Laptop Buat Anggota DPR? 21 Juta?
Dikirim: March 23rd, 2007 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Opini | 20 Komentar »Sebetulnya saya malas menulis dan menanggapi berita-berita yang selalu saja dibuat para anggota dewan yang satu ini. Hanya untuk perkara yang satu ini kok rasanya gatal untuk tidak menanggapinya, apalagi setelah membaca salah satu berita pada detik.com berjudul Merek dan Spesifikasi Laptop Anggota DPR Masih Dirahasiakan. Berikut saya kutip pernyataan Sekjen DPR, Faisal Jamal:
Menurut dia, bisa saja DPR membeli laptop dengan harga Rp. 5 atau Rp. 6 juta. “Kita tidak ingin membeli laptop murah, yang tiga atau empat bulan rusak. Kita ingin membeli laptop yang ada jaminannya 3 sampai 4 tahun,” kata Faisal.
Duh, bung Faisal #-o. Dari pernyataan Anda saja sudah terlihat jelas bahwa Anda tidak mengetahui apa dan bagaimana membeli laptop yang baik. Awet tidaknya sebuah laptop (baca: cepat atau tidak rusaknya sebuah laptop) lebih ditentukan oleh bagaimana pengguna (user) menggunakannya. Biar kata itu laptop harganya 50 juta, kalau yang menggunakannya tidak mengerti apa yang tidak boleh dilakukan ya tetap saja itu laptop akan cepat rusak :-b.
Saya percaya banyak anggota DPR yang sudah cukup menguasai teknologi sehingga layak memiliki laptop. Tetapi saya pun mempunyai keyakinan bahwa lebih banyak anggota DPR yang masih gaptek alias gagap teknologi. Perhatikan saja salah satu cuplikan wawancara pada acara berita salah satu TV swasta kemarin sore. Dia (saya lupa namanya) mengatakan “menyetel laptop” dengan maksud menghidupkan laptop. Itu pun dia katakan dengan rasa kurang percaya diri. Untungnya dia adalah salah satu wakil rakyat yang tidak menyetujui pembelian laptop, jadi saya mendukung ucapan dia
Beli barang apapun akan dikatakan tidak boros meskipun mahal adalah ketika barang tersebut memang sangat dibutuhkan. Pertanyaannya, apakah iya para wakil rakyat itu sudah sangat membutuhkan laptop? Saya malah tidak terlalu yakin laptop tersebut dapat mereka manfaatkan dengan baik dan benar. Selain itu, masak iya sih dengan gaji yang mereka terima dari rakyat mereka tidak mampu membeli sebuah laptop untuk kepetingan sendiri? Saya saja yang gajinya jauh dibawah mereka berani memaksakan diri untuk membeli laptop, tentunya dengan harga jauh dibawah 21 juta dan saya yakin akan awet lebih dari 4 tahun
Sini, tendernya diberikan saja ke saya. Saya akan kasih anggota dewan terhormat itu masing-masing sebuah laptop dengan harga dibawah Rp. 10 juta dan akan awet lebih dari 4 tahun. Itu pun –jujur saja, saya sudah bisa ambil untung yang lumayan hehehe. Halah ….
Related posts:
- Istana Negara Kok Bisa Kemalingan?
- Kritik Buat Pendidikan di Indonesia
- Komentar Buat Bp. Bambang
- Proposal Buat Tuhan
- Trims Buat Gmail
berkomentar pada jam 12:25 pm
tanggal 23 March 2007
*eh makasih udah mampir*
berkomentar pada jam 12:58 pm
tanggal 23 March 2007
21 juta? Macbook Pro?
tapi di situ katanya layarnya 10-11 inci.
weleh, kecil amat tuh.
makasih dah mampir :D
berkomentar pada jam 1:47 pm
tanggal 23 March 2007
anggota DPR kita perlu masuk sekolah khusus untuk belajar “MALU” , ya malu pada diri sendiri, juga malu pada rakyat, sayang sekali sekolah itu tak ada di negara kita
Makasih ya, dah mampir
berkomentar pada jam 2:41 pm
tanggal 23 March 2007
wakakaka, anggota dewan punya laptp ya cuman buat, nonton bf, sama ngetik laporan dengan harga segitu,,,udah cukup untuk beli 7 laptop,,dengan garansi 5 tahun tidak rusak, tapi kalau yang makai anggota dewan mungkin perlu perawaatn extra kali ya:d
berkomentar pada jam 7:07 pm
tanggal 23 March 2007
Memang Kampret-kampret di DPR itu ingin memanfaatkan kesempatan. Mumpung bisa sikat duit sebanyak-banyaknya ya sikat aja.
Tapi anehnya di bilang begini ngeles. Bagusnya di bom aja tuh Gedung DPR. Mana kalian hai teroris-teroris, kalo mo ngebom bom aja gedung DPR, jangan pulak mall-mall yang kalian Bom. Kalo itu yang kalian Bom kalian sama juga dengan Kampret-kampret di DPR.
berkomentar pada jam 9:21 pm
tanggal 23 March 2007
Udah cape sama berita begini ya,dikomentari apapun seperti ga bakal merubah apapun:)
Tebak2an yuk. Kayaknya laptopnya sony vaio deh. yang kecil banget, keren, ringan dan lagi ‘in’ sekarang.
berkomentar pada jam 10:48 pm
tanggal 23 March 2007
hmm apa mungkin bujet 21 juta sudah termasuk software2 license nya ?
*masuk akal kan ?
berkomentar pada jam 1:03 am
tanggal 24 March 2007
bialngin ke anggota DPR yg gak mau nerima leptop, suruh kasihin ke aku :-)
berkomentar pada jam 12:33 pm
tanggal 24 March 2007
Hehehe… sejak dahulu.. beginilah cinta.. (eh.. anggota DPR)… nggak pernah puas ngeruk uang rakyat (niru ucapannya Cu Pat Kay di pilem Kera Sakti)
berkomentar pada jam 2:08 pm
tanggal 27 March 2007
Halah, nanti kalo dikursuskan juga butuh dana lagi deh
berkomentar pada jam 7:00 pm
tanggal 27 March 2007
Curiga deh! Jangan-jangan anggota DPR sekarang adalah anak-anak manja dijamannya. Pengen sesuatu mesti diturut, gk peduli apa kata orang…duh kasihan sekali mereka
berkomentar pada jam 5:33 pm
tanggal 28 March 2007
Akhirnya batal juga pengadaan laptop buat anggota DPR, kalo sampe jadipun kira-kira yang akan terjadi seperti ini :
Anggota DPR: “Mba, laptopnya salah.”
Customer Service: “Salah gimana pak?”
Anggota DPR: “Laptopnya nggak mau hidup.”
CS: “Sudah tekan tombol power pak?”
Anggota DPR: “Tombol powernya sebelah mana mba?”
****
Anggota DPR: “Mba, saya mau konek ke internet nggak
bisa, kenapa ya?”
Customer service: “Nggak bisanya kenapa?”
Anggota DPR: “Saya ketik http://www.p*****y. com
, tapi
gambarnya kok nggak keluar.”
Customer service: “Pesan errornya apa pak?”
Anggota DPR: “Nggak ada pesan error, pokoknya saya ketik p*****y.com
di addressnya, nggak
muncul gambar sama sekali.”
Customer service: “Bapak koneksi internetnya pakai
apa, dial up, hotspot?”
Anggota DPR: “Pakai gambar yang ada tulisan e
(maksudnya internet explorer).”
Customer service: “Maksud saya, bapak langganan
internetnya pakai ISP apa, lalu cara
koneksi internetnya pakai dial-up atau
hotspot, mungkin settingnya ada yang
salah.”
Anggota DPR: “ISP itu apa sih mba?”
Customer service: “Wah ini sih 50 x 2 pak..”
Anggota DPR: “Apaan tuh mba?”
Customer service: ” CAPE ‘ DEH!!”
******
Anggota DPR: “Mba’ saya ingin daftar account di
yahoo.com
kok nggak bisa ya?”
Customer service: “Nggak bisa kenapa pak?”
Anggota DPR: ” Ada tulisan, paswort is nat long inof, suld bi mor ten 8
karakter”
Customer service: “Itu maksudnya, password bapak
minimal 8 huruf.”
Anggota DPR: “Oooo…oke deh.., saya coba dulu.”
Anggota DPR: “Mba password minimal delapan huruf itu
delapannya pakai angka 8 atau ejaan
delapan?”
Customer service: “Maksud Bapak?”
Anggota DPR: “Saya sudah tulis di kolom password
minimal 8 huruf, tapi bingung mau tulis
delapannya, pakai angka delapan atau
ejaan huruf ‘delapan’.”
Customer service: “Ketik ini aja pak..C Spasi D.”
Anggota DPR: “Apa tuh?”
Customer service: ” CAPE ‘ DEH !!!”
****
Anggota DPR: “Mba’ kalau muter film di laptop, gimana caranya ya?
CS: ” Ada DVD playernya kan pak?”
Anggota DPR: “Sebelah mana tuh mba?”
CS: “Disamping kanan, pak. kalau di tekan tombolnya
nanti, piringan disc-nya keluar.”
Anggota DPR: “Ooooo…. yang keluar itu, piringan disc ya? Udah patah
tuh kemarin.”
CS: “Kok bisa patah?”
Anggota DPR: “Saya kira tempat buat naruh gelas minuman.”
******
Anggota DPR: “Komputer saya rasanya kena virus”
CS: “Virus apa tuh pak?”
Anggota DPR: “Kurang tahu juga, setiap mau cetak ke
printer, selalu ada tulisan kennot fain
printer.”
CS: “Itu mungkin salah setting pak.”
Anggota DPR: “Settingnya udah bener kok, kemarin aja
bisa nyetak, tapi sekarang nggak bisa.
Saya sudah tunjukkin printernya di depan
laptop, tetap aja dia terus-terusan
“searchng printer not found.” Kayanya
webcam-nya rusak deh, soalnya nggak
bisa lihat printer.”
CS: “Mendadak laper nih Pak, ingin makan tape..”
Anggota DPR: “Lho..kok begitu?”
CS: “TAPE DEH !!!!”
********
Anggota DPR: “Mba, kalau mau baca blognya si artist anu dimana ya?”
CS: “Bapak cari aja di google.”
Anggota DPR: “Tapi kan si artist anu nggak kerja di google kok mba, saya
tahu persis.”
Hahahahahahahahhaah hahahhahahaha
Mendingan tukul, ga bisa operasiin laptop terang-terangan di tivi ya…
dan jangan salah, si Tukul tuh mau belajar operasiin laptop loh, bedanya
ma anggota dewan, Si Tukul beli laptop dengan uangnya sendiri.
aduh-aduh, bapak kita di sana ini, ada-ada saja….
puas…puas. ..puas… . hahahahahha
berkomentar pada jam 11:52 pm
tanggal 28 March 2007
berkomentar pada jam 6:20 pm
tanggal 31 March 2007
BTW tender pengadaan laptopnya terbuka nggak ya? Mau juga tuh ikut, beli di Dubai yang harga 3 jutaan trus di mark up jadi 19,5 jt. Trus per laptop tak kasi 5 jt komisi buat bapak2 anggota di sana. Setuju………
berkomentar pada jam 4:02 pm
tanggal 10 April 2007
kalo gue sih dah gak sanggup komentar lagi neh, gereeeeeeem xxxxxx!!!
yang gagap IT suru aja pulang kampung bertani, dari pada nyia nyiakan masa tugas negara yg begitu penting. pasti beliau2 itu tiap ari berdoa agar dapat mulus menjabat walau dgn modal otak udang en tiap ari pasti cuma mengharapkan laporan anak buah, lalu di olah dgn lip service pd publik, enaknya jg hadiri acara2 ceremonial, ambooooooyyyyyyyy………..
berkomentar pada jam 12:56 pm
tanggal 14 April 2007
saya koq malah kurang sreg dengan komentar yang melulu menyudutkan anggota dpr tanpa pandang bulu yach. wong yang milih mereka kita juga koq. artinya kita juga ikut menanggung dosa bila dpr secara umum bobrok. bagaimanapun dpr adalah lembaga negara resmi. lain halnya dengan lsm yang belum tahu juga untuk kepentingan siapa mereka ‘berjuang’.
btw, saya termasuk mlayuu juga kali ya?
berkomentar pada jam 4:04 am
tanggal 16 April 2007
Padahal aku dah coba menebak spesifikasi yang dirahasiakan itu. Tapi koq malah gak jadi.:-? ya, sudahlah. Alhamdulillah kalo gak jadi.
berkomentar pada jam 9:15 am
tanggal 3 September 2007
Anggota DPR mau dilawan, nggak bisa lah ….
Mereka kan yang punya negara…
Kita-kita yang namanya rakyat ….hanya ngontrak disini …..
Kacian bener ……
DPR : Dewan Pemeras Rakyat ………
berkomentar pada jam 1:47 pm
tanggal 25 June 2009
yo wis biarkan saja toh…mau laptop? kasih…mau mobil ? kasih…mau rumah ? kasih…..yo wis mau apa saja ? kasih. “Gitu aja kok repot…!!!”
berkomentar pada jam 5:51 pm
tanggal 30 July 2009
Ah.dah Kaya tai Kucing anggota dpr dapet Laptop Tpi rakyat
masih banyak yang kelaperan…
kenapa duitnya gak Buat w lumayan buat skola…..