Blognya Riyogarta, mencatat apa yang tidak perlu dicatat
Jika Sang Khalik menghendaki, maka semua manusia akan memiliki warna kulit yang sama, agama yang hanya satu, tidak ada yang namanya negara, suku bangsa dan tidak ada perbedaan. Artinya Sang Khalik memang menghendaki adanya perbedaan. Perbedaan adalah hakekat penciptaan. Perbedaan itu indah.
Tidur bersama notebook? yang bener? Iya, inilah yang terjadi
Dulu saat saya kost di daerah petukangan, teman-teman kost saya sudah sangat hapal dengan gaya tidur saya dengan tangan tetap memegang mouse. Komputer di kamar saat itu memang saya letakkan di lantai bersebelahan dengan tempat tidur jepang yang saya miliki (maksudnya tempat tidur yang kasurnya menempel di lantai). Akibatnya, saya sering sekali tertidur dengan gaya tangan kanan memegang mouse. Entah tertidur karena sedang bekerja sehubungan dengan pembuatan program, atau tertidur saat sedang bermain games
Nah, kejadian serupa terjadi terjadi lagi. Kali ini notebook yang selalu saya gunakan untuk berbagai hal sering kali menjadi teman tidur tidak resmi. Tidur dengan posisi kepala terganjal bantal tinggi menghadap layar notebook, dan blasss … apa yang terjadi? Saat terbangun, leher saya sakit bukan kepalang. Jangankan untuk menengok ke kiri atau ke kanan, bergerak sedikit saja sakitnya sudah sampai ke tulang punggung
Tanpa terasa, ternyata sudah 5 tahun ngeblog. Bermula ngeblog di alamat riyo.bedeng.com, posting pertama saya terbit tanggal 1 Februari 2005 dengan judul First Blog yang hanya terdiri dari 2 paragraph. Posting ini ditulis setelah berhasil menginstall Wordpress 1.5 di hosting sewaan dengan space dan bandwith seadanya. Dari sinilah, 17 hari kemudian istri saya ikut ngeblog di alamat yuli.bedeng.com dengan posting pertamanya ….. It’s My First Blog
Dua tahun kemudian, selain pindah hosting ke tempat yang luar biasa leganya, saya juga membeli dua domain baru. Sebuah domain untuk blog milik saya, riyogarta.com dan sebuah domain lagi untuk blog milik istri saya yuliazmi.com.
Nah, yang mengejutkan setelah 5 tahun ngeblog, posting yang paling populer dari ratusan posting yang ada ternyata adalah Mahkluk Halus di Bondowoso disusul dengan Undangan Dialog Terbuka Untuk Sdr. Roy Suryo. Artinya, di blog saya ini Makhluk Halus Bondowoso masih jauh lebih ngetop dibandingkan Bapak Pakar yang satu ini
Oke, Selamat Ulang Tahun ke-5 buat blog Catatan, semoga tetap exist dan rajin membuat posting
Kemarin berbagai media banyak membahas mengenai rencana demo besar-besaran yang akan dilaksanakan tepat pada 100 hari pemerintahan SBY Boediono. Terus terang, saya adalah salah satu dari manusia Indonesia yang tidak memilih pasangan tersebut dalam Pemilu Presiden 2009. Jadi, setelah melihat apa yang terjadi dalam 100 hari ini, saya juga turut bersyukur karena tidak menjadi salah satu dari sekian juta penduduk Indonesia yang memilih kedua pemimpin tersebut.
Kemenangan SBY Boediono dengan perolehan suara lebih dari 60% menunjukkan bahwa pasangan capres dan cawapres ini memiliki dukungan dari mayoritas pemilih. Saya tidak menyebutkan mayoritas penduduk Indonesia, karena jumlah pemilih tidak sama dengan jumlah penduduk Indonesia. Ya, jumlah pemilih disini adalah jumlah penduduk yang memiliki hak pilih sesuai Undang-undang yang berlaku. Lalu jika diteliti lebih lanjut, dari 176.367.056 pemilih, hanya 121.504.481 yang menggunakan hak suaranya, selebihnya 54.862.575 pemilih tidak menggunakan hak pilihnya alias golput. Artinya, jika suara golput turut diperhitungkan, maka kemenangan SBY Boediono adalah 41,89%, tidak melebihi 50%!
Ini yang sangat disayangkan. Ada sebanyak 31,11% pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya. Lalu, ketika pada akhirnya banyak orang kecewa atas kepemimpinan SBY Boediono, muncullah rasa ketidakpuasan yang diwujudkan dalam berbagai cara. Diantaranya adalah demonstransi besar-besaran yang rencananya akan dilaksanakan tanggal 28 Januari 2010.
Yang menjadi ganjalan dalam hati saya adalah: siapakah para demonstran ini? Jika para demonstran ini adalah mereka yang menggunakan hak suaranya saat Pilpres 2009 kemarin digelar, itu tidaklah menjadi persoalan. Artinya, mereka yang ikut demonstrasi bisa jadi adalah pemilih SBY Boediono yang kecewa dan ingin menuntut janji-janjinya kampanye mereka. Atau bisa jadi mereka yang merasa benar karena tidak memilih pasangan SBY Boediono.
Tetapi jika mereka yang ikut berdemonstrasi tanggal 28 Januari 2010 besok ini adalah mereka yang kemarin memilih untuk golput, mohon maaf, saya kira mereka yang termasuk dalam kelompok ini tidak layak menuntut kepada pasangan SBY Boediono agar memenuhi janji-janjinya apalagi menuntut agar mereka turun.
Saya mendukung aksi demonstrasi yang akan dilakukan, namun ingin rasanya saya mempertanyakan, “Apakah mayoritas pelaku demonstrasi tanggal 28 Januari 2010 ini kemarin ikut memilih?” Sungguh, saya sama sekali tidak menaruh simpati jika mereka pelaku demonstrasi ini adalah mereka yang memilih untuk golput saat pilpres 2009 kemarin. Sebaliknya, saya akan memberikan rasa hormat saya, simpati saya, dukungan saya, jika ternyata mereka yang melakukan demonstrasi ini adalah mereka yang menggunakan hak pilihnya saat Pilpres 2009 kemarin digelar.
Apakah ada Games di Linux Ubuntu yang menarik? Bagi yang masih memiliki keraguan atas hal ini –selain sebenarnya sudah ada pula berbagai games menarik di repository bawaan Ubuntu– games di PlayDeb mungkin akan membuat keraguan ini menjadi pertanyaan. Apa iya games di Linux Ubuntu tidak ada yang menarik? Jawabnya, silakan Anda browsing di www.playdeb.net/updates/Ubuntu/9.10/.
Tidak ada yang meragukan kemampuan Gimp sebagai image editor yang handal di lingkungan FOSS. Namun banyak sekali penggunanya –termasuk saya–yang tetap tidak sreg dengan user interface windownya yang terpisah-pisah. Namun akhirnya GIMP menjawab keluhan interfacenya dengan membuatnya menjadi single window. Benarkah? Benar!
Bermula dari sebuah wawancara di radio Elshinta (yang saya dengar dalam perjalanan) bersama seorang yang mengaku dirinya sebagai praktisi IT pada tanggal 23 Januari 2010 jam 20.40 WIB, saya kokgatal rasanya mendengar penjelasan beliau mengenai bagaimana caranya mengamankan diri kita saat bertransaksi di dunia internet. Si praktisi IT tersebut memberikan tips yang singkatnya, “Jangan berikan jawab YES ketika sebuah pertanyaan security munculpada browser Anda.” Jadi si praktisi IT itu menyaranakan untuk menjawab dialog tersebut dengan NO, Lalu bagaimana? Dan lebih konyol lagi pemberian tips pun berlanjut, singkatnya seperti ini, “Nah, kalau sudah dijawab NO maka transaksi tidak berlanjut, jadi kita aman.”
Mungkin sudah banyak yang tahu mengenai GetDeb, atau ada juga yang belum mengetahuinya. Bagi yang belum mengetahuinya, GetDeb adalah proyek tidak resmi (unofficial project) yang menyediakan paket free opensource siap pakai untuk Ubuntu. Paket-paket yang ada di situs ini adalah paket-paket yang umumnya lebih baru bahkan belum tersedia pada repository resmi dari Ubuntu.
Sebelum pengguna bisa menginstall paket-paket yang disediakan oleh GetDeb, pengguna diharuskan menambah daftar repository yang ada. Sayangnya, paket-paket menarik yang disediakan GetDeb ini berada di server luar. Untuk itulah saya berinisiatif untuk menyediakan repository GetDeb tersebut di server yang ada di Indonesia (Lokal).
Beginilah gaya Agha ketika menjaga pencitraan dirinya karena ingin terlihat kasep saat di shooting
Agha itu kalau lihat kamera suka jaim. Nah ini akibatnya, sebelumnya dia meringis-ringis walau doyan mencicipinya, tetapi ketika di shoot saat mencicipi keduakalinya dia bertahan untuk tetap jaim meskipun pada akhirnya gak kuat juga
Recent Comments