Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia akan memiliki warna kulit yang sama, agama yang hanya satu, tidak ada yang namanya negara, suku bangsa dan tidak ada perbedaan. Artinya Sang Khalik memang menghendaki adanya perbedaan. Perbedaan adalah hakekat penciptaan. Perbedaan itu indah.

Thunderbird 1.5

Dikirim: February 10th, 2006 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Teknoblogia | 4 Komentar »

Malam ini saya baru pulang ke rumah sekitar jam 00.30 dan langsung menyalakan PC untuk mendownload email dari bedeng.com, server dimana blog dan inbox email saya tempatkan. Kali ini, Thunderbird yang telah saya pakai berbulan-bulan tanpa masalah mengeluarkan pesan error

Unable to write email to the mailbox. Make sure the file system allows you write privileges, and you have enough disk space to copy the mailbox

yang benar-benar membuat saya bingung. Bingung karena tidak tahu apa penyebabnya dan juga bagaimana mengatasinya :((

Setelah googling, saya akhirnya menemukan penyebab error tersebut dalam forum MozillaZine, berikut kutipannya:

the “offending email” contains a single dot on a line, and the SMTP server doesn’t escape it properly. So the first “single dot on a line”, which is part of the message, is understood by TB as the end of the message, and when the server sends another “single dot on a line” (meaning the end of the message, as required by the POP3 protocol), TB doesn’t know what to do with it, and outputs a weird error message.

Saya pikir, daripada saya harus membuka webmail dan mencari email yang dimaksud, lebih baik saya mencoba mencari kali-kali ada Thunderbird dengan versi yang lebih baru yang sudah bebas dari bug ini. Dan ternyata benar, saya mendapati Thunderbird versi 1.5 sementara saya masih menggunakan versi 1.0.7 :(

Akhirnya saya bisa mendownload email-email saya dengan lancar setelah menginstall Thunderbird 1.5 :)

Download Thunderbird 1.5

** herannya, Thunderbird kok gak kasih tahu seperti halnya Firefox yang rajin memberitahukan penggunanya jika ada versi terbaru muncul yah? Lain kali kasih tahu donk ….

Related posts:

  1. Gimp Dengan Single Window
  2. Automatix pada Ubuntu
  3. BankMandiri.co.id wes Secure

4 komentar untuk “Thunderbird 1.5”

  1. 1
    Eko
    berkomentar pada jam 10:02 am
    tanggal 10 February 2006

    ** herannya, Thunderbird kok gak kasih tahu seperti halnya Firefox yang rajin memberitahukan penggunanya jika ada versi terbaru muncul yah? Lain kali kasih tahu donk ….

    Saya menyanggah comment di atas, soalnya early this morning begitu saya nyalain PC, ada message box di pojok kanan bawah monitor yang bilang “There are new version off Thunderbird bla..bla..bla”. Sayangnya mereka nampilin itu layaknya notification message apabila kita dapat email baru..jadi ya kemungkinan ke skip sama mata lumayan tinggi.

  2. 2
    Riyogarta
    berkomentar pada jam 12:37 pm
    tanggal 10 February 2006

    Oh begitu … bisa jadi saya tidak melihatnya. Oke tq buat infonya.

  3. 3
    yuliazmi
    berkomentar pada jam 1:01 pm
    tanggal 10 February 2006

    Masih ada tapinya nih… beberapa extension andalan yang tercintah gak compatible atau gagal autoupdate. So harus d/l satu-satu deh 8-|

    * d/l dulu aaaah… :-t

  4. 4
    Eko
    berkomentar pada jam 2:10 pm
    tanggal 10 February 2006

    hihihih :d , sorry..I just cant stand not to laugh everytime I see your emoticon mas..hihihihihi :-&


Isi Komentar