Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia akan memiliki warna kulit yang sama, agama yang hanya satu, tidak ada yang namanya negara, suku bangsa dan tidak ada perbedaan. Artinya Sang Khalik memang menghendaki adanya perbedaan. Perbedaan adalah hakekat penciptaan. Perbedaan itu indah.

Dua Minggu Belajar Delphi 2006

Dikirim: January 27th, 2007 | Oleh: | Kategori: Delphi | 51 Komentar »

Tidak terasa ternyata sudah 2 minggu sejak saya memutuskan untuk kembali mempelajari Delphi. Saya katakan kembali mempelajari Delphi karena kenyataannya Delphi sempat menjadi bahasa pemrograman favorit saya sebelum akhirnya saya tinggalkan karena beberapa sebab. Versi Delphi yang terakhir saya kuasai adalah Delphi 3 … jadul banget ya hehehe. Tapi ternyata bekal pernah menguasai Delphi 3 itu tetap banyak manfaatnya, buktinya alhamdulillah dalam waktu 2 minggu saya berhasil kembali menguasai bahasa pemrograman yang sempat disebut sebagai VB Killer ini. Dan seperti biasa, untuk menguasai sebuah bahasa pemrograman dibutuhkan sebuah proyek yang bisa dimanfaatkan sebagai kelinci percobaa, maka jadilah MPlayer3. Btw, meskipun saya sebut kelinci percobaan bukan berarti membuatnya gak serius lho, suweeer ini program serius pertama saya yang dibuat menggunakan Delphi 2006.


Nah, dari proyek membuat MPlayer3 saya mendapat 2 pelajaran berharga, diantaranya adalah:

  1. TClientDataSet adalah component yang sangat luar biasa. Dengan menggunakan komponen ini maka pembuatan aplikasi database menjadi jauh lebih mudah karena dibuat dalam 3 tier. Tier pertama adalah tier koneksi beserta dataset-nya, tier kedua adalah provider berserta clientdataset dan tier ketiga adalah datasource berserta datacontrol-nya. Dengan memecah pembuatan aplikasi database menjadi 3 tier seperti ini maka didapatkan beberapa keuntungan, diantaranya:
    • Perubahan komponen database pada bagian koneksi tidak serta merta mengubah program, tetapi hanya mengalihkan dataset pada provider. Hal ini sangat diperlukan untuk mengatisipasi keinginan klien atas database yang digunakan.
    • Penggunaan ClientDataSet juga membuat aplikasi database memiliki fitur Undo (rollback) tanpa ketergantungan terhadap database yang dipergunakan. Hal ini bisa terjadi karena ClientDataSet “bermain” dengan data yang ada pada memory klien hingga perintah ApplyUpdate dijalankan.
    • Karena proses data dilakukan pada PC klien (namanya juga ClientDataSet), dengan sendirinya aplikasi dengan arsitektur seperti ini akan mengurangi jumlah kepadatan lalu lintas jaringan secara signifikan.
    • Terakhir, programmer hanya cukup menguasai ClientDataSet untuk membuat aplikasi dengan database apapun. Seperti yang kita ketahui, salah satu kelebihan Delphi adalah banyaknya komponen database yang dimiliknya, ada DBExpress, BDE, ADO, ODBC dsb. Belum lagi dari pihak ketiga seperti Zeos, MyDac, AnyDac dan masih banyak lagi. Hal ini merupakan kekuatan dari Delphi sekaligus menjadi kelemahannya juga. Kelemahan karena programmer harus menguasai berbagai komponen database untuk membuat aplikasi dengan database yang berbeda-beda, belum lagi kalau bicara mengenai perubahan yang hasru dilakukan ada sisi programmingnya. Kelemahan ini bisa ditutupi dengan menggunakan ClientDataSet sebagai jembatan antara beberapa komponen database yang ada.
  2. TActionList, dengan menggunakan komponen ini maka program akan tersusun lebih baik sehingga lebih mudah dalam pemeliharaan dan pengembangannya. Jadi, biasakanlah untuk menggunakan komponen ini untuk berbagai hal dalam pembuatan program.

Hanya 2 (dua), tetapi cukup membuat Delphi menjadi bahasa pemrograman favorit saya lagi – tanpa melupakan PHP tentunya :) Oke, untuk lebih memperdalam ilmu Delphi yang saya miliki, saat ini saya sedang membuat proyek kedua, mudah-mudahan bisa kelar dalam minggu ini, minimal versi Beta-nya ;)


51 komentar untuk “Dua Minggu Belajar Delphi 2006”

  1. 1
    wiens
    berkomentar pada jam 10:59 am
    tanggal 6 November 2012

    pemula nich mas mau ngaktifin button close ? maaf teman q baru mulai belajar mohon bimbingannya ?


Isi Komentar