Ada Apa Dengan Tahun Baru Islam?
Dikirim: February 1st, 2006 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Bingungsiana | 12 Komentar »Saya bingung, di Indonesia (saya bicara di Indonesia saja lha) ada tiga perayaaan tahun baru. Yang pertama adalah tahun baru masehi yang dirayakan setiap tanggal 1 Januari setiap tahunnya. Yang kedua adalah tahun baru Islam yang jatuh setiap tanggal 1 Muharam, dan yang ketiga adalah Gong Xi Fa Cai sebagai tahun baru yang selalu dirayakan masyarakat etnis Cina.
Yang saya bingung, kenapa yah perayaan tahun baru Islam tidak semeriah acara-acara tahun baru yang lain. Saya adalah seorang muslim yang terkadang sedih melihat betapa tahun baru Islam sebagai agama terbesar nomor 2 di dunia tetapi acara tahun barunya terlihat sepi Atau mungkin malah senang karena tahun baru Islam tidak dirusak dengan berbagai acara yang mungkin bisa mengurangi nilai-nilai ke-Islam-an seseorang
berkomentar pada jam 8:26 pm
tanggal 2 February 2006
Mas Riyo, jangan risau dengan perasaan seperti itu. Indonesia bukan punya 3 (tiga) perayaan Tahun Baru. Tetaoi 5 (lima). Masehi (1 Jan), Cina (Imlek), Islam (1 Muharram), Jawa (1 Suro) dan Hindu (Nyepi).
Jelas beda cara merayakan. Budaya barat (tahun baru masehi) dirayakan identik dengan hura-hura, pesta, hedonis dan harapan. Beda halnya dengan itu, tahun baru Islam dirayakan dgn cara lain tergantung kultur lokal. Ada terpengaruh Syiah (di Bengkulu dan beberapa bagian Jawa) dan Hindu spt yg ada di masyarakat Jawa. Umumnya tahun baru non-Masehi dirayakan dengan perenungan, prihatin dan membersihkan diri untuk memasuki masa baru. Disini perbedaannya.
Perlu diketahui, Islam hanya mengenal 2 perayaan: Idul Fitri (lebaran kecil) dan Idul Adha (lebaran besar). Yang lain, spt Maulid, Isra Miraj, Tahun Baru dan Nuzulul Quran merupakan modifikasi historis yang dilakukan para sahabat dan tokoh Islam pasca Muhammad.
Lagi pula kalender Hijriyah satu-satunya kalender lunar yang paling akurat, unik dan rumit. Akurat, tidak mengenal kelebihan hari (kabisat) krn salah hitung spt kalender masehi. Unik, 1 Muharram bisa dirayakan “jalan-jalan” antara 1 Januari – 31 Desember pernah jatuh bertepatan dgn 1 Muharram. Rumit, butuh pengetahuan astronomi yang handal untuk ‘merawat’ almanak Hijriyah. Makanya Islam jagonya astronomi.
jadi, perayaan 1 Muharram lebih merupakan perayaan non-ibadah.
Selamat Tahun Baru
berkomentar pada jam 8:34 pm
tanggal 2 February 2006
Selamat tahun baru juga Mas
berkomentar pada jam 9:46 pm
tanggal 11 July 2006
namanya juga islam
masa mau merayakan dgn meriah, ygberarti hura2, pake kembang api gitu.
klo di kampung gw mah tahun baru cukup makan2 aja, ngadain lomba2. macem2 lomba adzan, kaligrafi, wudhu, dan tentu saja bca alquran.
yoi ngga?
berkomentar pada jam 5:19 pm
tanggal 17 January 2007
semoga tahun baru ini menjadikan insan yang selalu melakukan perbaikan dari waktu ke waktu:))Semoga Allah selalu memberikan hidayan Nya kepada kita semua.Amin;;)
berkomentar pada jam 2:07 pm
tanggal 14 January 2008
maaf sebelumnya da 1 kalimat yang saya garis bawahi : islam sebagai agama terbesar nomor 2 di dunia, setelah apa mas? emangnya da agama lain yang pemeluknya lebih banyak dari islam??? makasih banyak:d
berkomentar pada jam 1:35 pm
tanggal 21 December 2009
Mengutip Kyai Hudaibi dari Ikhwanul Muslimin di Mesir: Tegakkan ISLAM dalam diri mu, insya Allah ISLAM tegak di keluargamu, orang terdekatmu, masyrakatmu, dan negara mu.
Kalau saya, mengajak anda semua untuk segera berdoa:
SEMOGA SETIAP MALAM TAHUN BARU pas jam 23.00 s/d jam 01.00 HUJAN TURUN DENGAN DERASNYA asal jangan Banjir !!! AMIIN……. MARI kita berdoa itu setiap selesai shalat…
berkomentar pada jam 1:49 pm
tanggal 21 December 2009
ujar Kyai Hudaibhi dari Ikhwanul Muslimin dMesir, Tegakkan ISLAM dalam dirimu, isya Alloh ISLAM tegak di keluargamu, masyarakat mu, bangsa mu hingga negaramu. Saya ajak anda smua utk berdoa: SMOGA SETIAP MALAM TAHUN BARU dr jam 23.00 s/d 01.00 HUJAN TURUN DENGAN LEBATNYA asal jangan banjir. AMIN..
berkomentar pada jam 1:56 pm
tanggal 28 October 2010
islam kan tidak menyukai sesuatu yang berlebihan kecuali ibadah kepada sang khalik
berkomentar pada jam 11:46 pm
tanggal 10 August 2011
saya juga sedih sbg seorang muslim melihat saudara seiman tetapi ikut larut merayakan tahun baru masehi yg sudah jelas tidak ada manfaatnya mas,,
berkomentar pada jam 11:53 pm
tanggal 10 August 2011
ayo sahabat2 muslim,,,kita angkat momen tahun baru Islam sebagai awal kebangkitan Islam sebagai agama yang menjunjung tinggi perdamaian,,
berkomentar pada jam 11:59 pm
tanggal 10 August 2011
Islam mengajarkan kepada kita bagaimana cara hidup berdampingan dengan umat agama lain yang rukun, damai dan saling tolong menolong, tetapi tidak harus ikut larut kepada hal2 yg tidak ada manfaatnya.!!
berkomentar pada jam 12:42 am
tanggal 11 August 2011
kl menurutku sih karena dr orangnya sendiri yang tidak tahu atau mungkin masa bodoh dengan yang namanya tahun baru islam. di daerah saya alhamdulillah kl tgl 1 hijriah selalu rame