Pinjam Buku
Dikirim: November 14th, 2005 | Oleh: Riyogarta | Kategori: Buku, Diary | 1 Komentar »“Pokoknya kalau pinjem buku, balikin dalam keadaan yang sama, gak ada perubahan sama sekali. Kalau sampai berubah bentuk, apalagi jadi bodol, mas Riyo minta bukunya diganti sama yang baru”. Begitulah pesan yang selalu keluar ketika adik mampir ke rumah dan ingin meminjam buku. Memang berat rasanya mengeluarkan kata-kata tersebut, tapi harus saya lakukan karena saya ingin adik-adik saya menghargai buku.
“Pi”, begitu paggilku kepada adikku ini, “Kenapa mas Riyo sayang banget sama buku? Karena banyak uang mas Riyo dibeliin buku dan majalah, jadi buku yang ada di rumah saat ini adalah harta gue. Paham yah …”.
“Iya Mas … sip. Pokoknya bakal Y*pi jaga deh ini buku supaya tetep mulus”, jawabnya sambil senyum-senyum.
Memang begitu, akhir-akhir ini rasanya kok berat yah meminjamkan buku kepada orang lain. Bodo’ kata orang saya pelit, soalnya sudah banyak kejadian buku saya dipinjam dan tidak balik. Atau balik dalam keadaan bodol, kalau sudah begini sebel abis. Hanya .. masih ada nih buku pinjeman orang di rumah, bukunya pak El (teman kantor), judulnya Get Real karangan EB. Tani. Nanti yah Pak, akan saya kembalikan dalam keadaan tetap mulus setelah saya tamat membacanya
Related posts:
berkomentar pada jam 2:43 am
tanggal 9 December 2005
tenang aja mas. bukunya masih awet kok cuma karena takut bodol aku jarang bacanya
hehehehe