Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia akan memiliki warna kulit yang sama, agama yang hanya satu, tidak ada yang namanya negara, suku bangsa dan tidak ada perbedaan. Artinya Sang Khalik memang menghendaki adanya perbedaan. Perbedaan adalah hakekat penciptaan. Perbedaan itu indah.

[TUGAS]

Dikirim: October 14th, 2006 | Oleh: | Kategori: Bingungsiana, Diary, Diary Dosen | 4 Komentar »

Coba perhatikan judul tulisan diatas, tulisan tersebut sudah jelas berbeda dengan (TUGAS). Tulisan pada judul mempergunakan kurung siku [ dan ]. Sementara tulisan (TUGAS) menggunakan kurung biasa, ( dan ). Herannya, cukup banyak siswa saya yang mengirim tugas melalui email menuliskan (TUGAS) pada subjeknya, padahal saya menggunakan MS.Word melalui LCD proyektor dengan jelas menuliskan bahwa subjek harus didahului dengan prefix [TUGAS], saya tebalkan dan saya besarkan hurufnya agar nampak jelas! :-??

Dari [TUGAS] menjadi (TUGAS) itu mungkin masih bisa dimaafkan. Karena ada yang jauh lebih nekat, “beliau” ini hanya menulis TUGAS pada subjeck emailnya. Duh #-o Tak hanya sampai disini, ada juga yang lebih nekat, tepatnya nekad (pake d) karena tidak menggunakan prefiks sama sekali, jadi polos ajah dengan menuliskan NIM #-ob-(

Oke, oke. Kali ini saya maafkan khusus bagi mereka yang dengan kreatif mengubah [TUGAS] menjadi (TUGAS). Tetapi TIDAK untuk mereka yang lebih kreatif dari itu #:-s

UPDATE:
Baru saja saya menerima email tugas dengan prefiks yang kreatif, [CONTOH], |TUGAS| b-(


4 komentar untuk “[TUGAS]”

  1. 1
    Yuliazmi
    berkomentar pada jam 10:32 pm
    tanggal 17 October 2006

    Wah sama tuh, mahasiswa-ku juga suka nekad…, ada yang cuma nulis NIM aja, ada yang nulis tema tugasnya sebagai subject

    Yang paling parah, ada yang mengirim tugas tanpa mengisi subject-nya #-o b-(

  2. 2
    toni as
    berkomentar pada jam 4:31 pm
    tanggal 26 October 2006

    Terlepas dari sifat2 mahasiswa kita (atau kebanyakan manusia Indonesia) yang ‘ignorant’ terhadap hal2 detail semacam ini, sebenarnya apa sih maksud dari aturan penulisan ‘[TUGAS]’ ini? Apakah Anda mem-parsing email dengan menggunakan suatu software sehingga teks-nya bersifat mutlak?

    Tidak semua orang memahami pentingnya perbedaan ‘[]’ dan ‘()’ lho.. (juga ‘{}’ dan ”). Toh semua cuma kurung.
    Yang sensitif sama hal ini biasanya cuma programmers..

    Kalau Anda terinspirasi dengan kerapian subject2 mailing list, dimana tiap subyek diawali dengan [nama_groups], lha itu kan di-generate sama software…

  3. 3
    toni as
    berkomentar pada jam 4:37 pm
    tanggal 26 October 2006

    Oh ya, off topic : kenapa Lokasi saya dideteksi ada di Australia ya?
    Padahal saya di Indonesia juga, pake telkomspeedy.
    :-?

  4. 4
    Riyogarta
    berkomentar pada jam 11:50 pm
    tanggal 27 October 2006

    @toni

    Tentu saya melakukan hal ini bukan sekedar iseng :p sudah tentu memiliki maksud. Pertama, saya menerima email berjumlah ratusan setiap harinya, dari milis, dari kawan dan dari teman bisnis diambah lagi sekarang dari mahasiswa yang jumlahnya tidak sedikit plus spam. Diperlukan parsing sedemikian rupa untuk memanajemen email dengan jumlah seperti itu. Jadi aturan itu mutlak saya perlukan.

    Kedua, saya memang memberikan tugas pada matakuliah yang sangat berhubungan dengan dunia programming :p Jadi ini pun merupakan pelajaran yang ‘sensitif’ bagi mereka.

    Terakhir, kenapa australi? Entah kenapa, akhir2 ini kelihatannya ada update (perubahan) penggunaan IP di Indonesia dan beberapa negara lainnya, dan sayangnya saya belum mendapatkan update mengenai hal ini dari sumber yang saya pergunakan :(


Isi Komentar