Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia akan memiliki warna kulit yang sama, agama yang hanya satu, tidak ada yang namanya negara, suku bangsa dan tidak ada perbedaan. Artinya Sang Khalik memang menghendaki adanya perbedaan. Perbedaan adalah hakekat penciptaan. Perbedaan itu indah.

Tambah Memory Jadi 1GB

Dikirim: February 7th, 2007 | Oleh: | Kategori: Diary, Teknoblogia | 20 Komentar »

Alhamdulillah, notebook saya yang masih menggunakan Vista (baca Seminggu Menggunakan Vista) performance-nya bertambah secara signifikan. Memory notebook ditambah 1 keping 512MB sehingga total sekarang menjadi 1GB. Hasilnya, memang luar biasa! Windows Vista yang semula agak tersendat menjadi wus-wus :d Mmm, seperti yang sudah saya katakan, Windows versi ini (mungkin) merupakan versi Windows terbaik yang pernah dibuat Microsoft. Tentunya, meskipun saya katakan terbaik Windows Vista tetap masih memiliki sisi minus, yaitu haus dengan resource :((

Baca Selengkapnya »


TKTQ

Dikirim: February 6th, 2007 | Oleh: | Kategori: Diary | 65 Komentar »

Baca teka-teki. Ada yang suka? Bagi yang suka teka-teki belum lengkap namanya kalau belum mengunjungi http://tktq.50webs.com/ http://tktq.net, dijamin pasti memuaskan. Dengan tampilan yang sederhana, diluar dugaan si pembuat ternyata bisa bikin pengunjung penasaran dengan permainannya.

Saya diberi link ini oleh sepupu saya, Alni. Mulanya agak heran juga melihat link yang diberikannya itu, isinya aneh, gak jelas tapi ya kok jadinya penasaran hehehe :d Acung jempol buat yang membuat teka-teki ini, kreatif! =d>

Btw, saat tulisan ini dibuat saya masih mentok di level 6, “World Cup Germany, apakah gambar ini harus diganti?” Bingungkan? Sama deh, saya juga dari tadi bingung memikirkan level yang ini :((


Adab Buang Air Kecil dan Besar

Dikirim: February 6th, 2007 | Oleh: | Kategori: Bingungsiana | 18 Komentar »

KlosetKelihatannya sudah menjadi budaya yang terpelihara, entah karena tidak tahu atau mungkin sudah tahu tapi malas melakukannya. Kloset duduk itu terdiri dari 2 tutup, tutup pertama berguna untuk menutup lubang kloset, tutup kedua dipergunakan untuk duduk diatas kloset (baca: duduk bukan jongkok). Nah, laki-laki yang buang air kecil di kloset seperti ini (kloset duduk) seharusnya membuka 2 tutup tersebut. Ini perlu dilakukan agar air kencing yang keluar tidak mengotori tutup kloset yang akan dipergunakan oleh mereka yang akan duduk saat buang air besar. Seperti itulah yang seharusnya dilakukan dan menjadi adab dalam membuang air kecil.

Tetapi yang mengherankan adalah, saya jarang bahkan tidak pernah melihat kloset di tempat umum yang tutup buat duduknya terangkat. Yang sering saya temukan, tutup buat duduknya dalam keadaan tidak terangkat dan ada bercak air berwarna kuning, artinya orang sebelum saya kencing tanpa mengangkat tutup buat duduk ini. Lagi-lagi, kalau sudah begini saya berbaik hati untuk menyiram tutup buat duduk itu dan mengangkatnya sebelum saya buang air kecil.

Baca Selengkapnya »


Akhirnya, Koreksian Kelar Juga

Dikirim: February 5th, 2007 | Oleh: | Kategori: Diary Dosen | 1 Komentar »

Jam 2:46 dini hari: #:-s

Akhirnya kelar juga koreksi hasil Ujian Akhir Semester mata kuliah Fotografi dan Fotografi Desain. Untuk mata kuliah fotografi, secara umum hasilnya jauh lebih baik dibandingkan saat UTS. Hanya saja, beberapa siswa tetap kurang teliti dalam menciptakan karya foto, bahkan bisa saya katakan asal-asalan. Bagaimana tidak, membuat foto seri minimal 6 buah dan enam-enamnya buram tidak karuan. Ada lagi yang nekat menggunakan kamera dari HP yang resoluisnya < =2MP, padahal saya sudah memberikan kelonggaran menjadi minimal 4MP dari ketentuan kampus yang menyebutkan minimal 5MP. Duh!

Baca Selengkapnya »


Theme WordPress Kembali Ke Default

Dikirim: February 5th, 2007 | Oleh: | Kategori: Wordpress | 7 Komentar »

Ini yang saya alami beberapa hari ini. Entah kenapa blog dengan theme Daun Terakhir ini selalu kembali ke theme default WordPress buatan Kubrick. Mulanya saya pikir kejadian ini merupakan efek dari upgrade ke WordPress 2.1 yang saya lakukan, tetapi setelah kejadian ini berulang-ulang, apalagi terjadi secara random, saya pun curiga ada yang tidak beres dengan blog ini.

Baca Selengkapnya »


Banjir Jakarta 2007

Dikirim: February 4th, 2007 | Oleh: | Kategori: Diary | 24 Komentar »

Ternyata banjir tahun ini lebih parah dibandingkan banjir tahun 2002. Menurut berita, entah mana yang benar, ada yang mengatakan 40% Jakarta tergenang air dan ada pula yang mengatakan 60% Jakarta tergenang air. Diawali dari hujan yang tak kunjung henti pada hari Kamis, 1 Februari 2007, Jakarta kembali mengulang sejarah 5 tahun. Banjir tak ingkar janji, begitu yang saya baca pada salah satu televisi swasta menanggapi banjir tahun ini di Jakarta.

Saya sendiri sempat menginap di kantor hari Kamis tanggal 1 Februari akibat hujan yang tak henti-hentinya mengguyur kawasan pancoran pasar minggu. Lalu saya pulang subuh seperti yang telah diceritakan istri saya dalam blognya. Semenjak hari itu, saya pun mengurungkan niat saya untuk bepergian. Dari hari Jumat, Sabtu dan hari ini kecuali hanya keluar untuk membeli sesuatu sambil melihat keadaan kali yang berada disekitar tempat kami tinggal. Syukurlah, sampai hari ini rumah kami tidak tersentuh banjir meskipun kali di belakang rumah kami sempat membuat kami was-was.

Kami turut prihatin melihat banyaknya korban banjir dan hanya bisa membantu melalui doa. Ya Allah, semoga banjir cepat berlalu dan mereka yang terkena musibah ini diberikan ketabahan dan kekuatan hati dalam menghadapi cobaan ini. Semoga pemerintah daerah DKI Jakarta yang tentunya akan bekerja sama dengan pemerintah pusat, bisa lebih serius menangani masalah banjir ini agar tidak terulang dimasa yang akan datang. Amin.


Periksa Hasil Ujian Akhir Semester

Dikirim: February 1st, 2007 | Oleh: | Kategori: Diary Dosen | 3 Komentar »

Waaaa, ternyata pekerjaannya lumayan banyak. Seperti saat Ujian Tengah Semester yang lalu, saya diharuskan memberikan nilai atas karya fotografi siswa-siswa saya. Bedanya, tenggang waktu yang diberikan kali ini pendek. Kemarin hasil ujian saya ambil dan nilai harus diserahkan ke kampus paling lambat Sabtu jam 19.00. Duh! Kepaksa deh mulai malam ini sampai malam besok saya lembur memeriksa dan menilai karya fotografi mereka di rumah :((

Tidak seperti memberikan nilai pada hasil ujian lainnya. Memeriksa karya fotografi adalah kegiatan yang tidak memiliki nilai salah kecuali memang hasil fotonya diluar ketentuan yang ditetapkan. Saya harus melihat semua foto terlebih dahulu dan menentukan foto yang terbaik sebagai standar penilaian atas karya foto yang lain. Ini saya lakukan agar saya bisa menilai sesuai dengan kemampuan mereka, bukan atas kemampuan saya. Mudah-mudahan karya mereka lebih baik dibandingkan saat UTS kemarin.

Oke, mulai nanti malam saya akan memulai pekerjaan ini. Pfffff ….