Beberapa Hal Yang Menyebalkan Di Jalan
Dikirim: November 24th, 2007 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Bingungsiana | 19 Komentar »Beberapa hal yang membuat saya sebel berkendaraan di Jakarta, selain macet ada juga hal-hal lain yang kadang membuat saya tidak habis pikir, “Kok ya ada orang yang melakukan hal-hal tersebut ya? Padahal apa yang dilakukan tersebut bukan hanya membahayakan dirinya sendiri, tetapi juga membahayakan pengendara di sekitarnya, bah.” Berikut beberapa hal yang menyebalkan bagi saya saat berkendaraan.
- Pengendara motor tanpa lampu di malam hari
Saya sangat heran dengan orang-orang yang melakukan hal ini. Malam hari, jalanan gelap, pakai motor kok ya tidak pakai lampu, ngebut pula! Walah walah, sebenarnya apa sih motivasi mereka ini? Gaya-gayaan kah? Yang jelas, mereka yang mengendarai motor di malam hari tanpa lampu bukan saja membahayakan dirinya, tetapi juga membahayakan pengendara lain khususnya sesama pengguna motor. Singkat kata, maaf saja, mereka ini orang-orang yang tanpa otak! - Belok tanpa menyalakan lampu sent
Ah, ini juga sering sekali terjadi, tidak motor tidak mobil. Tiba-tiba melakukan manuver yang membuat pengendaraan di belakangnya sport jantung. Hebatnya lagi, mereka ini kalau ditegur malah lebih galak
Padahal apa susahnya sih membiasakan diri untuk tertib berlalu-lintas, toh demi kesalamatan dia sendiri.
Ada juga penyakit dimana pengendaran menyalakan lampu sent bersamaan dengan kendaraan dibelokkan, ini mah sama saja dengan tidak memberi tanda atuh
- Klakson saat lampu lalu lintas berwarna merah dan stop saat lampu hijau
Yang seperti ini sering dilakukan oleh para supir angkot, khususnya supir-supir metromini. Yang membuat saya heran, sering terjadi dimana polisi yang ada dilokasi tidak melakukan tindakan apa pun
- Jalan lambat di jalur cepat (jalur kanan)
Nah yang ini sering terjadi di jalan tol. Hebatnya, hal ini tidak hanya dilakukan oleh supir truk dan bis yang memang sudah terkenal sering melakukan hal ini, tetapi juga oleh supir kendaraan pribadi
Padahal banyak sekali peringatan-peringatan yang dipampang di pinggir tol yang memperingatkan untuk jalan di jalur kiri karena kanan hanya digunakan untuk menyusul. Pada tidak bisa baca kali ya
- Membuka pintu mobil tanpa melihat belakang
Yang seperti ini nih, bikin jantung seperti mau copot. Mbok yao kalau mau membuka pintu –khususnya pintu yang berada di sisi jalan– itu lihat-lihat kebelakang dulu, apa sih susahnya?
- Tidak mau meminta maaf saat melakukan kesalahan
Ini sering terjadi, sudah salah terus ngeloyor pergi tanpa basa-basi. Padahal kita sudah kaget dan kesel, entah karena harus mengerem mendadak atau membanting kemudi. Ada juga yang lebih gila, sudah salah terus malah nonjok bagian dari kendaraan yang kita kendarai. Padahal apa sih susahnya untuk meminta maaf dengan melambaikan tangan misalnya jika memang bicara tidak memungkinkan. Memang budaya meminta maaf di negeri kita itu mahal ya
- Tidak mau memberi jalan
Pelit! Inilah yang sering terjadi, tidak mau memberi jalan padahal jika dilakukan hanya mengurangi waktu beberapa menit saja, bahkan hanya beberapa detik! Terkadang jalan pun menjadi macet tidak karuan gara-gara seorang supir tidak mau memberi jalan kepada pengendara lain.
Saya sering memberi jalan kepada pengendara lain, alhasil …. alhamdulillah saya pun sering diberi jalan pengendara lain
- Tidak mau antri
Sebetulnya masalah keengganan untuk membiasakan budaya antri bukan hanya di jalan raya, tetapi terjadi dibanyak hal. Mental untuk nyelonong masuk di tengah antrian kendaraan dengan mengambil jalur kanan sering berbuah kemacetan yang sebetulnya tidak seharusnya terjadi, tetapi begitulah yang sering terjadi
Masih ada lagi yang lain? Ada! Yaitu bapak polisi yang terkadang betindak seperti melakukan jebakan, melalui rambu-rambu yang terkadang membuat pengendara bingung atau seperti yang telah saya alami dulu, ingin selamat malah ditilang .. bah.
Related posts:
- Inilah Yang Saya Lakukan
- Jalan Alternatif Menuju Bandara
- Ditilang!!
- Tidak Adakah Yang Lain?
- Selamat Jalan Sahabat
berkomentar pada jam 5:55 am
tanggal 24 November 2007
Whew, saya yang cuma jadi penumpang aja sering senewen, apalagi yang bawa mobilnya
berkomentar pada jam 8:00 am
tanggal 24 November 2007
wah kalo saya paling kesel itu dengan becak.
berkomentar pada jam 10:03 am
tanggal 24 November 2007
yang belok tanpa lampu sent yang paling ngeselin. Atw mo belok ke kiri tapi lampu sent nya ke kanan.
Tapi yang paling parah: lupa matiin lampu sent, jadi kita pikir dia bakal belok, ternyata lurus
berkomentar pada jam 11:04 am
tanggal 24 November 2007
hihiihihii
ada sebagian yg sering kulakukan
berkomentar pada jam 1:24 pm
tanggal 24 November 2007
yg nmr 1 aLe lg ngelakuin, coz lampu mati dan blm smpt ganti :P
klo yg laen aman :D
berkomentar pada jam 1:40 pm
tanggal 24 November 2007
@Donny
Betul … heran ya. Kapan lalu lintas di negara kita ini pengendaranya pada disiplin
@ayahshiva
Mmm, kalau becak saya sudah jarang lihat. Tapi kalau bajaj sering (sering ngeselin maksudnya). Sampai-sampai ada isitilah, hanya Tuhan yang tahu kapan bajaj akan belok
@rd Limosin
Yup, jadinya bikin kagok … ini orang mau belok apa gak sih.
@Luthfi
Maaf ya, soalnya kesel nih hehehe
Waduh, jangan-jangan pernah kena makian saya
@aLe
, mbok ya disempetin ganti … atau jangan keluar malam-malam dulu. Bahaya tuh
Ckckckc
berkomentar pada jam 9:56 am
tanggal 25 November 2007
iya deh, :D
ni pas smpt mo ganti eh hari minggu, pada tutup dah :P
semoga besok sdh bs dan terang lg lampunya
berkomentar pada jam 2:42 pm
tanggal 25 November 2007
karena stock nyawa dinegeri ini sudah terlalu banyak dan murah!
berkomentar pada jam 11:09 am
tanggal 26 November 2007
Hahhahha kok omelannya persis sama dengan yang suami saya sering keluhkan yah…
Emang paling sebel kita udah berusaha hati-hati, eh ada orang yang seenak udelnya nyetir gak pake aturan…kalo motor mah emang pada bebel…Ngerasa kecil bisa nyelap nyelip, ugal-ugalan, gak pake lampu padahal gelap, helm gak mau dipake, dah gitu ntar klo ketabrak nyalahin yang bawa mobil..x(
Ato mereka gak takut mati yah? dikiranya nyawanya ada 12 kali yah? yang pasti mereka gak takut geger otak…soalnya pada gak punya otak sich
berkomentar pada jam 12:37 pm
tanggal 26 November 2007
wehhee.. semuanya kena banget tuh.. betul kata bang/mas/om donny, jangankan yang
supiregh yang nyupir, yang jadi penumpang aja dah enek :-D maklum angkoters kita mah :-D hihi..berkomentar pada jam 1:49 pm
tanggal 26 November 2007
sampe kapan ya timbuk kesadaran bagi pengguna Jalan???
berkomentar pada jam 3:56 pm
tanggal 26 November 2007
Wew,, namanya juga jakarta atuh,, mungkin orang2 harus bikin peraturan sendiri2 kali ya,, abisnya seolah jalan tuh punya masing2, padahal kan jalan dipake sama orang banyak!!
berkomentar pada jam 9:56 pm
tanggal 26 November 2007
untung gag punya mobil :P
berkomentar pada jam 3:48 pm
tanggal 27 November 2007
yup…
sebel emang… palagi yang nomer 1…
kadang tiba2 dibelakang udah ada orang yang klakson… gak tau dari mana datengnya… bahkan kadang2 kalo dia mau nyelip kita nyalain lampu beam sebentar… habis itu lampunya dimatiin lagi… makanya banyak kecelakaan disini…
berkomentar pada jam 10:19 pm
tanggal 27 November 2007
selain becak, yang membuat saya kesel adalah seringnya angkot yang jika mau berhenti baik mau nurunin penumpang maupun naikin penumpang selalu mendahului kita dulu, jadi nya kita kaget, tiba tiba aja berhenti di depan kita.
berkomentar pada jam 12:28 am
tanggal 30 November 2007
hmm… bukan cuman di Jkt mas… disini juga begitu
berkomentar pada jam 9:22 pm
tanggal 3 December 2007
Kalo polisinya bisa tegas, insyaAllah semuanya akan jadi lebih baik.
berkomentar pada jam 10:49 pm
tanggal 4 December 2007
[...] saja beberapa hari yang lalu saya posting Beberapa Hal Yang Menyebalkan Di Jalan, lha kemarin ini, hari minggu hal yang menyebalkan itu akhirnya berbuah [...]
berkomentar pada jam 4:27 pm
tanggal 31 January 2008
kemarin temenku mengalami kecelakaan karena ada mobil yang buka pintu sembarangan tanpa liat-liat situasi di belakangnya. trus motornya nabrak pintu mobil & tubuhnya terjun bebas ke arah motor dari arah yang berlawanan. sekarang dia masih di rumah sakit setelah menjalani operasi pemotongan usus ( ususnya mengalami pendarahan karena benturan ) & sekarang mesti pakai usus buatan di perut. kasihan kan. belum lagi, yang nabrak ga mau tanggung jawab. buat semua pengendara tolong lebih tertib di jalan…..