Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia akan memiliki warna kulit yang sama, agama yang hanya satu, tidak ada yang namanya negara, suku bangsa dan tidak ada perbedaan. Artinya Sang Khalik memang menghendaki adanya perbedaan. Perbedaan adalah hakekat penciptaan. Perbedaan itu indah.

Pesan Ubuntu

Dikirim: February 14th, 2006 | Oleh: | Kategori: Diary | 3 Komentar »

Kembali tertarik untuk meng-otak-atik Linux setelah meninggalkannya cukup lama, kemarin saya ikutan memesan distro linux yang lagi naik daun, Ubuntu. Setelah bersusah payah menunggu, karena URL https://shipit.ubuntu.com entah kenapa dari rumah saya susah sekali (lambat) diakses, akhirnya tadi malam berhasil masuk juga. Jadi sekarang saya tinggal tunggu kabarnya, apakah saya yang termasuk harus menebus mahal paket Ubuntu tersebut di kantor pos atau termasuk yang harus menebus dengan biaya murah (seperti beberapa pengalaman para pemesan Ubuntu di blog Priyadi, Ubuntu Linux, Bea Cukai dan Kantor Pos). Atau termasuk yang ditahan oleh bea cukai seperti yang ditulis Ryosaeba, Ubuntu dan Bea Cukai? Mudah-mudahan tidak.

Oke saya tunggu 5 CD Ubuntu-nya ;)


3 komentar untuk “Pesan Ubuntu”

  1. 1
    vi3
    berkomentar pada jam 9:15 am
    tanggal 16 February 2006

    vi3 bayar 3000 perak ke kantor pos.. datengnya sebulanan tuh…

  2. 2
    Riyogarta
    berkomentar pada jam 9:22 am
    tanggal 16 February 2006

    Weleh lama banget yah …. dah ngebet nih padahal :((

  3. 3
    Catatan » Ubuntu, Akhirnya Datang Juga
    berkomentar pada jam 12:49 am
    tanggal 7 March 2006

    […] Setelah memesan paket Ubuntu tanggal 14 Februari yang lalu, akhirnya hari ini saya mengambilnya ke kantor pos di daerah Kebayoran Baru Jakarta-Selatan. Dengan membawa secarik kertas Panggilan Pos Indonesia, pagi tadi paket tersebut saya ambil dengan tebusan sebesar Rp. 3.000. Sebelumnya, seperti yang ditulis oleh priyadi dalam blognya, banyak diantaranya yang harus menebus dengan biaya yang cukup mahal. Jadi saya pikir, kalau ternyata saya pun harus menebus dengan harga yang mahal, lebih baik saya mengunduhnya saja dari situs Ubuntu […]


Isi Komentar