak boleh main halaman rumah karena penuh dengan siswa-siswa Bapak. Saking banyaknya pengunjung yang hendak bimbingan, Ibu saya menyiapkan teh dalam bentuk pitcher yang besar dengan sebuah toples gula agar mereka membuatnya sendiri.

Bertahun-tahun hal ini menjadi sebuah peristiwa yang biasa. Bapak saya malah melebarkan terasnya agar bisa menampung tamu lebih banyak. Tidak hanya itu, para pedagang makanan memanfaatkan momen tersebut untuk berjualan :)

Lalu …. rezim orba dengan semena-mena membuat rencana jalan tembus dari Karapitan ke Malabar. Dampaknya, rumah kami tercinta terkena rencana proyek dan harus digusur dengan uang penggantian yang sama sekali tidak memadai!

Sekedar info, uang penggantian yang kami terima bahkan tidak cukup untuk menyewa sebuah truk buat mengangkut barang-barang selama pindahan :(

Penggusuran ini dilakukan dengan berbagai ancaman yang cukup mengerikan. Setahun sebelumnya, perumahan disebelah tempat tinggal kami bahkan dibakar. Itu pula yang menjadi sebab mengapa Bapak akhirnya mengalah setelah menjadi rumah terakhir yang bertahan.

Ini baru perbuatan zalim ORBA yang pertama kepada keluarga kami! Selanjutnya jauh lebih jahat!

Setelah rumah kami dilibas pembangunan jalan tembus, kami menempati rumah dinas di daerah Sekeloa (dekat jalan Dipati Ukur) yang diberikan UNPAD kepada Bapak untuk menunggu rumah kami di Cigadung yang sedang dibangun. Disini cerita paling menyedihkan terjadi!

Bapak saat itu sedang menjalani pendidikan S3 dan akan menjadi doktor ilmu komunikasi pertama di Indonesia. Sudah barang tentu, hal ini mendatangkan peluang untuk menduduki jabatan penting di UNPAD. Namun, karir Bapak saya rupanya memacing rasa iri dari pejabat berkuasa yang kebetulan juga tinggal sebegai tetangga sebelah. Dengan berbagai cara, akhirnya Bapak "TKO" dengan fitnah yang sama sekali tidak masuk akal! Bapak akhirnya dipecat secara tidak hormat dari UNPAD karena dicap sebagai PKI! Pengabdian puluhan tahun sebagai dosen hilang semua!

Dengan berbagai cara tetangga saya itu berusaha menyingkirkan Bapak, baik melalui ilmu hitam, santet hingga fitnah. Alhamdulillah, ilmu hitam dan santet yang dilancarkan tidak berhasil karena Bapak rajin beribadah. Namun fitnah rupanya berhasil menghancurkan karir Bapak sekaligus menghancurkan perekonomian keluarga kami!

Saya ingat betapa anggota LITSUS masuk rumah dan semena-mena merampas semua buku-buku yang telah dikoleksi Bapak saya selama puluhan tahun. Saya tidak membayangkan, berapa harga buku-buku itu di mata kolektor jika sekarang masih ada.

Bapak tidak tinggal diam, beliau mengirimkan surat protes ke pemerintah melalui PO.BOX 5000 dengan berbagai argumen dan bukti bahwa dia sama sekali tidak pernah berhubungan dengan partai terlarang tersebut. Semua dijilid rapi dengan ketebalan lebih dari satu rim!

PO.BOX 5000 adalah kotak surat yang disediakan pemerintah saat itu sebagai jalur resmi seseorang atau badan untuk melaporkan suatu ketidakberesan terhadap kelangsungan pemerintahan.

Saya saat itu duduk di bangku SMP, bingung karena tidak bisa membantu apa pun :( Bahkan saya juga bingung akan masa depan saya. Bagaimana saya bisa sekolah kalau Bapak saya tidak punya uang untuk menyekolahkan saya?

Tetapi Tuhan Maha Adil. Bapak sebagai eks sastrawan di tahun 60-an mendapat tawaran untuk kembali menjadi penulis di Malaysia. Aneh ya? Indonesia malah tidak menghargai Bapak sebagai seorang sastrawan yang sempat disebut anak ajaib oleh HB. Jassin, sementara negara tetangga sampai mengutus orang menemui Bapak ke rumah (di Cigadung) untuk membujuk agar Bapak mau menulis di Malaysia.

Penderitaan Bapak sebagai korban fitnah ORBA cukup panjang bahkan mengalahkan umurnya. Saya ingat betapa Bapak senang melihat Suharto mengundurkan diri, dia bertakbir saat itu dan berharap rehabilitasi namanya akan segera terwujud. Namun harapan tetap harapan, hingga meninggal diakhir tahun 2005, statusnya tetap menjadi eks PKI meskipun sama sekali tidak buktinya :(

Begitulah sekelumit kisah hubungan Suharto dan Saya. Saya adalah salah satu manusia Indonesia yang merasakan kengerian dan kepahitan di jaman rezimnya berkuasa.

Turut berduka cita buat Suharto, semoga Allah memaafkan segala dosa sampeyan selama hidup. Amin.

Ah ya, nama Bapak saya adalah Riyono Pratikto


38 komentar untuk “Suharto Dan Saya!”

  1. 1
    Jiewa
    berkomentar pada jam 11:52 am
    tanggal 2 February 2008

    Saya sedih membaca tulisan ini, saya tau pasti pedih rasanya saat ini buat mas Riyo menonton di tivi saat ini banyak yg kembali mengelu-elukan jasa2 beliau. Para pejuang reformasi yg dulu begitu keras, kini mekunak. Semoga keadilan dan hukum bisa ditegakkan..

    Posting terakhir di blognya Jiewa Kenapa Tahu dan Tempe Jadi Mahal ?

  2. 2
    Riyogarta
    berkomentar pada jam 12:16 pm
    tanggal 2 February 2008

    @Jiewa
    Wah, bukannya sedih Mas .. malah dongkol.
    Mereka (para media) solah-olah melupakan sisi buruknya bahkan berusaha mengubah image Suharto menjadi manusia yang paling berjasa terhadap negara ini.

    Saya memang tidak mengingkari jasa Suharto terhadap negara ini, tapi mbok yao beritanya dibuat seimbang, sehingga masyarakat luas tahu dan bisa menilai secara obyekif, siapa sebenarnya Suharto ini :(

  3. 3
    cempluk
    berkomentar pada jam 3:10 pm
    tanggal 2 February 2008

    yang mati tidak akan bisa hidup kembali untuk memperbaiki kesalahan yg dulu pernah berbuat zalim..kita hanya bisa menuntut keapdaNya..semoga beliau ditermaNya..amin

    Posting terakhir di blognya cempluk Kopdar itu bikin kangen

  4. 4
    aLe
    berkomentar pada jam 5:17 pm
    tanggal 2 February 2008

    Masyaoloh,
    wah aLe benar2 baru tahu,
    turut prihatin oM :)

    tapi, yang jelas Tuhan tidak tidur oM,
    aLe yakin itu, smoga Tuhan memberikan jalan yg terbaik., aMin

    Telat? tak ada kata telat,
    mungkin ‘jalan yg terbaik’ itu telah datang kemarin ata dulu,.
    tp blm disampaikan ke kita sbagai hambanya
    yah, kita berdoa saja :)

    Posting terakhir di blognya aLe Adsense Banned euy.,

  5. 5
    Hair
    berkomentar pada jam 5:37 pm
    tanggal 2 February 2008

    Tidak ada manusia yang sempurna di dunia in
    Saya salut terhadap bapak anda yang punya bayak koleksi buku, bapak saya juga punya banyak koleksi buku tapi gak sebanyak kakak saya

    Posting terakhir di blognya Hair Domain Baru

  6. 6
    Hair
    berkomentar pada jam 6:03 pm
    tanggal 2 February 2008

    saya sangat salut dengan bapak anda yang punya banyak koleksi buku. Kecerdasan seseorang bisa diukur dari seberapa banyak buku yang ia baca

    Posting terakhir di blognya Hair Domain Baru

  7. 7
    Freddy Hernawan
    berkomentar pada jam 7:02 pm
    tanggal 2 February 2008

    Saya ikut terharu membaca kisah sampeyan kang. saya bisa ikut merasakan apa yang sampeyan rasakan.

    Posting terakhir di blognya Freddy Hernawan Definisi kentut

  8. 8
    Rosyidi
    berkomentar pada jam 8:04 pm
    tanggal 2 February 2008

    Saya turut prihatin. Fitnah memang lebih kejam daripada pembunuhan.
    Semoga Allah mengganti semua yang telah diambil dengan yang lebih baik.

    Posting terakhir di blognya Rosyidi Ganti Nomor HP

  9. 9
    jimmy
    berkomentar pada jam 10:33 pm
    tanggal 2 February 2008

    wah bener2 ngeri ya.. saya turut bersimpati dengan apa yang mas alami.. tapi semuanya sudah lewat.. sekarang yang penting bagaimana kita jalani hidup kita sekarang.. :)>-

    Posting terakhir di blognya jimmy Telkom Flexi memang bukan telepon biasa

  10. 10
    Jiewa
    berkomentar pada jam 10:57 pm
    tanggal 2 February 2008

    beritanya dibuat seimbang, sehingga masyarakat luas tahu dan bisa menilai secara obyekif, siapa sebenarnya Suharto ini

    Disinilah peran blog.. contohnya ya artikel ini :)

    Posting terakhir di blognya Jiewa Kenapa Tahu dan Tempe Jadi Mahal ?

  11. 11
    goyangan
    berkomentar pada jam 3:18 am
    tanggal 3 February 2008

    Mari kita terus suarakan agar aset2 penjarah kekayaan negara no 1 di dunia versi PBB ini di kembalikan ke tangan rakyat. RAKYAT BERSATU TAK BISA DIKALAHKAN!

    Posting terakhir di blognya goyangan Acha – Irwansyah Jadian Lagi

  12. 12
    Donny Reza
    berkomentar pada jam 11:56 pm
    tanggal 3 February 2008

    Wow, saya kenal sama anaknya penulis hebat?! hehe…bangga…:-)
    Saya turut bersedih atas kejadian-kejadian yang menimpa keluarganya om Riyo …

    Posting terakhir di blognya Donny Reza One Question

  13. 13
    alni
    berkomentar pada jam 6:59 am
    tanggal 4 February 2008

    Selama pemerintahannya Soeharto mungkin membuat orang bahagia sebanyak dia membuat orang menderita. Bagi yang bahagia, jaman itu negara stabil, pengangkatan pegawai negeri banyak, perhatian terhadap pertanian, etc. Yang mengelu2kan sekarang ya masyarakat (dan pejabat, parpol) yang sangat merasa makmur pada waktu itu.

    Tapi buat orang yang difitnah eks PKI (bahkan tetangga sebelah rumah sampai anak2nya tidak bisa masuk sekolah negeri lho, apa ikut PKI-bila benar- genetik yang bisa menurun ya !) atau orang Aceh, korban petrus (tembak misterius) mungkin merasa hujatan yang diterima Soeharto belum seimbang dengan apa yang telah dilakukannya.

  14. 14
    ika
    berkomentar pada jam 9:17 am
    tanggal 4 February 2008

    di jelang sore trans tipi pernah didatangkan seorang wartawan masa soekarno yang dianggap PKI karena dia sukarnois..hmm saya rasa soeharto itu ngiri sama bunk karno cuz bunk karno punya karisma, sedangkan dia? halah..militer aja dijadiin sarana mengintimidasi,,yah moga2 kesalahannya diampuni tapi proses perdata nya harusnya tetep berjalan soalnya khan hartanya bisa untuk rakyat :)

    Posting terakhir di blognya ika Pahlawan…

  15. 15
    suprie
    berkomentar pada jam 9:54 am
    tanggal 4 February 2008

    cukup sedih dan tragis… yah begitulah orba, begitulah Soeharto , memang gak pantes dia menyandang gelar pahlawan

    Posting terakhir di blognya suprie Which Distro i choose ?

  16. 16
    suprie
    berkomentar pada jam 10:00 am
    tanggal 4 February 2008

    wiuh barusan baca artikel di republika, ternyata om riyo…

    . Malah yang paling kecil (namanya Ryogarta Ruiyana Pratikto) bisa mengambil hikmahnya. Dia katakan, tuduhan dan pecatan itu membuatnya beruntung. Sebab dengan begitu, dia jadi bisa hidup lebih prihatin dan tidak ugal-ugalan.

    Semoga di beri ketabahan yah om

    Posting terakhir di blognya suprie The Inconvenience Truth…. Kebenaran yang tidak menyenangkan

  17. 17
    Reorid
    berkomentar pada jam 1:40 pm
    tanggal 4 February 2008

    Turut prihatin

    Posting terakhir di blognya Reorid | Download Software –

  18. 18
    KaiToU
    berkomentar pada jam 3:42 pm
    tanggal 4 February 2008

    wah, jamanna suharto dulu Kai masih kecil :P belon ngerti apah2 :-??
    tapi ceritana ternyata gitu, yach? :-?
    BTW, gimana kabarna Suharto skrg, yach? :-/

    Posting terakhir di blognya KaiToU [PCMAV] RC24 (v1.0 RC 24) : Dah Terbit! – Clean Download Links

  19. 19
    putri
    berkomentar pada jam 4:32 pm
    tanggal 4 February 2008

    Sama dong say. Bapak aku juga begitu. Di fitnah antek PKI. Di pulangin dari Jepang. Di keluarin dari rumah dinas. Trus gak jelas statusnya. Bersalah apa enggak. Gak pernah ada pengadilannya. Sampe sekarang anak cucu gak ada yang boleh jadi pegawai negeri. Karena ada test skrining yg tdk meloloskan mantan antek PKI.
    Tapi Allah gak pernah tidur kok. Banyak hal positif terjadi karena prasangka negatif.

    Posting terakhir di blognya putri LETS GO TO BADUY

  20. 20
    riyodina pratikto
    berkomentar pada jam 7:57 pm
    tanggal 4 February 2008

    wow…. klo mo mikir asyiknya… karena “kelakuan” soeharto, aq skarang gi S3… mo nerusin cita-cita bapak yang blom sempet kesampaian, karena negara ini ktakutan ma bapak kita yang sangat nasionalis itu yaaaa…..

    semula ketika engkong harto meninggal, qu sempet “mrempeng” lha wong segitu hwebathnya segalanya serba ada banget, mpe makamnya aja di dalem istana sendiri… waks:-w
    jadi inget ma mereka yang “dihilangkan” ga ktauan dimana makamnya, kluarganya hanya berhenti pada pertanyaan ga berjawab…:((

    tapi seperti Bapak alm bilang ALLAH ga tidur… persis seperti yang buguru Putri bilang juga ALLAH ga tidur… memang begitulah cara ALLAH membuat qt semua semakin dekat dan dekat kepadaNYA…

    klo mo liat positifnya… maka semua ada hikmah yang luar biasa… dibalik peristiwa pahit sekalipun, ketika qt tetap mengadu kepadaNYA… maka sgala kpahitan itu menjadi tidak terasa pahit… segalanya menjadi diringankan… sgalanya menjadi indah karena tanganNYA takkan pernah jauh dari menuntun qt ke jalanNYA yang penuh berkah dan rahmat selalu….amin…

    sukses ya om Riyo…

  21. 21
    ridu
    berkomentar pada jam 6:29 pm
    tanggal 5 February 2008

    Turut prihatin dengan kejadian terhadap keluarga Om Riyo.. jahat banget deh.. sampe2 difitnah.. Gak rela banget ridu.. his..

    Ya sekarang dia sedang memetik hasil dari kekejamannya di masa hidupnya itu.

    Posting terakhir di blognya ridu Social Engineering (Bag. 2)

  22. 22
    Riyogarta
    berkomentar pada jam 3:12 pm
    tanggal 7 February 2008

    @All
    Terimakasih atas simpatik dan rasa prihatin yang telah disampaikan :)
    Itu hanya sekelumit cerita yang akan selalu menjadi masa lalu dan pelajaran bagi saya dan keluarga yang insya Allah tidak akan pernah terulang kepada siapa pun juga. Amin.

  23. 23
    Adis
    berkomentar pada jam 8:25 am
    tanggal 14 February 2008

    Ketabahan luar biasa seorang hamba Alloh…

    Posting terakhir di blognya Adis Tour de Sulamadaha

  24. 24
    irhan
    berkomentar pada jam 2:24 pm
    tanggal 15 February 2008

    Waduh.. telat baca saya.. Gak terasa air mata perlahan2 netes… saya ikut sedih dan prihatin mas Riyo :( Allah memiliki banyak cara untuk menguji hamba2Nya yang beriman.. Semoga fitnah dunia itu justru akan semakin melapangkan jalan Bapak sampeyan menuju kehadirat-Nya.. Amin. Allah Maha Adil!

    Posting terakhir di blognya irhan curhat siang-siang…

  25. 25
    Vandy
    berkomentar pada jam 5:48 pm
    tanggal 20 February 2008

    Saya salut…;;)

    Posting terakhir di blognya Vandy Ayo Tingkatkan Devisa!!!

  26. 26
    anton
    berkomentar pada jam 12:03 pm
    tanggal 17 March 2008

    Orang itu ada baiknya ada buruknya….tapi orang dengan posisi sangat tunggi..sering tidak tahu bagaimana proses di bawahnya berjalan….yang dia tahu hanya hasilnya yang didapat dari laporan durno.

    Saya ingat suatu cerita yang diperankan Harry de Fretes..dia manjadi pengusaha yang hendak membeli tanah2 masyarakat untuk di jadikan perumahan/mall…dia menawarkan ganti rugi yang bagus ( anggap saja 350.000 / m2 ) tetapi oleh orang2nya nilai tersebut di turunkan menjadi hanya 100.000 / m2…
    Intinya..

    Simpati saya pada saudara Riyogarta….tapi ada baiknya kita mengikut AM Fatwa, memisahkan antara Soeharto secara pribadi dan Rezim Soeharto.

    Kita tidak pernah tahu, jika kita sampai pada posisi yang sama dengan Soeharto..apakah kita lebih baik dari dia?..atau malah lebih jelek?

  27. 27
    erri
    berkomentar pada jam 10:19 pm
    tanggal 31 March 2008

    Saya tidak mengenal dengan baik Suharto, TAPI saya mengenal bpk Riyono Pratikto ( dan keluarganya) dengan baik dan cukup lama. Beliau adalah orang bijaksana dan religius yg totally mengabdi untuk ilmu pengetahuan yang sangat dikuasainya. Keberhasilan putra-putrinya yg dicapai dengan kerja keras dan usaha sendiri, pastinya menjadi kebahagaian beliau sampai akhir hayatnya.

  28. 28
    mashendra
    berkomentar pada jam 3:15 pm
    tanggal 2 April 2008

    “setelah gw baca ni kisah,,,sumpah sedih bangedd gw,,,parahhhh bangedd mang jamannya suharto,,ihh ngeriii ngga kebayang deh,,,gw ngebayangin kalo itu menimpa keluarga gw,,,sakiitttt,,,,,perihhh..jendrall….

    ok sekarang 2008..lo harus ambil hikham itu semua..harus kuat ya mas..,yg sabar,,,doain aja yg terbaik buat orang2 yg telah menzalimi keluarga anda jama dahulu,,,,ok…teutuep positif thinking,,,aja,,,

  29. 29
    vickz
    berkomentar pada jam 2:36 pm
    tanggal 8 October 2009

    Tragis. Aku jadi ikut sedih setelah baca cerita diatas, dan -jadi tambah-kesal sama penguasa orba yang tidak manusiawi itu. Mungkin masih banyak lagi korban-korban yang juga mengalami hal demikian, hanya mereka tidak berani dan tidak bisa mengungkapkannya.

    Mudah-mudahan pemimpin di pemerintahan sekarang dan yang akan datang tidak mengulanginya, sehingga masyarakat Indonesia bisa hidup damai sejahtera.

    Amin.

  30. 30
    sawali tuhusetya
    berkomentar pada jam 2:01 pm
    tanggal 3 January 2010

    doh, mas riyo, sungguh saya baru tahu kalau mas riyo itu ternyata putra almarhum riyono pratikto yang karya2nya sangat saya kagumi, khususnya cerpen2nya yang humanis dan mengharukan. untung saja mas riyo memberikan link lewat FB. setidaknya, meski saya tidak mengenal almarhum secara biologis, roh dan karya2nya ada yang mengalir dalam sebagian teks2 cerpen yang saya buat. salam hormat buat almarhum di alam keabadian. semoga almarhum mendapatkan tempat yang terbaik di sisi-Nya, amiin. terima kasih, mas riyo. salam buat keluarga, mas riyo. terim
    .-= sawali tuhusetya´s last blog ..Pendidikan yang Miskin Sentuhan Budaya =-.

  31. 31
    Riyogarta
    berkomentar pada jam 2:28 pm
    tanggal 3 January 2010

    @sawali
    amin pak :) itulah pak, mengapa saya tidak pernah suka dengan suharto. kalau disuruh memaafkan ya saya maafkan selayaknya sesama muslim, tetapi kalau ditanya setuju kah diberi gelar pahlawan … waduh berat pak.

    kegetiran hidup kami sekeluarga benar-benar tidak terlupakan, dan ini semua akibat rezim pimpinan suharto dengan uu subversif khususnya mengenai keterlibatan pki pada seseorang.

    yang tidak saya sertakan dalam tulisan ini adalah, sakit hatinya bapak saya. beberapa tahun sebelumnya, bapak saya ditawari untuk pindah ke malaysia untuk mengajar di sana dan kalau tidak salah ditawari menjadi guru besar. bapak menolak karena menurut bapak lebih baik mengajari bangsa sendiri. sayang ternyata bangsa yang di pimpin suharto kala itu tidak mau menghargai manusia dengan idealisme nasionalis seperti itu. saya pikir banyak juga yang senasib dengan bapak saya itu.

    bapak saya yang sempat mengharumkan nama indonesia di dunia sastra meninggal dengan tetap menyandang gelar eks pki sebagai hasil sebuah fitnah. tuduhan yang tidak pernah terbukti dan tidak pernah dibuktikan melalui pengadilan.

  32. 32
    Moh Arif Widarto
    berkomentar pada jam 7:55 pm
    tanggal 3 January 2010

    Saya kira, almarhum Pak Riyono Pratikto hanyalah satu dari ribuan korban fitnah sebagai anggota PKI. Apabila semua keluarga korban fitnah membuat kiriman blog seperti Mas Riyo, saya yakin akan terdapat ribuan halaman kesaksian buruk terhadap Suharto.

    Saya turut prihatin. Semoga Almarhum Pak Riyono Pratikto diberikan tempat yang mulia oleh Allah SWT. Amin.
    .-= Moh Arif Widarto´s last blog ..Selamat Tahun Baru 2010 =-.

  33. 33
    Ncep
    berkomentar pada jam 8:01 pm
    tanggal 3 January 2010

    Suharto is dead… Penjahat HAM..

  34. 34
    gadgetboi
    berkomentar pada jam 11:20 am
    tanggal 4 January 2010

    Turut prihatin mas … tidak menyangka mas riyo memiliki pengalaman pahit seperti itu … Semoga saya ini membawa hikmah agar mas riyo tetap tegar menghadapi hidup yang kadang kala kejam (atau manusianya yg kejam?) saya doakan semoga nama baik mendiang baspak mas riyo dibersihkan namanya… Atau adakan saja forum atau blog yg menampung sesama korban mas? Siapa tahu bisa “memelekan” mata pemerintah sekarang …

  35. 35
    Riyogarta
    berkomentar pada jam 10:49 am
    tanggal 5 January 2010

    @gadgetboi
    wah kalau saya buat forum seperti itu, nanti saya malah dituduh berhaluan kiri :p

  36. 36
    mei 1998 « Susandevy's Blog
    berkomentar pada jam 11:27 pm
    tanggal 21 May 2012

    […] ? atau bahkan ada yang sangat bersyukur seperti kisah menyentuh dan mengharukan yang saya baca dari sebuah blog ini […]

  37. 37
    Theresia Putri
    berkomentar pada jam 9:06 am
    tanggal 17 December 2015

    Saya mahasiswi Unpad. Sempat membaca buku Pak Riyono yang berjudul “Kreatif Menulis Feature”. Tidak sengaja menemukan halaman ini saat saya berusaha menelusur hubungan persahabatan Pak Riyono dan Pak Ajip Rosidi.
    Tanpa mengurangi rasa kagum pada almarhum, saya turut sedih, Mas.

  38. 38
    Theresia Putri
    berkomentar pada jam 9:08 am
    tanggal 17 December 2015

    *mahasiswa Fikom Unpad.


Isi Komentar