Blue Ocean Strategy
Dikirim: March 7th, 2006 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Buku | 16 Komentar »
Menciptakan ruang pasar tanpa pesaing dan membiarkan kompetisi menjadi tidak relevan, begitulah yang hendak disampaikan W. Chan Kim dan Renee Mauborgne dalam bukunya Blue Ocean Strategi. Perusahaan selalu mengejar pertumbuhan yang langgeng dan menguntungkan melalui pertarungan dan perebutan pangsa pasar demi keunggulan kompetitif dan penciptaan differensiasi. Hal ini pada akhirnya hanya menghasilkan red ocean, yaitu prilaku perusahaan untuk saling mengalahkan demi mendapatkan pangsa pasar dalam ruang pasar yang telah terdefinisi dan diterima dengan aturan-aturan persaingan yang sudah diketahui.
Sebaliknya, blue ocean adalah sebuah teknik agar perusahaan dapat menciptakan ruang pasar baru yang belum terjelajahi (belum ada pesainganya) dengan memperluas batasan-batasan industri yang sudah ada sehingga kompetisi tidak relevan lagi karena aturan permainannya baru diciptakan.
Selama ini saya berpegang pada buku Sun Tzu Perang dan Manajemen karangan We Chow-Hou, Lee Khai Sheang dan Bambang Waluyo Hidajat. Tetapi setelah membaca buku Blue Ocean Strategy, terasa bahwa strategi samudera biru lebih membumi dibandingkan strategi Sun Tzu.
Strategi perusahaan secara umum saat ini memang berakar dari strategi militer, yaitu strategi yang menjelaskan bagaimana caranya melawan/menghadapi musuh, memperebutkan sepetak tanah dengan luas yang terbatas dan berjumlah tetap, padahal pasar tidak pernah konstan! Artinya, perusahaan yang menjalankan strategi militer menerima faktor yang menjadi pehambat utama dalam perang yaitu, keterbatasan daerah dan perlunya mengalahkan musuh untuk bisa berhasil. Samudera biru justru memanfaatkan kelebihan khas dari dunia bisnis, yaitu kemampuan menciptakan ruang pasar baru yang belum ada pesaingnya.
Lalu apakah Blue Ocean Strategy merupakan strategi baru? Jawabnya adalah bukan. Banyak perusahaan sukses didunia yang telah menjalankannya secara sadar ataupun tidak. Yang tidak ada selama ini adalah kerangka kerja dan alat analisis agar perumusan dan penerapan strategi ini dapat sesistemastis dan sepraktis red ocean. Bagaimana caranya? Baca aja deh
**gile, gara-gara blog sekarang gue jadi jarang baca buku nih, tapi baca blog orang mulu :D
berkomentar pada jam 3:27 pm
tanggal 7 March 2006
gara2 ngeblog jadi suka blogwalking ya? hehehe… vi3 juga jarang baca buku neh..
berkomentar pada jam 3:37 pm
tanggal 7 March 2006
hihihi…, jarang baca buku krn blogwalking dan blogplugging
berkomentar pada jam 1:04 pm
tanggal 12 July 2006
Ada referensi lengkapnya gak um ttg Blue Ocean strategy-nya ??? Link-nya mungkin….Thx
berkomentar pada jam 2:29 pm
tanggal 15 September 2006
halo…Namaku Henry. dari jakarta. Setelah baca buku BO, apakah anda sedang mencari sebuah bisnis yang akan segera menerapkan strategi ini dan ternyata anda bisa menjadi PARTNER BISNIS-nya ? Tertarik ???? Email ku atau sms ke 0815 878 3338 . Jangan sampai ketinggalan !! Ketika info, plz lampirkan nama .
berkomentar pada jam 12:37 pm
tanggal 7 February 2007
Hei,.. semua bisa bantu aku nga? Aku lagi butuh banget ni tentang kasus dan penerapannya Blue Ocean Strategy dalam realita kehidupan di Indonesia saat ini… Please ya bantu aku Thank banget!!!!!
berkomentar pada jam 1:02 pm
tanggal 11 April 2007
Bener2 dech…
>-:)>- Zip aBist.
OKS Buange………………eeeeeeeettttt
berkomentar pada jam 5:18 pm
tanggal 26 October 2007
saya mau menanyakan saran bagaimana cara penerapan blue ocean dalam menganalisa tentang persaingan perguruan tinggi swasta (PTS)…????metode pendekatan apa saja selain “competative advantage”…???didalam membuat strategi marketing….??????
berkomentar pada jam 5:18 pm
tanggal 8 May 2008
berkomentar pada jam 12:38 pm
tanggal 7 June 2008
I’ts a great honour to read this book. Yang saya ingin tanyakan : Bagaimana caranya membuka batasan pasar dalam industri grament dan bagaimana pengaplikasian startegi kanvas dalm membuat nilai baru pada usaha tersebut.
berkomentar pada jam 2:13 pm
tanggal 22 October 2008
Pak Satya, untuk keluar dari market boundary, langkah pertamanya adalah coba segmentasikan dahulu setelah itu mapping customer experience untuk mendapat secara persis evidence2 dari sisi customer, setelah itu baru dapat digambarkan new valuenya pada strategy canvas. Tidak perlu seluruh segment di bisnis garment harus keluar dari current market, mgkn sebagian saja yang perlu. Ada step by stepnya sih…
berkomentar pada jam 3:04 pm
tanggal 19 January 2009
Menerapkan strategi blue ocean memang gampang-gampang susah,
kebanyakan perusahaan yang ada di indonesia lebih banyak bertempur di red ocean, dengan cara berusaha lebih baik dari pesaing,karena sebagian besar core value perusahaan juga kurang dikuasai manager..termasuk saya he..he..
jadi intinya never give up to learn blue ocean strategy..
pantang menyerah..
teknis praktis untuk implementasi pada canvas strategi memang yang susah.mendefinisikan keinginan konsumen,dengan cost rendah tapi berdampak added value buat konsumen.
berkomentar pada jam 9:57 am
tanggal 7 May 2009
BO, merupakan panduan wajib bagi kita yang ingin unggul dalam bersaing, semoga jurus yang ada bisa di implementasikan secara gampang terutama di sektor private
berkomentar pada jam 5:17 pm
tanggal 11 May 2009
pada ikut ga workshopnya Blue Ocean Strategy 29-30 april 2009 lalu ?
keren banget lohhhh acaranya…..
denger2 akan ada lagi nanti seminar blue ocean strategy….
temen2 hrus ikutan tuhh…
berkomentar pada jam 5:03 pm
tanggal 28 October 2009
tlg ksh web Bo dunx…
n ksh contoh d dunia nyata, khususnya keadaan pasar d indonesia.
trims….
berkomentar pada jam 12:15 pm
tanggal 8 December 2009
eh, jujur kayanya strategi ini bagus ! cuma berapa besar tingkat keberhasilannya ? karena dalam teori BCG teori OB berarti baru di tahap Question Mark ! gimana tuh ?
berkomentar pada jam 6:56 am
tanggal 10 November 2011
aku mahasiswa ekstensi di daerah jepara gan !!!! masih belim paham tentang BO !!!! tolong kasih referensi nya dong :D
tambah banyak tambah bagus :D
buat tugas kuliah
thank’s gan !!!