Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia akan memiliki warna kulit yang sama, agama yang hanya satu, tidak ada yang namanya negara, suku bangsa dan tidak ada perbedaan. Artinya Sang Khalik memang menghendaki adanya perbedaan. Perbedaan adalah hakekat penciptaan. Perbedaan itu indah.

Ada Apa Dengan Tahun Baru Islam?

Dikirim: February 1st, 2006 | Oleh: | Kategori: Bingungsiana | 13 Komentar »

Saya bingung, di Indonesia (saya bicara di Indonesia saja lha) ada tiga perayaaan tahun baru. Yang pertama adalah tahun baru masehi yang dirayakan setiap tanggal 1 Januari setiap tahunnya. Yang kedua adalah tahun baru Islam yang jatuh setiap tanggal 1 Muharam, dan yang ketiga adalah Gong Xi Fa Cai sebagai tahun baru yang selalu dirayakan masyarakat etnis Cina.

Yang saya bingung, kenapa yah perayaan tahun baru Islam tidak semeriah acara-acara tahun baru yang lain. Saya adalah seorang muslim yang terkadang sedih melihat betapa tahun baru Islam sebagai agama terbesar nomor 2 di dunia tetapi acara tahun barunya terlihat sepi :( Atau mungkin malah senang karena tahun baru Islam tidak dirusak dengan berbagai acara yang mungkin bisa mengurangi nilai-nilai ke-Islam-an seseorang :)


13 komentar untuk “Ada Apa Dengan Tahun Baru Islam?”

  1. 1
    iwan satyanegara
    berkomentar pada jam 8:26 pm
    tanggal 2 February 2006

    Mas Riyo, jangan risau dengan perasaan seperti itu. Indonesia bukan punya 3 (tiga) perayaan Tahun Baru. Tetaoi 5 (lima). Masehi (1 Jan), Cina (Imlek), Islam (1 Muharram), Jawa (1 Suro) dan Hindu (Nyepi).

    Jelas beda cara merayakan. Budaya barat (tahun baru masehi) dirayakan identik dengan hura-hura, pesta, hedonis dan harapan. Beda halnya dengan itu, tahun baru Islam dirayakan dgn cara lain tergantung kultur lokal. Ada terpengaruh Syiah (di Bengkulu dan beberapa bagian Jawa) dan Hindu spt yg ada di masyarakat Jawa. Umumnya tahun baru non-Masehi dirayakan dengan perenungan, prihatin dan membersihkan diri untuk memasuki masa baru. Disini perbedaannya.

    Perlu diketahui, Islam hanya mengenal 2 perayaan: Idul Fitri (lebaran kecil) dan Idul Adha (lebaran besar). Yang lain, spt Maulid, Isra Miraj, Tahun Baru dan Nuzulul Quran merupakan modifikasi historis yang dilakukan para sahabat dan tokoh Islam pasca Muhammad.

    Lagi pula kalender Hijriyah satu-satunya kalender lunar yang paling akurat, unik dan rumit. Akurat, tidak mengenal kelebihan hari (kabisat) krn salah hitung spt kalender masehi. Unik, 1 Muharram bisa dirayakan “jalan-jalan” antara 1 Januari – 31 Desember pernah jatuh bertepatan dgn 1 Muharram. Rumit, butuh pengetahuan astronomi yang handal untuk ‘merawat’ almanak Hijriyah. Makanya Islam jagonya astronomi.

    jadi, perayaan 1 Muharram lebih merupakan perayaan non-ibadah.

    Selamat Tahun Baru

  2. 2
    Riyogarta
    berkomentar pada jam 8:34 pm
    tanggal 2 February 2006

    Selamat tahun baru juga Mas :)

  3. 3
    clara
    berkomentar pada jam 9:46 pm
    tanggal 11 July 2006

    namanya juga islam
    masa mau merayakan dgn meriah, ygberarti hura2, pake kembang api gitu.
    klo di kampung gw mah tahun baru cukup makan2 aja, ngadain lomba2. macem2 lomba adzan, kaligrafi, wudhu, dan tentu saja bca alquran.
    yoi ngga?

  4. 4
    imam mujahid
    berkomentar pada jam 5:19 pm
    tanggal 17 January 2007

    semoga tahun baru ini menjadikan insan yang selalu melakukan perbaikan dari waktu ke waktu:))Semoga Allah selalu memberikan hidayan Nya kepada kita semua.Amin;;)

  5. 5
    sayf
    berkomentar pada jam 2:07 pm
    tanggal 14 January 2008

    maaf sebelumnya da 1 kalimat yang saya garis bawahi : islam sebagai agama terbesar nomor 2 di dunia, setelah apa mas? emangnya da agama lain yang pemeluknya lebih banyak dari islam??? makasih banyak:d

  6. 6
    azer_shah
    berkomentar pada jam 1:35 pm
    tanggal 21 December 2009

    Mengutip Kyai Hudaibi dari Ikhwanul Muslimin di Mesir: Tegakkan ISLAM dalam diri mu, insya Allah ISLAM tegak di keluargamu, orang terdekatmu, masyrakatmu, dan negara mu.

    Kalau saya, mengajak anda semua untuk segera berdoa:
    SEMOGA SETIAP MALAM TAHUN BARU pas jam 23.00 s/d jam 01.00 HUJAN TURUN DENGAN DERASNYA asal jangan Banjir !!! AMIIN……. MARI kita berdoa itu setiap selesai shalat…

  7. 7
    azer_shah
    berkomentar pada jam 1:49 pm
    tanggal 21 December 2009

    ujar Kyai Hudaibhi dari Ikhwanul Muslimin dMesir, Tegakkan ISLAM dalam dirimu, isya Alloh ISLAM tegak di keluargamu, masyarakat mu, bangsa mu hingga negaramu. Saya ajak anda smua utk berdoa: SMOGA SETIAP MALAM TAHUN BARU dr jam 23.00 s/d 01.00 HUJAN TURUN DENGAN LEBATNYA asal jangan banjir. AMIN..

  8. 8
    Ego Brain
    berkomentar pada jam 1:56 pm
    tanggal 28 October 2010

    islam kan tidak menyukai sesuatu yang berlebihan kecuali ibadah kepada sang khalik

  9. 9
    yonobae
    berkomentar pada jam 11:46 pm
    tanggal 10 August 2011

    saya juga sedih sbg seorang muslim melihat saudara seiman tetapi ikut larut merayakan tahun baru masehi yg sudah jelas tidak ada manfaatnya mas,,

  10. 10
    Noy
    berkomentar pada jam 11:53 pm
    tanggal 10 August 2011

    ayo sahabat2 muslim,,,kita angkat momen tahun baru Islam sebagai awal kebangkitan Islam sebagai agama yang menjunjung tinggi perdamaian,,

  11. 11
    rojas
    berkomentar pada jam 11:59 pm
    tanggal 10 August 2011

    Islam mengajarkan kepada kita bagaimana cara hidup berdampingan dengan umat agama lain yang rukun, damai dan saling tolong menolong, tetapi tidak harus ikut larut kepada hal2 yg tidak ada manfaatnya.!!

  12. 12
    info lomba
    berkomentar pada jam 12:42 am
    tanggal 11 August 2011

    kl menurutku sih karena dr orangnya sendiri yang tidak tahu atau mungkin masa bodoh dengan yang namanya tahun baru islam. di daerah saya alhamdulillah kl tgl 1 hijriah selalu rame

  13. 13
    Reginald
    berkomentar pada jam 7:59 pm
    tanggal 27 November 2014

    .

    ñïñ!


Isi Komentar