VMWare
Dikirim: August 8th, 2006 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Teknoblogia | 8 Komentar »Sudah lama software ini saya pergunakan dan boleh dikata banyak sekali jasanya untuk saya yang punya hobi bereksperimen dengan software. Jadi, biasanya saya memiliki Windows XP yang terintall dalam VMWare. Kalau saya menemukan software yang menarik tetapi sedikit meragukan, takut menggangu sistem yang sudah berjalan, maka saya coba software tersebut dalam VMWare terlebih dahulu.
Tidak hanya itu, untuk belajar –misalnya belajar Linux– juga sangat bermanfaat, lebih-lebih dengan fasilitas snapshoot yang dimilikinya. Jadi, setiap OS yang saya install didalam VMware minimal memilik satu snapshoot yang dibuat saat pertama kali OS tersebut selesai diinstall. Jadi, kalau ada apa-apa akibat eksperimen yang saya lakukan, saya tinggal mengembalikan OS tersebut kedalam keadaan semula seperti baru diinstall, atau dikembalikan ke posisi dari beberapa snapsoot yang telah disiapkan/dibuat.
Bagi yang bingung apa sih VMware itu, VMware itu adalah software yang mampu membuat mesin virtual didalam sebuah PC/Server dengan OS Windows maupun Linux. Mesin virtual ini layaknya sebuah PC/Server yang dapat diinstall berbagai OS, Windows, Linux dari berbagai Distro, Novell dan Sun Solaris lengkap beserta peripheralnya seperti USB, Soundcard, CD-ROM hingga kartu jaringan.
Makin senang ketika membaca blog kawan saya, yang mengatakan bahwa VMware Server saat ini sudah gratis. Wah, top banget, karena yang saya tahu dulunya hanya VMWare Player yang gratis. Langsung saya coba mendownload VMware Server sebesar kurang lebih 140MB. Hasilnya .. ada dua yang saya sayangkan. Yang pertama, performance masih kalah dengan VMware Workstation 5.5 yang saya miliki. Yang kedua, fasilitas Manage Snapshoot yang sering saya pergunakan untuk menyimpan berbagai snapshoot eksperimen dihilangkan. Duh … sayang sekali. ** udah gratis masih komplain :D
Tetapi, bukan berarti VMWare Server ini tidak punya kelebihan. Kelebihannya adalah bisa melakukan remote server, sesuatu yang tidak didapatkan di VMware Workstation 5.5.
Lalu apa untungnya menggunakan VMware Server ini? Bisa langsung dibaca di http://harry.sufehmi.com/archives/2006-07-29-1222/
Situs VMware
Related posts:
- Install VMWare Tools pada Ubuntu
- Nostalgia dengan DOS, Windows 3.11 dll.
- Era 64bit
- Windows Vista, Lengkap! Tapi …
- Tampilan MacOS X di XP
berkomentar pada jam 7:52 am
tanggal 10 August 2006
Ada tips untuk mengatasi masalah performa, bisa dibaca disini
berkomentar pada jam 6:23 pm
tanggal 14 August 2006
mengenai snapshot – sorry gua gak punya VMware 5.5 jadi gak bisa membandingkan langsung; tapi, fasilitas snapshot masih ada kok di VMware server ini
berkomentar pada jam 6:58 pm
tanggal 14 August 2006
Yup ada, yang gak ada itu manage snapshot-nya. Jadi, kalau di VMW 5.5 kita bisa buat banyak snapshot, tinggal pilih2 mau pakai yang mana saat bereksperimen
Mungkin pada VMW Server bisa juga sih dilakukan secara manual seperti yang pernah saya lakukan pada VMW versi-versi terdahulu.
berkomentar pada jam 10:40 am
tanggal 13 November 2006
ada yg punya Netware versi klasik tidak (dibawah ver 5)? hubungi saya di ganefo@gmail.com. saya beli deh asal harganya cocok.
berkomentar pada jam 9:24 pm
tanggal 11 December 2007
berkomentar pada jam 2:07 am
tanggal 12 October 2009
artikel singkat padat jelas.
dulu pernah pake tapi konflik dengan driver audio
berkomentar pada jam 8:45 am
tanggal 7 December 2009
makasih yaA… atas artikelnya.
walaupun singkat tapi jelas, dan saya dapat mengerti dengan isi artikel nya….
TKB BGT…..
berkomentar pada jam 5:22 am
tanggal 16 July 2010
gan kalo vmware itu bisa install win 7 juga ya plus ada xp nya. jadi dalam komputer ada 2 os ya ? apa bisa di pake keduanya sekaligus ?