Menggunakan theme baru
Tinggal 32% lagi theme ini jadi (berarti baru 68% dong)

Layanan Blog Bedeng

Dikirim: March 27th, 2006 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Wordpress | 6 Komentar »

Dari banyaknya email yang saya terima dari kawan-kawan mengenai bagaimana membuat blog, ada dua kesimpulan yang bisa saya ambil.

  1. Banyak diantara kita yang ingin sekali memiliki blog tetapi tidak tahu bagaimana cara membuatnya.
  2. Banyak juga diantara kita yang menganggap membuat blog dengan domain dan hosting sendiri adalah sesuatu yang memiliki harga yang tidak terjangkau.

Dari kedua hal diatas inilah saya ingin mencoba membantu mewujudkan mereka yang ingin memiliki blog, khusus bagi mereka yang ingin memiliki blog yang tidak gratis (point 2). Tentunya, bantuan yang saya tawarkan tidak berhenti sampai blog terwujud, tetapi saya juga akan memberikan semacam konsultasi seputar penggunaan blog tersebut kepada mereka yang membeli layanan ini. Berikut Layanan Blog Bedeng yang saya tawarkan.

  • Memiliki nama domain sendiri.
    Artinya Anda akan memiliki blog dengan domain sesuai dengan keinginan Anda selama domain tersebut belum ada yang memilikinya. Misalnya, nama Anda Slamet Rianto, maka Anda dapat memiliki blog dengan alamat www.slametrianto.com.
  • Memiliki email dengan domain Anda.
    Dengan memiliki domain sendiri, Anda pun bisa memiliki email POP maupun Webmail bahkan email forwarder. Misalnya, mengacu pada contoh point no. 1, Anda bisa memiliki email dengan alamat me@slametrianto.com.
  • Anda memiliki space hosting sebesar 25MB yang bisa dipergunakan untuk kegiatan blog.
  • Wordpress sebagai script blog yang saya gunakan dalam layanan ini akan kami installkan untuk Anda berikut berbagai plugin dan theme yang tersedia (atau yang Anda minta).
  • Berbagai pertanyaan seputar mengenai apa dan bagaimana menggunakan berbagai fitur wordpress (halaman admin, theme, plugin dsb) bisa Anda tanyakan melalui email kepada kami.
  • Harga untuk layanan ini selama 1 tahun adalah Rp. 400.000. (sekitar Rp. 34.000/bulan).

Jika Anda berminat, silakan kirim email ke blog@bedeng.com atau menuliskannya dalam komentar dengan menyertakan:

  • Nama Anda
  • Nama domain yang Anda inginkan
  • Pertanyaan atau keinginan yang ingin Anda sampaikan kepada kami.

Terimakasih.
Layanan Blog Bedeng


Benda Tak Dikenal Di Langit

Dikirim: March 26th, 2006 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Bingungsiana, Diary | 13 Komentar »

Malam ini mungkin menjadi salah satu malam tidak terlupakan bagi saya karena saya melihat benda langit tak dikenal. Ceritanya, kami (saya dan istri) pergi ke luar rumah sekitar jam 23.20 WIB menuju McDonald sektor 9 Bintaro (Jakarta/Tangerang). Dalam perjalanan dari rumah menuju restoran siap saji itulah saya dan istri melihat fenomena aneh di langit (peristiwanya saya perkirakan terjadi sekitar jam 23.30 WIB).

Fenomena ini muncul sangat singkat, tidak lebih dari 2 detik. Bentuknya mirip dengan fenomena bintang jatuh, tetapi warnanya sangat lain. Saya melihat benda ini memiliki ekor yang pendek berwarna agak menghijau dan kerlap-kerlipnya persis seperti peri Tinkerbell dalam cerita Peterpan di langit timur. Benda ini muncul tiba-tiba dan melaju sangat cepat lalu hilang begitu saja padahal langit saat itu hanya terisi oleh awan tipis. Sesampainya di McDonald, saya pun memberi kabar kepada kawan saya dan kawan saya pun mengatakan bahwa adiknya melihat fenomena yang sama, hanya warnanya bukan hijau tapi biru.

Entah apa benda ini, yang jelas saya yakin benda tersebut bukanlah bintang jatuh, bukan juga meteor dan jelas bukan juga kembang api. Seumur-umur, baru kali ini saya melihat benda asing di langit dengan sangat jelas. Apakah itu UFO? Hanya Tuhan yang tahu.


Banyak Yang Mau Resign?

Dikirim: March 25th, 2006 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Bingungsiana, Diary | 104 Komentar »

Hari ini saya iseng melihat statistik dari subdomain dimana blog Catatan ini saya letakkan. Yang membuat saya sedikit terkejut adalah, banyaknya pengunjung yang datang ke Catatan karena mencari phrase “Surat Pengunduran Diri” yang kebetulan ada dalam salah satu posting saya.

Memangnya ada apa gerangan yah? Kok banyak orang mencari contoh penulisan surat pengunduran diri? :-? :-?

Surat Pengunduran Diri (.pdf)


Catur dan Domino

Dikirim: March 25th, 2006 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Diary | 6 Komentar »

Salah satu hal yang hilang ketika saya memutuskan untuk resign dari kantor dimana saya telah bekerja cukup lama adalah tidak ada lagi lawan tanding bermain catur. Entah kenapa, bagi saya catur adalah permainan yang sungguh mengasyikan. Terkadang beberapa kawan di kantor bingung, “Katanya lagi pusing mikirin program, kok malah main catur? Bukannya tambah pusing?”

Saya ingat, betapa saya ketagihan dengan permainan ini sampai-sampai ketika saya SMA dengan sangat terpaksa harus bertaruh dengan tukang ojek. Ini saya lakukan karena mereka tidak mau main jika tidak bertaruh, padahal mereka ini adalah sparring partner yang luar biasa. Jadi, taruhan dilakukan dengan cara, saya akan membayar mereka Rp. 1.000 ketika saya kalah. Tetapi ketika saya menang, saya hanya minta diantarkan ojek gratis sampe ke rumah (harga antaran ojek sampai ke rumah Rp. 500). Akibatnya, saat saya SMA, hampir semua tukang ojek di daerah simpang dago Bandung mengenal wajah saya :D

Catur mungkin sebuah permainan yang membuat pusing, tetapi bagi saya dan beberapa kawan saya, catur justru menjadi permainan hiburan ketika otak sedang jenuh. Beberapa hal yang bisa saya pelajari dari permainan ini adalah:

  1. Melatih kesabaran, kejujuran dan ketelitian
  2. Melatih diri untuk selalu melihat 2 atau 3 langkah kedepan ketika merencanakan sesuatu. Termasuk didalamnya adalah memperhitungkan dan mengantisipasi apa yang akan lawan lakukan dan rencanakan.
  3. Melatih diri untuk memanfaatkan peluang dengan resource yang ada atau tersisa.
  4. Mengambil pelajaran bahwa selalu ada yang menang dan selalu ada yang kalah dan semua itu haruslah dihadapi dengan sikap yang sportif.
  5. Belajar melakukan efek psikologis terhadap lawan dengan membuat langkah-langkah tipuan (langkah sampul). Hal ini biasa dilakukan ketika seseorang sudah mengetahui tipe permainan lawannya. Eh .. tapi jangan dilihat tipuan disini sebagai sisi yang negatif yah hehehe.

Sebetulnya, ada satu permainan yang sederhana yang juga memiliki kelima pelajaran diatas. Permainan itu adalah permainan kartu domino. Sayangnya, permainan ini sudah terlanjur terlihat negatif akibat sering dipergunakan sebagai media taruhan. Sayang sekali. Padahal, permainan yang terlihat sederhana ini mengandung 5 pelajaran diatas.

Jaman saya kuliah menjadi anak kost, permainan domino menjadi permainan sehari-hari bagi kami. Tentunya kami tidak bertaruh, kami hanya memanfaatkannya sebagai permainan hiburan yang murah. Yang kalah harus duduk dalam keadaan jongkok dan hanya boleh kembali duduk normal kalau dia bisa menang. Jadi tidak jarang seseorang jongkok sampai hampir 1 jam :D

Saya ingat ketika sobat saya hendak menikah. Kami janjian, malam dimana besoknya dia menikah kami bermain domino hingga larut malam. Sobat saya itu dikerjain abis dan dan jongkok terus :D . Lalu ketika saya hendak menikah, sobat saya itu ingin membalas dendam. Alhasil malam dimana besoknya saya menikah, kami kembali bermain domino. Hasilnya, sobat saya justru memecahkan rekor jongkok paling lama dalam sejarah kami bermain domino =))

Btw, sekarang saya sudah kembali memiliki games Chessmaster 10th Edition, jadi meskipun bekerja di rumah, saya tetap memiliki kawan virtual untuk bermain catur. Sayang, program games domino yang kami buat dan menjadi bahasan skripsi S-1 saya, saat ini sudah entah dimana. Jika saja masih ada dan masih bisa dijalankan, tentunya bisa menjadi kawan virtual saya untuk mengisi kerinduan saya terhadap permainan ini.


Netiquette

Dikirim: March 24th, 2006 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Bingungsiana | 10 Komentar »

Hari ini sedikit geram dengan keributan yang terjadi di milis smp saya. Yang lebih parahnya lagi, seorang kawan saya yang sudah berpendidikan S3 dari luar tidak tahu apa itu netiquette :-?

waduh saya nggak tau ya etika etika itu… maklum saya nggak pernah denger apa yang disebut NETIQUETTE…, ntar deh saya samperin itu website kalo ada di kantoran, suer saya nggak pernah peduli ama yang kaya gituan….atau sudah saatnya saya peduli gitu ??? hehehhehee…

Bermula dari seorang anggota yang mengirim email menggunakan huruf besar semua, saya melakukan pembahasan huruf besar. Saya beri tahu bahwa huruf besar itu bisa berarti penekanan atau agar diperhatikan. Tetapi jika email ditulis menggunakan huruf besar semua, artinya si pengirim marah atau berteriak-teriak. Kebetulan si pengirim email juga lagi sedikit cekcok dengan anggota lain, akibatnya anggota tersebut malas menanggapi dan keluar dari milis :(

Sampailah akhirnya saya menerangkan mengenai aturan huruf besar tersebut dan kawan saya mengatakan bahwa itu adalah aturan saya sebagai owner milis. Lalu saya bilang, itu bukan aturan yang saya buat, itu aturan umum yang ada pada netiquette. Eh … jawabnya seperti diatas itu … :o

Bingung bingung … kayaknya ini orang sekolah di luar sampai S3 gak pernah email-emailan kali yaa :D


Test PersonalDNA

Dikirim: March 17th, 2006 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Diary | 4 Komentar »

Gara-gara baca posting JaF, Personal DNA Report, akhirnya saya penasaran untuk mecoba juga test tersebut. Komentar saya terhadap test ini adalah test personal yang lain daripada yang lain (unik). Meskipun soal test-nya cukup banyak, pengerjaannya tidak membuat bosan bahkan cenderung menyenangkan. Setelah beberapa menit menjalani test, maka personal DNA report saya adalah encourage leader. Ada yang berani coba? Silakan kunjungi PersonalDNA untuk mengikuti test dan melihat Personal DNA report diri Anda.


Istana Negara Kok Bisa Kemalingan?

Dikirim: March 14th, 2006 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Bingungsiana | 6 Komentar »

Bisa! Buktinya ada juga maling yang berhasil mengambil 2 buah laptop dan sejumlah uang dari Istana Negara seperti yang dilaporkan dalam berita di Media Indonesia Online dan juga Detik.com. Dalam berita tersebut, Andi Mallarangeng membenarkan bahwa Istana Negara telah kemalingan 2 buah laptop (versi detik.com menyebutkan 3 buah laptop) dan sejumlah uang tunai.

Dijelaskan Andi, data yang tersimpan dalam laptop yang dicuri itu adalah kumpulan berita dari media massa tentang aktivitas harian lembaga kepresidenan.

“Tidak ada dokumen penting yang hilang. ….. “.

Masalahnya bukan penting dan tidaknya barang yang dicuri, tetapi hal ini mengindikasikan bahwa keamanan Istana Negara, sebagai kantor pusat Indonesia itu rentan terhadap pencurian. Layaknya sebuah kantor pusat pemerintahan, Istana Negara seharusnya memiliki tingkat keamanan yang sangat sangat baik dan berlapis. Untung saja laptop yang hilang (katanya) hanya berisi kumpulan berita dari media massa tentang aktivitas harian lembaga kepresidenan.

Yang bikin saya lebih heran lagi adalah komentar dari Kapolri Jenderal (Pol) Sutanto,

“Untuk masalah kehilangan laptop itu cukup Polsek yang tangani. Masak, untuk kehilangan laptop diturunkan sebuah tim. Cukup dicari saja siapa yang mengambil,” ujarnya.

yang seolah ini hanyalah sebuah peristiwa kemalingan biasa.
Pak Kapolri, yang kemalingan itu Istana Negara lho, … Istana Negara gitu lho Pak #-o.


Eskpedisi Madewa

Dikirim: March 13th, 2006 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Film | 3 Komentar »

Ekspedisi MadewaDuh, saya memang sudah lama sekali tidak menonton film Indonesia. Alasannya karena bosan dengan tema yang itu-itu saja. Kalau tidak tema cinta remaja, ya apalagi kalau bukan horor –yang seringnya juga tidak berhasil membuat saya tegang atau takut. Film Indonesia yang terakhir saya tonton adalah Gie, karena menurut saya film ini agak sedikit lain dan saya pun puas menonton film ini meskipun ada beberapa hal yang menurut saya kurang pas.

Lalu hari ini saya pun melirik untuk menonton Ekspedisi Madewa yang menurut saya memiliki tema lain dengan tema-tema yang sudah ada. Alhasil saya pun memutuskan untuk menonton film ini. Hasilnya, aduh … saya kecewa karena film ini benar-benar jauh dari bayangan saya. Belum lagi beberapa adegan yang tidak logis. Sebut saja adegan diawal-awal film ketika Maulana (Indra Birowo) menodongkan pistolnya ke Tiro Mandawa (Tora Sudiro). Kenapa Maulana dengan pistol tetap mengarah musti meninggalkan Tiro terlebih dahulu, lalu kembali lagi mengejar Tiro sambil menambakinya. Belum lagi mengenai berbagai peralatan teknologi yang dibuat agar kelihatan canggih tetapi –menurut saya– malah menjadi norak. Disisi lain, ketapel yang seharusnya menjadi senjata andalan Tiro juga tidak signifikan terlihat fungsinya.

Satu adegan yang saya suka pada film ini hanyalah adegan saat Tiro Mandala dan Sandhika (Marsha Timothy) berbicara berdua di depan api ungun. Lhaaa ini kan film action, kok malah adegan kayak begini yang disuka??

Bagi Anda yang hobi nonton film-film petualangan dengan tokoh seperti Indiana Jones, Allan Quatermain, Jack Colton dan lainnya pasti kecewa melihat film ini. Tetapi Ekspedisi Madewa paling tidak sudah memberikan warna baru dalam dunia perfilman di Indonesia. Ayo, maju terus film Indonesia :)